Informasi Berkala

1. Laporan Keuangan

Laporan Realisasi Anggaran Kaltim Tahun 2013

Laporan Realisasi Angggaran Kaltim Tahun 2013

File : LAPORAN REALISASI ANGGARAN 2013.pdf

Laporan Realisasi Anggaran Pemprov Kaltim 2014
Laporan Realisasi Anggaran Pemprov Kaltim 2015

Transparansi keuangan daerah Provinsi Kalimantan Timur 

File : LAPORAN REALISASI KEUANGAN 2015.pdf

Laporan Realisasi Anggaran Pemprov Kaltim 2016
Neraca Keuangan Pemprov Kaltim 2013

Transparansi Anggaran Pemprov Kaltim 

File : NERACA KEUANGAN 2013.pdf

Laporan Realisasi Anggaran Pemprov Kaltim 2017
Neraca Keuangan Pemprov Kaltim 2017
Neraca Keuangan Pemprov kaltim 2016
Neraca Keuangan Pemprov Kaltim 2015
Realisasi Anggaran Pemprov kaltim 2018

2. Data Kependudukan

Data Kependudukan Tahun 2018

3. Profil Pejabat

Profil Gubernur Kalimantan Timur
Profil Wakil Gubernur Kalimantan Timur
Profil Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kaltim
Profil Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Prov. Kaltim
Profil SEKDA, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dan PLT Kepala Dinas Pendidikan

4. Ringkasan Layanan Informasi Publik

Ringkasan Pelayan Informasi Publik 2016
Ringkasan Pelayanan Informasi Publik 2017
Ringkasan PeLayanan Informasi Publik Online Triwulan 1 2019

Informasi yang memuat tentang permohonan informasi yang telah diselesaikan oleh PPID Utama triwulan 1 tahun 2019

File : DAFTAR REKAP PERMOHONAN INFORMASI MELALUI CHAT ONLINE PPID TRIWULAN 1.pdf

Ringkasan Pelayanan Informasi Publik Secara Langsung Triwulan 1
Ringkasan Pelayanan Informasi Publik Tahun 2018

5. Data Laporan Penyelesaian Sengketa

Laporan Penyelesaian Sengketa Informasi Tahun 2018
Laporan Penyelesaian Sengketa Informasi Tahun 2016
Laporan Penyelesaian Sengketa Informasi 2014

6. Data Ketenagakerjaan

Data Angkatan kerja 2015- 2017

7. Mineral dan Batubara

Daftar Perusahaan IUP Komoditas Batubara Status CnC Masih Berlaku

Rekonsiliasi Finalisasi Data IUP Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan di Ditjen Minerba dan dihadiri oleh Kasubdit Pengelolaan Wilayah Minerba, Kabid Layanan Perizinan dan Non-Perizinan Sektor Primer DPMPTSP Kaltim, Kasi Pengusahaan Minerba DESDM Kaltim, Kasi Pelayanan Usaha Operasi Produksi Ditjen Minerba, Kasi Pelayanan Usaha Operasi Produksi Batubara Ditjen Minerba, Kasi Pengelolaan Wilayah Batubara Ditjen Minerba, Perwakilan KPK RI dengan hasil :

Terdapat 386 Perusahaan IUP Batubara Status CnC yang masih berlaku

File : IUP Batubara Status CnC Masih Berlaku.pdf

Daftar Perusahaan IUP Komoditas Batubara Status CnC Yang Habis Masa Berlaku

Rekonsiliasi Finalisasi Data IUP Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan di Ditjen Minerba dan dihadiri oleh Kasubdit Pengelolaan Wilayah Minerba, Kabid Layanan Perizinan dan Non-Perizinan Sektor Primer DPMPTSP Kaltim, Kasi Pengusahaan Minerba DESDM Kaltim, Kasi Pelayanan Usaha Operasi Produksi Ditjen Minerba, Kasi Pelayanan Usaha Operasi Produksi Batubara Ditjen Minerba, Kasi Pengelolaan Wilayah Batubara Ditjen Minerba, Perwakilan KPK RI dengan hasil :

Terdapat 133 Perusahaan IUP Batubara Status CnC yang habis masa berlaku

File : IUP Batubara Status CnC Habis Masa Berlaku.pdf


8. Sekretariat

Indikator Kinerja Individu Tahun 2019
Indikator Kinerja Utama Tahun 2019
Perjanjian Kinerja Tahun 2019
Pengukuran Kinerja Tahun 2018
Rencana Aksi Pencapaian Kinerja Tahun 2019
Rencana Kerja Tahunan Tahun 2019
Rencana Strategis Tahun 2018 - 2023

9. Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2020
Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2019

10. Daftar Wilayah Zonasi PPDB SMA

Daftar Wilayah Zonasi PPDB SMA Tahun 2019

11. Quota Penerimaan PPDB

Quota Penerimaan PPDB SMA Tahun Pelajaran 2019/2020

12. Penetapan Penerima Bantuan Operasional Sekolah Daerah

Penetapan Penerima Bantuan Operasional Sekolah Daerah Tahun 2018

13. LAKIP

LAKIP Tahun 2017

14. Provinsi Kalimantan Timur Dalam Angka

Data Statistik Pemprov Kaltim 2019 (BPS-Kaltim)

15. BERKALA

PROFIL DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu perangkat daerah dalam peningkatan prestasi olahraga dan potensi pemuda yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai katalisator dan dinamisator pelaksana pembangunan khususnya di bidang Kepemudaan dan Keolahragaan harus dapat menciptakan iklim masyarakat yang mampu memberdayakan dirinya sendiri untuk ikut serta berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan bidang Pemuda dan olahraga. Sehingga diharapkan dalam pelaksanaan pembangunan dapat berhasil guna dan berdaya guna dengan keterlibatan semua komponen masyarakat.

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur merupakan unsur pelaksana Pemerintahan Provinsi di Bidang Kepemudaan, Kepramukaan dan Keolahragaan yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor. 08 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas – Dinas Daerah Provinsi Kalimantan Timur dan kemudian di tetapkan kembali Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Tepat pada tanggal 27 Januari 2009, lahir SK Gubernur Kalimantan Timur tentang Pengangkatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim No 821.2/III.1-546/TUUA/BKD-2009 yang dilanjutkan dengan Pelantikan Drs. H. Masri Hadi, SE. MM sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 02 Februari 2009.

Selanjutnya 15 Februari 2009 SK Gubernur Kalimantan Timur Gubernur Kalimantan Timur mengeluarjkan SK Nomor 821.2/III.1-560/TUUA/BKD/2009 tentang Pengangkatan Pejabat Struktural di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, yang kemudian  pelantikannya dilakukan pada tanggal 23 Februari 2009  dan malam harinya dilanjutkan rapat staf pertamakali yang dilaksanakan di Ruang rapat kantor Sekretariat Korpri Provinsi.

Sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru, Dispora belum memliliki kantor tetap, sehingga untuk sementara tepatnya selama kurang lebih 2 minggu (24 Februari-12 Maret) berkantor di eks Kantor Dinas Kesehatan Jl. Basuki Rahmat, Samarinda, kemudian tepat tanggal 13 Maret 2009, Kantor Dispora Pindah ke Pusdiklat Kompleks Stadion Sempaja hingga saat ini.

Seiring berjalannya waktu, Tupoksi Dispora bertambah dengan dilantiknya pejabat esselon III dan IV untuk Unit Pelaksana Tekhnis Dinas Pengelolaan Komplek Stadion Utama dan Madya Sempaja Samarinda (UPTD PKSUM) oleh Gubernur Kaltim pada tanggal 29 September 2009.

Awal tahun 2011, tupoksi tersebut bertambah lagi dengan diresmikannya Sekolah Menengah Khusus Olahraga Negeri Terpadu Bertaraf Internasional (SKOI) dibuka oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Republik Indonesia, HR Agung Laksono yang ditandai dengan penandatanganan prasasti pada tanggal 31 Januari 2011.

Warna Dispora Kaltim kembali mengalami perubahan Struktur Organisasi Pemerintah (OPD) berdasarkan Peraturan daerah Nomor 09 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Timur serta Peraturan Gubernur Nomor 66 tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur.

Peran Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur diarahkan untuk mendukung pencapaian visi dan misi daerah Provinsi Kalimantan Timur pada urusan pemuda dan olahraga. Seiring dengan upaya tersebut dan berpijak pada kedudukan, tugas pokok dan fungsinya serta isu strategis yang dihadapi dalam urusan kepemudaan dan keolahragaan.

Hingga kini, Dispora telah dipimpin oleh 4 Kadis, yakni Masri Hadi, Sigit Muryono, Fachruddin Djaprie, dan saat ini dipimpin oleh Syirajudin yang menahkodai Dispora sejak 4 Desember 2017.

File : DISPORA.gif

VISI DAN MISI DISPORA KALTIM

Visi

TERWUJUDNYA KEMAMPUAN SUMBER DAYA KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR YANG MANDIRI,BERDAYA SAING DAN BERPRESTASI"

 

 

Misi

  1. MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA KEPEMUDAAN DAN KEPRAMUKAAN
  2. MENINGKATKAN KUALITAS  KEOLAHRAGAAN MENUJU PRESTASI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.

Tidak Ada File.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Tugas Pokok

Dinas Pemuda dan Olahraga mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintah daerah di bidang kepemudaan dan olahraga berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.

 

Fungsi

Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Dinas Pemuda dan Olahraga mempunyai fungsi :

  • perumusan dan penetapan kebijakan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, pembudayaan olahraga, dan peningkatan prestasi olahraga;
  • koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, pembudayaan olahraga, dan peningkatan prestasi olahraga
  • Perencanaan, pembinaan dan pengendalian kebijakan teknis bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, pembudayaan olahraga, dan peningkatan prestasi olahraga;
  • Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, pembudayaan olahraga, dan peningkatan prestasi olahraga;
  • pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, pembudayaan olahraga, dan peningkatan prestasi olahraga;
  • pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga;
  • Penyelenggaraan urusan kesekretariatan;
  • Pelaksanaan Unit Pelaksana Teknis Dinas;
  • Pembinaan Kelompok Jabatan Fungsional;
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

 

Tidak Ada File.

INFORMASI KONTAK

  • Office

    Jl. K.H. Wahid Hasyim
    Komplek Stadion Madya Sempaja (Pusdiklat), Kelurahan Sempaja Selatan, Kec. Samarinda Utara
    Kotamadya Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
  • Email: mail@disporakaltim.info
               dispora_kaltim@yahoo.co.id

 

  • No. Telp: +62 541 221120, 220212, 22006
  • No. Fax: +62 541 220031
  • MEDIA SOSIAL :- TWITTER     : @dispora_kaltim- FACEBOOK   : Dispora Kalimantan Timur- INSTAGRAM : @dispora_kaltim

Tidak Ada File.

SOP PEMAKAIAN FASILITAS STADION UTAMA DAN MADYA

Berisikan mengenai Standar operasional Proedur dalam pemakaian Fasilitas Stadion Utama dan Mdya

File : SOP PEMAKAIAN FASILITAS STADION UTAMA DAN MADYA.pdf

SOP PERMOHONAN INFORMASI PUBLIK DISPORA KALTIM

Berisikan Alur Permohonan informasi publik Dispora Kaltim

File : ALUR PERMOHONAN INFORMASI PUBLIK.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACA DISPORA KALTIM TAHUN 2016

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di Dispora Kaltim TAHUN 2016

File : rptrekapbarangkeneraca dispora 2016.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACA DISPORA KALTIM TAHUN 2017

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di Dispora Kaltim TAHUN 2017

File : rptrekapbarangkeneraca dispora 2017.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACA DISPORA KALTIM TAHUN 2018

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di Dispora Kaltim TAHUN 2018

File : rptrekapbarangkeneraca dispora 2018.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACAUPTD PKSUM TAHUN 2016

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di UPTD PKSUM TAHUN 2016

File : rptrekapbarangkeneraca PKSUM 2016.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACAUPTD PKSUM TAHUN 2017

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di UPTD PKSUM TAHUN 2017

File : rptrekapbarangkeneraca PKSUM 2017.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACAUPTD PKSUM TAHUN 2018

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di UPTD PKSUM TAHUN 2018

File : rptrekapbarangkeneraca PKSUM 2018.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACA UPTD SKOI TAHUN 2016

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di UPTD SKOI TAHUN 2016

File : rptrekapbarangkeneraca skoi 2016.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACA UPTD SKOI TAHUN 2017

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di UPTD SKOI TAHUN 2017

File : rptrekapbarangkeneraca skoi 2017.pdf

REKAPITULASI BARANG KE NERACA UPTD SKOI TAHUN 2018

Berisikan Neraca Perolehan Asset tetap di UPTD SKOI TAHUN 2018

File : rptrekapbarangkeneraca skoi 2018.pdf

Target Retribusi Pemakaian Kekayaaan Daerah

Berisikan Target Retribusi Pemakaian Kekayaaan Daerah Pada UPTD PENGELOLAAN PRASARANA OLAHRAGA

File : target retribusis.jpg

MATRIK INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) 2019

Berisikan Matrik Indikator Kinerja Utama Dispora kaltim tahun 2019

File : IKU2019.pdf

SOP LAYANAN TAMU EXTERNAL

Berisikan informasi menganai Standar Operasional prosedur untuk Layanan tamu external di lingkungan Dispora kaltim

File : SOP PELAYANAN TAMU.pdf

LAPORAN PENGAWASAN ANGGRAN DEFINITIF TAHUN 2017

Berisikan Laporan pengawasan anggaran definitif Dispora kaltim tahun 2017 per 31 Desember 2017

File : rptpengawasananggaran_keg. Des.pdf

LAPORAN PENGAWASAN ANGGRAN DEFINITIF TAHUN 2018

berisikan laporan Pengawasan Anggaran Definitif tahun 2018 per 31 desember 2018

File : rptpengawasananggaran_keg des.pdf

PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN PENDIDIKAN

BERISIKAN PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN PENDIDIKAN

File : PETA JABATAN BERDASARKAN PENDIDIKAN.pdf

PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN USIA

BERISIKAN PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN USIA

File : PETA JABATAN BERDASARKAN USIA.pdf

PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN AGAMA

BERISIKAN PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN AGAMA

File : PETA JABATAN BERDASARKAN AGAMA.pdf

PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN ESELON

BERISIKAN PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN ESELON

File : PETA JABATAN BERDASARKAN ESELON.pdf

PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN GOLONGAN

BERISIKAN PETA JABATAN PEGAWAI DISPORA KALTIM BERDASARKAN AGAMA

File : PETA JABATAN BERDASARKAN GOLONGAN.pdf

DATA PEGAWAI DISPORA KALTIM PER 01 OKTOBER 2019

BERISIKAN DATA PEGAWAI DISPORA KALTIM PER 01 OKTOBER 2019

File : DATA PEGAWAI DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA.pdf


16. Daftar Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun 2019

17. PROFIL KANTOR

VISI dan MISI DPMPD

Berisi visi dan Visi DPMPD Kaltim

File : visi misi dpmpd.PNG

Daftar ASN DPMPD Kaltim 2018

berisi profil umum setiap ASN di DPMPD Kaltim

File : ASN DPMPD KALTIM 2018 (per Januari 2018).pdf

Struktur Organisasi DPMPD Kaltim

berisi susunan organsiasi DPMPD Kaltim mulai dari eselon II sampai Eselon IV

File : struktur.jpg


18. KINERJA DPMPD KALTIM

LAKIP DPMPD Kaltim 2017

Berisi Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan DPMPD Prov. Kaltim

File : LAKIP 2017.pdf

LAKIP DPMPD Kaltim 2018

Berisi Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan DPMPD Kaltim

File : LAKIP 2018 (2).pdf

DPA DPMPD 2018

berisi daftar Program dan Kegiatan DPMPD Kaltim tahun 2018

File : DPA 2018.pdf

Rekap Inventaris Barang 2016
LAPORAN TAHUNAN PPID 2016
LAPORAN PPID 2018
RENCANA AKSI DPMPD KALTIM 2018
DPA DPMPD 2019
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DPMPD KALTIM
TUPOKSI DPMPD ( PERGUB )
BUKU SAKU DPMPD KALTIM 2018

BERISI INFORMASI UMUM TENTANG DPMPD KALTIM

File : BUKU SAKU DPMPD 2018.pdf

REKAPITULASI MUTASI BARANG 2017 ( GLOBAL )
PETA JABATAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KALTIM
REALISASI DANA DESA 2018
REKAPITULASI PERKEMBANGAN BUMDES TAHUN 2019

19. SERBA SERBI DPMPD KALTIM

Laporan BBGRM 2018
Laporan BBGRM 2017
LAPORAN HASIL PENILAIAN POSYANDU 2017
LAPORAN AKHIR SEKSI KAPASITAS DESA DAN KELURAHAN 2017
LAPORAN GELAR TEKNOLOGI TEPAT GUNA DPMPD KALTIM 2017
LAPORAN AKHIR KINERJA SEKSI USAHA EKONOMI MASYARAKAT 2017
INDEKS DESA MEMBANGUN KALTIM 2018
BUKU SAKU DPMPD KALTIM 2017
LAPORAN PPID 2017
DAFTAR INFORMASI PUBLIK DPMPD PROV. KALTIM
TANDA BUKTI PERMINTAAN INFORMASI DPMPD KALTIM
BESARAN DANA DESA 2019
RENCANA PENGADAAN DPMPD 2019
PEMENANG LOMBA PENDAMPING PROFESIONAL KALTIM 2018
PEMENANG LOMBA DESA DAN KAMPUNG TERBAIK 2018
SEBARAN MAHASISWA KKN TAHUN 2018 DPMPD KALTIM
LAPORAN KIPRAH DESA 2018 DI MUARA KOMAM

YOUTUBE.COM/DPMPD_KALTIM

File : LAPORAN KIPRAH DESA 2018 MUARA KOMAM.pdf

SK PPID DPMPD 2019
Realisasi Keuangan SIMDA Januari 2019
Realisasi keuangan SIMDA Februari 2019
Realisasi Keuangan SIMDA Maret 2019

-

File : maret.pdf

Realisasi Keuangan SIMDA April 2019

-

File : april.pdf

Realisasi Keuangan SIMDA Mei 2019

-

File : mei.pdf

Realisasi Keuangan SIMDA Juni 2019

-

File : juni.pdf

Realisasi Keuangan SIMDA Juli 2019

-

File : juli.pdf

Realisasi Keuangan SIMDA Agustus 2019

-

File : agustus.pdf

LAPORAN LOMBA DESA DAN KELURAHAN TINGKAT PROVINSI KALTIM TAHUN 2019
STATUS IDM RATA RATA PROVINSI, KABUPATEN, DAN KECAMATAN TAHUN 2019
DATA KEPALA DESA/ KAMPUNG SE KALTIM YANG TELAH MENDAPATKAN PENINGKATAN KAPASITAS TAHUN 2017
REALISASI DANA DESA 2017

20. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun 2018
DPA Tahun 2017

21. LHKPN Pejabat


22. RENSTRA

RENSTRA 2019 - 2024

23. Ketenagalistrikan

Rasio Elektrifikasi Kalimantan Timur Tahun 2018
Rasio Elektrifikasi dan Rasio Desa Berlistrik Kalimantan Timur Tahun 2013-2018

24. Renstra

Renstra Dinas Kehutanan Prov Kaltim 2019-2023

25. Produksi Hasil Hutan

Produksi Kayu Olahan Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2019
Produksi Kayu Olahan Tahun 2016
Produksi Kayu Olahan Tahun 2017
Produksi Kayu Olahan Tahun 2018
Produksi Kayu Bulat Tahun 2016
Produksi Kayu Bulat Tahun 2018

Tidak Ada File.


26. Laporan

Laporan SAMPLING DAN ANALISIS KUALITAS UDARA AMBIEN

Pemantauan kualitas udara pada 10 Kota/Kabupaten di Kalimantan Timur ini bertujuan untuk mendapatkan data konsentrasi tahunan rata-rata yang diperlukan untuk perhitungan  Indeks  Kualitas Udara  (IKU), sebagai bagian  dari  Indeks  Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Data kualitas udara diperoleh dari pemantauan dengan metode passive sampler, serupa dengan metode yang digunakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam pemantauan skala nasional untuk perhitungan IKLH.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, Udara Ambien adalah udara bebas di permukaan bumi pada  lapisan  troposfir yang  berada  di  dalam  wilayah  yurisdiksi  Republik Indonesia yang dibutuhkan dan mempengaruhi kesehatan manusia, makhluk hidup dan unsur lingkungan hidup lainnya.

Pengendalian pencemaran lingkungan sebagaimana yang dimandatkan dalam

UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, merupakan upaya pencegahan, penanggulangan dan pemulihan kualitas lingkungan agar kualitas tetap terjaga.

Berdasarkan pengamatan kondisi sarana dan sumber daya manusia yang ada di Kalimantan Timur pada saat ini dan ketersediaan jenis data yang bisa diperoleh, maka sistem pemantauan dengan metode passive sampler merupakan sistem yang akan memberikan data yang memadai. Pemantauan secara pasif dapat dilakukan untuk berbagai jenis parameter pencemar, yaitu gas-gas seperti SO2 dan NO2.

File : LAPORAN Udara.pdf


27. LAKIP 2018

LAKIP DINAS SOSIAL 2018
RKT 2019
RENJA 2020

28. RENJA 2019

RENJA 2019

29. LAPORAN

PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI TAHUN 2018

Pelaksanaan pemantauan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur pada Sungai Mahakam sepanjang 693,7 km pada segmen Nyan sampai dengan segmen Anggana dilakukan dengan pembiayaan dari APBD Provinsi Kalimantan Timur meliputi 10 titik sampling sebanyak 2 (dua) kali pemantauan, dari panjang secara keseluruhan Sungai Mahakam 920 km.

Selain Sungai Mahakam, pemantauan air sungai juga dilaksanakan di wilayah Kabupaten Berau yang meliputi 4 titik dengan 2 (dua) kali pemantauan, dimana 2 titik berada di Sungai Segah dan 2 titik berada di Sungai Kelay.

Tujuan dilakukan pemantauan kualitas air ini antara lain adalah untuk mengetahui kecenderungan perubahan kualitas air serta mengetahui indeks pencemaran air sungai sebagai evaluasi indikator keberhasilan pengendalian pencemaran air, serta menetapkan kebijakan dan strategi lebih lanjut.

Berdasarkan perhitungan status mutu air dengan menggunakan metode indeks Pencemaran pada tahun 2018, menunjukan bahwa Sungai Mahakam pada segmen Nyan hingga Anggana rata-rata Indeks Pencemaran adalah sebesar 9,5 sedangkan nilai Maksimum 10,1 dan minimum 8,6. Dari nilai rata-rata IP tersebut kondisi Sungai Mahakam dalam keadaan tercemar sedang. Sedangkan untuk Sungai Segah rata-rata indeks pencemaran sebesar 8,9, sedangkan untuk sungai Kelay rata-rata sebesar 8,9.

Secara umum parameter yang tidak memenuhi baku mutu air kelas I untuk Sungai Mahakam adalah TSS, DO, BOD, Khlorin Bebas, dan H2S (parameter kimia anorganik), B. Coliform dan Fecal Coliform (parameter Mikrobiologi). Secara garis besar parameter kimia anorganik yang melebihi baku mutu lebih banyak disebabkan dari kegiatan domestik/rumah tangga. Untuk Sungai Segah dan Kelay parameter yang tidak memenuhi baku mutu adalah DO, H2S, dan Khlorin Bebas (parameter kimia anorganik), dan           Total Coliform dan Fecal Coliform(parameter Mikrobiologi)

Upaya pengendalian pencemaran dan penurunan beban pencemaran yang bersumber dari kegiatan serta penurunan laju transportasi serta sedimen perlu menjadi perhatian utama dalam menentukan program dan kegiatan pengendalian pencemaran air.

File : PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI 2018.pdf


30. Data Statistik Perkebunan

Data Statistik Perkebunan Kalimantan Timur tahun 2016

Perkembangan luas areal, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan tahun 2016

File : Buku Statistik_2016 kec.pdf

Data Statistik Perkebunan Kalimantan Timur tahun 2017

Perkembangan luas areal, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan tahun 2017

File : Buku_Statistik_2017.pdf

Data Statistik Perkebunan Kalimantan Timur tahun 2018

Perkembangan luas areal, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan tahun 2018

File : Buku Statistik_2018_Data .pdf


31. Program

Renstra 2019 - 2023

Rencana Strategis Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur merupakan rencana kerja yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 tahun, sesuai dengan masa tugas Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.  

Rencana Strategis adalah pendekatan, cara untuk mencapai tujuan, mengarahkan pengambilan keputusan dan tindakan di berbagai peringkat organisasi serta menghubungkan sumber daya yang ada dengan tujuan yang ingin dicapai. Di dalam penyusunan Renstra, perlu melibatkan stakeholders untuk memastikan terdapatnya perspektif yang menyeluruh atas isu yang dihadapi, pemikiran dan analisis yang mendalam dan comprehensive dalam perumusan strategi, mereview mana strategi yang berhasil dan tidak, serta tidak adanya strategi yang tidak saling bertentangan, namun saling melengkapi.  

Renstra ini merupakan dokumen/instrumen Manajemen Perencanaan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur periode 2019-2023yang dipersiapkan untuk mendukung pencapaian pelaksanaan pembangunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Selanjutnya Renstra ini akan menjadi acuan utama dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) Badan Kepegawaian Daerah setiap tahun serta penilaian kinerja Badan Kepegawaian Daerah hingga akhir periode 2023.

File : renstra.pdf


32. SURAT IJIN

DAFTAR PENGUMPUL DAN PENGANGKUT LIMBAH B3 PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Limbah B3 adalah Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, yaitu zat atau bahan-bahan lain yang dapat membahayakan kesehatan atau kelangsungan hidup manusia, makhluk lain, dan atau lingkungan hidup pada umumnya. Karena sifat-sifatnya itu, maka memerlukan penanganan yang khusus dalam kegiatan pengangkutan, pengumpulan, pemanfaatan, pengolahan, penimbunan hingga pemusnahannya.

Oleh karena itu, limbah B3 tidak boleh dikelola secara biasa, sebagaimana limbah-limbah lainnya. Untuk mengelolanya harus mematuhi dan memenuhi ketentuan perundangan yang telah ditetapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Terlampir daftar perusahaan yang telah memperoleh ijin sebagai Pengumpul Limbah B3 di Kalimantan Timur.

File : DAFTAR PENGUMPUL LIMBAH B3 UPDATE 2.pdf

DAFTAR DOKUMEN LINGKUNGAN HIDUP YANG TELAH DISETUJUI OLEH KOMISI PENILAI AMDAL PROV.KALTIM

Dalam melakukan usaha ataupun kegiatan, terdapat peraturan perundang-undangan yang harus dipatuhi. Dalam konteks peraturan lingkungan hidup, terdapat beberapa jenis dokumen yang harus dibuat oleh pelaku usaha/kegiatan. Inti tujuan dokumen lingkungan adalah untuk memberikan perlindungan terhadap lingkungan dari dampak yang ditimbulkan oleh usaha/kegiatan yang dilakukan.

 Beberapa jenis dokumen lingkungan :

  1. AMDAL

Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) berisi tentang kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek Abiotik, Biotik dan kultural.

Dokumen AMDAL terdiri dari :

  • Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)
  • Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
  • Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
  • Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL).

 

  1. UKL / UPL

Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan  hidup, yang selanjutnya disebut UKL-UPL berisi tentang pengelolaan dan pemantauan terhadap usaha dan/atau kegiatan yang tidak berdampak penting ( Notes : usaha / kegiatan yang tidak wajib AMDAL )  terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi  proses pengambilan  keputusan tentang  penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

Dasar hukum UKL / UPL adalah Peraturan Menteri Negara Lingkungan hHdup nomor 13 tahun 2010 tentang Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup

File : Daftar Dokumen Lingkungan Hidup Yang Telah Disetujui Oleh Komisi Penilai AMDAL.pdf


33. Informasi

Metode Rujukan di RSUD AW. Sjahranie

Metode Rujukan

Tidak Ada File.

Pelatihan Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis) Di Lingkungan RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda

Pelatihan

 

Samarinda- Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda bekerjasama dengan PKP2A.III LAN Samarinda menyelenggarakan Pelatihan Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis) agar mampu menganalisis kebutuhan pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi staf di RSUD AW Sjahranie. Acara dilaksanakan sejak Senin- Kamis tanggal 8-12 April 2019 yang diikuti sebanyak 40 orang peserta, terdiri dari Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Instalasi bertempat di Ballrom Rembulan RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda.

Dalam Sambutan pembukaannya, Plt. Direktur RSUD AWS dr. David Hariadi M, Sp.OT menyampaikan bahwa Pelatihan diperlukan ketika tenaga kerja kita tidak bekerja sesuai dengan standar yang ditentukan atau tidak dapat bekerja pada tingkat kinerja yang diharapkan, dimana perbedaan antara hasil kerja yang aktual dengan apa yang diharapkan oleh rumah sakit menunjukan bahwa tenaga kerja yang bersangkutan memerlukan pelatihan atau training. Dengan jumlah staf sekitar 2600 orang mengharuskan tenaga kerja yang bekerja harus terampil untuk melakukan tugas-tugas yang kompleks dengan cara yang efisien, hemat biaya dan aman. Harapannya pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi peserta pelatihan dalam melakukan analisis kebutuhan pelatihan yang efektif di unit kerjanya masing-masing.

 

Sementara itu Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara (Puslitbang KDOD LAN) sekaligus pembicara dalam pelatihan tersebut DR. Mariman Darto, SE. M.Si menyampaikan dalam mengantisipasi dan menghadapi era kompetensi saat ini, maka staf merupakan kekuatan yang harus dikelola agar mereka menjadi tenaga Profesional dan handal. Untuk itu diperlukan Sumber Daya Manusia aparatur yang memilili tiga kompetensi pertama mengusai ilmu pengetahuan dan keahlian dibidangnya, kedua menghasilkan karya-karya unggul yang kompetitif dan inovatif sebagai bukti kinerja, ketiga bersikap profesional, jujur dan amanah yang merupakan perwujudan dari komitmen terhadap nilai-nilai agama dan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, apresiasi diberikan kepada RSUD A. Wahab Sjahranie yang merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pertama di Kalimantan Timur yang melakukan pelatihan terkait TNA dan harapannya dapat diikuti oleh OPD lainnya. (pdl/drn)

Tidak Ada File.

Jamin Keselamatan kerja Pegawai, RSUD Abdul Wahab Sjahranie sosialisasi manfaat dan penyerahan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

 

RSUD AW Sjahranie bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi sekaligus penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pegawai tidak tetap (PTT) yang diselenggarakan di Ruang Buana RSUD AWS pada Rabu (27/2019). Hal ini dilaksanakan dalam upaya memberi informasi dan menjamin keselamatan dan kesehatan para tenaga kerja di RSUD AWS
Kepala Cabang BPJS Ketenaga Kerjaan Bapak Supriyanto, SE.MM. dalam sambutannya beliau menyampaikan Secara umum, keuntungan bagi para pegawai adalah adanya kepastian jaminan. Kekhawatiran atas resiko bagi para pekerja akan menyebabkan produktivitas menurun, maka dari itu diharapkan rekan-rekan semua dapat bekerja dengan sebaik-baiknya tanpa perlu khawatir akan jaminan dari BPJS Ketenaga kerjaan. Tidak lupa beliau juga mengucapkan terimakasih kepada RSUD AWS yang telah memberi kesempatan untuk melakukan sosialisasi terkait BPJS Ketenagakerjaan kepada para tenaga kerja di RSUD AWS, harapannya semoga kerjasama ini terus terjalin dan lebih ditingkatkan lagi.
Selanjutnya dalam kesempatan ini Direktur RSUD AWS yang dalam hal ini diwakili Oleh Kabag Umum RSUD AWS Bapak Drs. Zaini, M.Si. menyampaikan saat ini pegawai RSUD AWS yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1.560 pegawai namun belum mencakup keseluruhan jumlah pegawai yang ada di AWS, harapannya ke depan seluruh pegawai untuk dapat mengikuti program ini. 

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenaga kerjaan kepada perwakilan Dokter Umum, Pelaksana Perencanaan, Pelaksana Perawat, OB serta Satpam RSUD AWS. (ry/drn)

Tidak Ada File.

Pertama Di Indonesia , di RSUD AWS Bayar apa saja bisa pakai GO-PAY

 

SAMARINDA – Perusahaan tekhnologi karya anak bangsa penyedia aplikasi transportasi GO-JEK menjalin kerjasama dengan RSUD AWS ditandai dengan peresmian kerjasama yang berlangsung pada hari rabu (16/01/2019) di Ruang Ballroom Rembulan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Kerjasama ini untuk penyedian pembayaran biaya rumah sakit dengan sistem pembayaran non-tunai  menggunakan Go-Pay.

Dalam sambutannya dr. David Hariadi Mashjoer, Sp.OT selaku Plt. Direktur RSUD AWS mengatakan, ada dua alasan RSUD AWS bekerjasama dengan pihak Go-JEK yang pertama adalah untuk penertiban pengunjung rumah sakit yang menggunakan jasa Go-Food dengan menyediakan satu tempat untuk mengambil pesanan yang akan memudahkan pihak driver Go-Jek agar tidak perlu repot karena selama ini beberapa kali saya temukan driver gojek kebingungan mencari ruangan yang melakukan order pemesanan. Hal berikut yang menjadi pertimbangan adalah dari segi pembayaranan tentunya akan memudahkan transaksi pasien kami di RSUD AWS. Selain menyediakan tempat untuk Go-food pihak kami juga menyediakan tempat parkir untuk driver Go-Jek serta tempat pengisian pulsa Go-Pay.

Selain dari kemudahan transaksi yang diberikan RSUD AWS melalui Go-Pay, transaksi pembiayaan ini meliputi biaya obat-obatan, rawat jalan yang jumlahnya kurang dari 10 juta sesuai dengan nilai pengisian saldo maksimal 10 juta dan untuk pembayaran maksimal 20 juta setiap bulannya. Untuk kedepannya pihak Go-Jek mangatakan akan meningkatkan terus agar nantinya pembiayaan tidak hanya untuk kasir rawat jalan sakura dan kantin , kami berharap bisa berlanjut untuk pasien rawat inap.

 

Sebenarnya ini yang pertama kami bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah dan fokusnya Rumah Sakit.  Untuk Wilayah Kalimantan Timur, RSUD AWS merupakan rumah sakit pertama yang bekerjasama dengan kami (Go-JEK) bahkan pertama kali di Indonesia. RSUD AWS merupakan rumah sakit terbesar yang ada dikalimantan timur sebagai alasan kami memilihnya untuk bekerjasama, karena misi dari go-Jek sendiri adalah memberikan dampak sosial dengan menghadirkan kerjasama ini kita ingin memberikan dampak sosial yang baik untuk masyarakat samarinda.” Jelas  Anandita Danaatmadja selaku Vice President Regional Indonesia Bagian Timur Gojek

KadisHub Kaltim Ir. H. Salman Lumoindong, MM, mewakili Gubernur  menyampaikan sambutannya , kolaborasi antara RSUD AWS dengan GO-JEK patut diapresisi karena hal ini sejalan dengan misi ke-5 Pemprov Kaltim yaitu berdaulat dalam mewujudkan birokrasi pemerintahan yang bersih, profesional dan berorientasi pelayanan publik. (ry/drn/hms)

Tidak Ada File.

RSUD A. Wahab Sjahranie menggandeng Fasilitator LKPP RI “Pelatihan Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa dan Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa”

 

Untuk meningkatkan kompetensi aparatur dalam bidang pengadaan barang/jasa yang profesional, diperlukan adanya pemahaman yang mendalam, terutama untuk pengelola pengadaan dimana diharapkan pegawai benar-benar memahami dan memiliki kompetensi bidang keahlian pengadaan barang dan jasa. Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie yang sangat erat kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa dalam hal pemenuhan kebutuhan pelayanan kepada pasien.

Melalui penyelenggaraan pelatihan pengadaan barang dan jasa serta Konsolidasi inilah, diharapkan dapat memberikan bekal dan pemahaman yang mendalam terhadap permasalahan yang sering timbul, baik pada saat merencanakan dan melaksanakan pengadaan, juga cara memecahkan masalah-masalah yang dijumpai selama proses pengadaan. Hal ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kompetensi pegawai RSUDAWS dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa.  Hal ini disampaikan dr. Nurliana Adriati Noor, MARS selaku Kabid Pelayanan Medik RSUD AWS saat membuka acara Pelatihan Perencanaan Barang/Jasa Pemerintah” pada tanggal 16 s.d 17 Januari 2019 ruang Buana Lantai 2 Gedung Manajemen RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda.

Menurut Narasumber yang juga merupakan fasilitator LKKP RI Novan Edwin, SE,MM, Dalam pengadaan barang dan jasa hal yang sangat penting adalah bagaimana unit bisa melakukan identifikasi kebutuhan untuk dapat menyusun perencanaan  pengadaan barang dan jasa. Pihak yang berwenang dalam menyusun identifikasi kebutuhan seperti para manajer, kepala instalasi/unit harus memahami cara mengindentifikasi kebutuhan yang akan menunjang pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada pasien sehari-hari. Disampaikan juga bahwa Standar Pelayanan Minimal yang selama ini juga menjadi salah satu indikator kinerja untuk dapat menjadi bahan identifikasi kebutuhan.

Dalam manajemen pengadaan barang/jasa, pejabat yang menangani pengadaan barang/jasa perlu melakukan terobosan. Hal tersebut, diakui dia, dapat dilakukan bila para pengelola pengadaan berintegritas, dan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip pengadaan, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. "Inovasi terhadap metode pengadaan barang/jasa pemerintah diperlukan dalam pelaksanaan percepatan belanja pemerintah, apalagi saat ini model belanja secara katalog elektronik berkembang luas, dan nantinya semua kebutuhan barang pemerintah akan ada di katalog.

 

Pelatihan yang dilaksanakan dalam 2 hari tersebut narasumber mengajarkan bagaimana Peserta mampu memahami mengenai gambaran umum pengadaan, prinsip-prinsip dasar, kebijakan umum, kode etik dan dasar hukum/peraturan yang terkait, pihak-pihak yang terkait, serta prinsip pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pengadaan barang/jasa, memahami persiapan pengadaan barang/jasa mulai dari tahap perencanaan umum, penentuan sistem pengadaan (metode pemilihan, metode penyampaian dokumen, metode evaluasi pengadaan, pemilihan jenis kontrak), pemilihan metode kualifikasi, penyusunan jadwal pemilihan, penyusunan HPS, dan penyusunan dokumen pengadaan mampu memahami prosedur pelaksanaan Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dan Konsultansi, memahami pelaksanaan pengadaan barang/jasa dengan cara swakelola. Yang tidak kalah pentingnya juga adalah materi terkait pelaksanaan konsolidasi.

Di akhir acara narasumber berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan tahapan kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah, dan mampu melakukan kegiatan pengadaan yang mempunyai spesifikasi sederhana secara efesien dan efektif. RSUD AWS selangkah lebih lebih maju karena merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pertama yang melakukan kegiatan sosialisasi Perpres 16 Tahun 2018 terkait Pengadaan Barang dan Jasa dan dilanjutkan dengan Perencanaan pengadaan dan Konsolidasi  tuturnya. (pdl/drn/hms)

Tidak Ada File.

Dihadiri Gubernur, IKA Unmul dan RSAWS gelar Bakti Sosial Sunatan Massal

 

SAMARINDA - Dalam rangka Bakti Sosial Peduli Sesama, Ikatan Alumni Universitas Mulawarman (IKA UNMUL) bekerjasama dengan civitas Universitas Mulawarman dan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda menggelar Sunatan Massal Gratis yang dilaksanakan pada hari Rabu (2/1/2018) di Gedung IKA Universitas Mulawarman Samarinda.

Pada kesempatanan ini, Pj. Sekprov Kaltim Dr. Hj. Meiliana, SE, MM yang juga Ketua Harian IKA Unmul Kaltim dalam laporannya menyampaikan bahwa ada sekitar 70 anak yang akan mengikuti khitanan massal gratis pada hari ini. Harapannya kegiatan bisa berkelanjutan dan Insya Allah akan kami adakan setiap tahunnya agar semakin banyak yang menerima manfaat.

Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si. yang juga ketua Umum IKA Unmul Kaltim menghadiri sekaligus membuka kegiatan khitanan massal ini mengatakan bahwa kegiatan yang diadakan IKA unmul ini merupakan Program kegiatan rutin setiap tahun sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, terutama anak-anak usia sunat kurang mampu di wilayah kota.

Dalam kegiatan ini turut hadir Rektor Universitas Mulawarman Prof. Dr. Masjaya dan Wadir Penunjang dan Pengembangan SDM RSUD AWS dr. Mazniati, MPH dan beberapa Dekan serta dosen di lingkungan Universitas Mulawarman.
“Pada kegiatan ini, sebagai wujud dari Corporate Social Responsibility (CSR) RSUD AWS berpartisipasi dengan menurunkan tim medis sebanyak 15 orang yang terdiri dari beberapa dokter dan perawat mahir yang dikoordinir oleh Dokter Spesialis Anestesi yang juga merupakan Kepala Instalasi Gawat Darurat dr. Mulyono, Sp.AN dan melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unmul yang tergabung dalam Tim Bantuan Medis (TBM) sebanyak 10 orang. Adapun untuk obat-obatan dan bahan habis pakai serta instrumen terkait untuk acara khitanan massal hari ini disupport penuh oleh RSUD Abdul Wahab Sjahrani Samarinda”, jelas dr. Nurliana Adriati Noor, MARS atau yang biasa disapa dr. Nana selaku Kabid. Pelayanan Medik RSUD AWS Samarinda.
(ry/drn/hms)

Tidak Ada File.

Coffe Morning Manajemen RSUD AWS bersama PJ Sekda Provinsi Kaltim

 

Pertemuan Manejemen RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda pada hari Rabu 26 Desember 2018 di acara Coffe Morning yang rutin diadakan 2 kali dalam seminggu sedikit berbeda dengan hadirnya Pj. Sekda Prov DR. Hj. Meiliana.

Dalam sambutannya Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM dr. Mazniati, MPH memaparkan perihal perkembangan layanan di RSUD AWS selama Tahun 2018 termasuk beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan Rumah RSUD AW Sjahranie. Coffe Morning ini selain dihadiri pejabat struktural juga nampak beberapa dokter spesialis, kepala instalasi/unit dan kepala ruangan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda Prov DR. Hj. Meiliana memberikan arahan dan juga mengajak diskusi kepada peserta coffe morning serta mencoba menanggapi terkait beberapa hal yang disampaikan oleh dokter spesialis, kepala instalasi dan perawat yang  hadir..

Menanggapi apa yang disampaikan peserta coffe morning kepada Pj. Sekda Prov DR. Hj. Meiliana, beliau mengatakan bahwa hal-hal yang disampaikan menurutnya bukan persoalan yang rumit, hanya saja diperlukan sebuah komitmen dalam memaksimalkan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam kesempatan ini, Pj. Sekda Prov kaltim Juga menyampaikan bila ada kendala bisa dikoordinasikan dengan pihak manajemen RS dan menghimbau semua elemen RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda agar bisa bekerjasama dalam meningkatkan kinerja dan pelayananya kepada masyarakat. (pdl/drn/hms)

Tidak Ada File.

Kemeriahan HUT RSUD AWS Ke-41 Tahun

Halaman Gedung Utama RSUD Abdul Wahab Sjahranie  (AWS) pada Selasa (11/09), tampak dipadati ratusan orang mengenakan kaos berwarna merah. Bukan sedang berdemostrasi tentunya,  ratusan orang tersebut berkumpul untuk merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Mengangkat tema HUT  “Mewujudkan Visi RS Internasional dengan Pemanfaatan Layanan Unggulan dan Pembangunan Zona Integritas di RSUD Abdul Wahab Sjahranie”. Hampir seluruh pegawai dan keluarga besar pegawai RSUD AWS, RSUD Kelas C Islam, dan RSUD Kelas D Korpri mengawali perayaan HUT RSUD AWS dengan senam bersama yang dipandu oleh dua instruktur senam profesional. 

Senam sehat ini merupakan bagian dari pemanasan sebelum melakukan jalan santai. Dr. Rachim Dinata, Sp.B sebagai Direktur RSUD AWS sekaligus membuka acara jalan santai tersebut. Bendera biru abu-abu diangkatnya ke atas sebagai tanda dimulainya jalan santai segenap keluarga besar RSUD AWS. Rute jalan santai yang cukup panjang tidak menyurutkan semangat para pegawai, ada doorprize yang dibagikan kepada para pegawai dan keluarga besar RSUD AWS. Pada kesempatan ini juga, RSUD AWS mendapatkan kado berupa hibah sebuah mobil ambulance dari PT. Jasa Raharja. 

Selama 41 tahun RSUD AWS telah melayani masyarakat di Kalimantan Timur dan sekitarnya. RSUD AWS semakin berkembang dan selalu mengupayakan peningkatan mutu dalam pelayanan kesehatan, baik secara medis maupun non medis. Seperti memperhatikan kemajuan fasilitas penunjang diagnostik dan teknologi lainnya di bidang kesehatan. Contohnya saja, yang terbaru  Instalasi Kedokteran Nuklir telah diresmikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F Moeloek, Sp.M pada 27 Maret 2018 lalu.

Saat ini, Instalasi Kedokteran Nuklir di Indonesia hanya terdapat di empat kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang dan kini Samarinda. Selalu ada pengembangan pelayanan kesehatan lain yang akan tersedia di RSUD AWS. Salah satunya pelayanan dalam spesialisasi kandungan dan kebidanan, yaitu pelayanan bayi tabung.  

Dalam usianya yang cukup matang, RSUD AWS telah menyandang berbagai prestasi yang membanggakan, seperti akreditasi Paripurna oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), rumah sakit kelas A rujukan nasional, rumah sakit pendidikan, dan sedang menuju proses akreditasi Internasional. Tanpa henti, dr. Rachim mengingatkan kepada seluruh insan di RSUD AWS pentingnya 3 S dalam melayani pasien, yakni senyum, salam dan sapa. (kdv/drs/hms)    

Tidak Ada File.

PITSELNAS KARS IV 2018: Membangun Pelayanan Unggulan Melalui Akreditasi RS

PITSELNAS KARS IV 2018: Membangun Pelayanan Unggulan Melalui Akreditasi RS

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien rumah sakit guna tercapainya pelayanan yang bertaraf internasional, maka Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan dan Semiloka Nasional Akreditasi RS, Komisi Akreditasi Rumah Sakit ke IV Tahun 2018 atau yang disingkat (PITSELNAS KARS IV).

Tema yang diusung PITSELNAS KARS IV adalah “Strategi Rumah Sakit Mempertahankan Akreditasi Paripurna Menuju Akreditasi KARS Internasional”. PITSELNAS KARS IV ini telah diselenggarakan selama tiga hari yakni sejak tanggal 27 hingga 29 Agustus 2018, di Indonesia Convention Exhibition Tangerang. PITSELNAS KARS IV dihadiri sekitar 1.500 peserta, yang terdiri dari surveyor KARS, direktur dan staf rumah sakit se-Indonesia. 

Salah satunya RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) sebagai peserta dan tamu undangan PITSELNAS KARS IV. Dr. Rachim Dinata, Sp.B sebagai Direktur RSUD AWS menjadi salah satu pembicara dalam acara sidang pleno PITSELNAS KARS IV dengan mengangkat topik “Membangun Pelayanan Unggulan Melalui Akreditasi RS”. Adalah suatu kehormatan bagi RSUD AWS dapat mempresentasikan Layanan Unggulan di hadapan seluruh rumah sakit se-Indonesia. Bukan waktu yang singkat, RSUD AWS bisa seperti sekarang. Perjalanan cukup panjang telah dilalui dalam pencapaian akreditasi KARS yang Paripurna. Telah berproses sejak tahun 2013 hingga Maret 2017, seluruh staf dan manajemen RSUD AWS mengalami perubahan pola pikir dengan akreditasi khususnya dalam penerapan mutu dan keselamatan pasien.

Pertemuan ilmiah ini merupakan ajang berbagai pengetahuan dan peningkatan pemahaman terhadap standar akreditasi rumah sakit. Sebanyak 15 karya ilmiah terkait akreditasi, termasuk solusi dan inovasi, dipresentasikan secara podium dan 50 karya ilmiah ditampilkan dalam bentuk poster. Salah satu karya poster milik Perawat di RSUD AWS berhasil masuk nominasi dengan judul Hubungan Metode Komunikasi SBAR dengan penerapan Budaya Keselamatan Pasien di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2018.

Di samping itu, disajikan 46 karya inovatif dari rumah sakit dimana tiga karya terbaik akan mendapat KARS Awards.  Sementara itu, acara Semiloka Akreditasi berlansung selama dua hari, berupa kegiatan pelatihan Sistem Manajemen Dokumen Akreditasi (Sismadak), Redowsko Manajemen, serta Pelatihan Redowsko Asuhan Pasien.

Ketua Eksekutif KARS Dr. dr. Sutoto, M.Kes menjelaskan, KARS merupakan organisasi non profit yang mengusung visi untuk menjadi badan akreditasi tingkat nasional dan internasional serta misi untuk membimbing dan membantu rumah sakit meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui akreditasi. KARS telah mendapatkan pengakuan internasional dari The International Society for Quality in Health Care (ISQua).

Di Indonesia saat ini terdapat 2.800 rumah sakit. Dari jumlah itu, baru 1.620 rumah sakit (sekitar 60%) yang telah terakreditasi. Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang akreditasi kepada pihak rumah sakit. (kdv/drs/hms)

 

Tidak Ada File.

Tingkatkan Ketakwaan, Berkurban Bersama RSUD AWS Pada Hari Raya Idul Adha

Tingkatkan Ketakwaan, Berkurban Bersama RSUD AWS Pada Hari Raya Idul Adha

Idul Adha jatuh pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Di Indonesia, dikenal dengan sebutan “Hari Raya Haji”. Selain dinamakan hari raya haji, juga disebut Idul Qurban, yang mana pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Pada hari Idul Adha diperingati juga peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba. Sebelumnya, seluruh umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied, bersama-sama di Masjid atau di lapangan, seperti ketika merayakan Idul Fitri.  Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban.

RSUD Abdul Wahab Sjahranie melalui pengurus Masjid Asy Syifaaulinnas juga melaksanakan Salat Idul Adha 1439 H di Halaman Gedung Utama pada Rabu (22/08). Salat dilaksanakan tepat pkl 07.00 WITA dilanjutkan dengan ceramah. Tampak begitu banyak jamaah yang ikut dalam pelaksanaan ibadah tersebut. Penceramah mengingatkan kepada seluruh jamaah untuk selalu meningkatkan ketakwaan mengikuti jalan para Rasul khususnya Nabi Ibrahim Alaihi Salam.

Setelah Salat Ied, tepat pukul 09.00 WITA acara dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban di halaman parkir Teaching Center FK Unmul di bagian belakang area RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Hewan qurban yang disembelih terdiri dari 4 (empat) ekor sapi dan 9 (sembilan) ekor kambing. Hewan qurban tersebut bersumber dari para pejabat struktural, para dokter dan staf RS lainnya. Daging hewan qurban tersebut dibagikan kepada masyarakat yang berada disekitar RSUD AWS dan staf RS. (drs/kdv/hms) 

Tidak Ada File.

Tim Kesehatan RSUD AW Sjahranie Untuk Lombok

Tim Kesehatan RSUD AW Sjahranie Untuk Lombok

Sehubungan dengan pelaksanaan Revitalisasi Layanan Kesehatan pasca gempa pada daerah yang terdampak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, maka pada Hari Senin tanggal 20 Agustus 2018, Direktur RSUD AW Sjahranie melepas 1 Tim Kesehatan ke Nusa Tenggara Barat untuk Bencana di Lombok. Tim yang beranggotakan 6 orang ini terdiri dari 1 orang dokter spesialis Ortopedi / Bedah Tulang (dr. Achmad Fahrizal, SpOT), 1 orang dokter spesialis Bedah Plastik (dr. A. Mohammad Ardan, SpBP.RE), 1 orang Fisioterapis (Satriansyah, RPT), 1 orang perawat anestesi (H. Dwi Suprayitno, Amd.Kep) dan 2 orang perawat Bedah (Kurniawan Ramadhani, Amd.Kep, dan Hendra, Amd.Kep).

Mereka akan bertugas sejak 21 Agustus hingga 26 Agustus dan akan ditempatkan sesuai dengan daerah yang membutuhkan.  Menurut Direktur RSUD AW Sjahranie dr. Rachim Dinata Marsidi, SpB, MKes,. tim yang dikirim merupakan hasil pemantauan kebutuhan tenaga medis di daerah bencana oleh Kementerian Kesehatan dan selanjutnya Tim Kesehatan RSUD AWS akan bergabung dengan Tim kesehatan dari Rumah Sakit Rujukan Nasional lainnya yang mana RSUD AW Sjahranie merupakan 1 dari 14 Rumah Sakit yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional. Selanjutnya dr Rachim juga menambahkan jika dibutuhkan untuk pengiriman tim lagi maka RSUD AWS akan mendukung kegiatan revitalisasi ini.

Sebelum melepas tim yang akan berangkat, dr Rachim dalam kesempatan ini juga berpesan agar bisa melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan segala kemampuan mereka dan tetap waspada serta menjaga kesehatan.

            Terkait  dengan masih seringnya terjadi gempa susulan maka dr Rachim mengharapkan doa dari masyarakat Kaltim agar tim kesehatan yang juga membawa nama Kaltim ini bisa melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana dengan lancar dan selamat hingga kembali ke Samarinda. (drn/drs/hms) 

Tidak Ada File.

Kemeriahan HUT RI Masih Berlangsung dan Semarak HUT RSUD AWS Dimulai Hari ini

 

Kemeriahan HUT RI Masih Berlangsung dan Semarak HUT RSUD AWS Dimulai Hari ini

Kemeriahan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia masih berlangsung hari ini, Senin (20/08). Dalam rangka HUT RI ke-73 tahun dan HUT RSUD Abdul Wahab Sjahranie ke 41, rangkaian kegiatan perlombaan berlangsung mulai 20 Agustus hingga 11 September 2018. Terdapat 14 jenis perlombaan seperti Lari Karung, Bakiak, Tarik Tambang, Futsal, Bola volley, Tenis Meja, Karaoke, Gaplek, Catur, Bulu tangkis, Tenis Lapangan, Sepeda Sehat, Mancing Ikan, Jalan Sehat dan Parade Kontigen (Deville).

Lomba Deville atau Parade Kontigen yang diselenggarakan di Halaman Gedung Utama merupakan lomba yel-yel terdiri dari instalasi, unit maupun manajemen RSUD AWS dengan mengangkat sebuah tema. Ada 12 Kontigen yang mengikuti Parade Kontigen.  Peserta adalah karyawan RSUD AWS, RSUD Kelas C Islam AWS, dan RSUD Kelas D Korpri AWS.

Berbagai aksi, atraksi dan ujaran didalam yel-yel peserta memuat pesan yang sarat makna disampaikan dengan cara dan kostum yang unik. Seperti peserta Asli Mancep yang merupakan singkatan dari penggabungan nama ruang rawat inap Aster, Lily, Mawar dan Cempaka. Mereka membawa spanduk yang bertuliskan “Go Go Go Wilayah Bebas Korupsi (WBK), SNARS Paripurna, dan JCI Jaga Sportivitas dan Semangat Fair Play”. Tim Asli Mancep berhasil meraih juara 1 (satu) dalam perlombaan Deville tahun ini melalui penjurian yang dilakukan oleh direksi RS. Juara kedua ditempati oleh Instalasi Farmasi RSUD AWS dan Juara Ketiga diduduki oleh RSUD Kelas C Islam AWS.

Menurut Direktur RSUD AWS, dr. Rachim Dinata, Sp.B “rangkaian acara ini bukan untuk persaingan sesama pegawai, melainkan bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi dan kebersamaan antar pegawai di lingkungan RSUD Abdul Wahab Sjahranie, RSUD Kelas C Islam AWS, dan RSUD Kelas D Korpri AWS”. (kdv/drs/hms)

Tidak Ada File.

RSJD Atma Husada Mahakam : Studi Pembelajaran Klinik Eksekutif di RSUD AWS

RSJD Atma Husada Mahakam : Studi Pembelajaran Klinik Eksekutif di RSUD AWS

Perkembangan pelayanan rumah sakit diperlukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Salah satu pelayanan yang dibutuhkan masyarakat adalah pelayanan rawat jalan yang nyaman. RSUD Abdul Wahab Sjahranie memiliki pelayanan rawat jalan yang khusus yaitu Poli Executive Sakura yang berada di Gedung Paviliun AWS.

Pada Jumat (25/07) Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam (RSJD AHM) melakukan studi pembelajaran pada Poli Eksekutif Sakura RSUD AWS. Menurut dr. H. Jaya Mualimin, SpKJ. M.Kes, MARS., sebagai Wadir Pelayanan RSJD AHM menyatakan bahwa selalu ada kebutuhan pasien, sehingga di tempat kami (baca: RSJD Atma Husada) diperlukan Klinik Eksekutif yaitu Klinik Eksekutif Otista. Firmansyah SST., sebagai koordinator Poli Executive Sakura RSUD AWS menceritakan bahwa awal dibukanya poli eksekutif, mulai tahun 2013 belum banyak pasien yang mengetahui tentang poli eksekutif. Di tahun 2014 baru berjalan efektif dan mulai banyak masyarakat yang memanfaatkan pelayanan tersebut. Jumlah kunjungan pasien di Poli Eksekutif Sakura mengalami peningkatan, pada tahun 2016 sebanyak 13.383 pasien dan tahun 2017 sebanyak 17.521 pasien.

Pelayanan terpadu merupakan keunggulan pelayanan Poli Eksekutif Sakura yang mana pasien akan mendapatkan pelayanan dokter spesialis, farmasi, laboratorium dan radiologi dalam satu tempat sehingga membuat pelayanan menjadi efisien. Kemudahan pengaturan jadwal konsultasi dokter spesialis yang ditawarkan by appointment atau perjanjian sangat memudahkan bagi pasien yang memiliki keterbatasan waktu. Pasien dapat membuat janji dengan dokter spesialis yang dituju dengan menghubungi nomor-nomor berikut ini, yaitu 0811-555-1800 untuk sambungan telepon dan 0852-4776-3563 untuk pesan singkat (SMS).

Dalam studi pembelajaran tersebut, secara bergantian pegawai pengelola Klinik Eksekutif Otista RSJD Atma Husada Mahakam berdiskusi terkait pengaturan administratif, kendala-kendala yang dihadapi, kesiapan tenaga medis, fasilitas pemeriksaan penunjang hingga penyimpanan berkas rekam medik dan diakhiri dengan kunjungan lapangan untuk melihat langsung proses pelayanan Poliklinik Eksekutif Sakura. (kdv/drs/hms)

Tidak Ada File.

Penghargaan Kepada Dua Karyawan RSUD AWS

Penghargaan Kepada Dua Karyawan RSUD AWS

Penghargaan terhadap karyawan merupakan salah satu bentuk apresiasi dari organisasi, instansi maupun perusahaan. Penghargaan yang diperoleh seseorang dihasilkan dari kerja keras yang dilakukan dengan setulus hati. Bagi pekerja atau karyawan bisa memberikan sumbangsih hasil yang gemilang bagi tempatnya bekerja adalah suatu kebanggaan tersendiri. 

Penghargaan dapat diberikan kepada karyawan yang loyal dan berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik sesuai peraturan yang ditetapkan. Tujuan pemberian penghargaan itu sendiri tidak hanya tanda apresiasi, melainkan dapat meningkatkan motivasi karyawan lain untuk bisa berhasil juga. Adanya persaingan yang sehat, maka suasana kerja akan lebih produktif.

Pada Senin pagi (09/07) Pimpinan RSUD Abdul Wahab Sjahranie secara langsung memberikan penghargaan kepada dua karyawan saat di akhir upacara (baca: apel). Di hadapan ratusan karyawan lainnya, Sumyantitrin dan Timuah mendapat penghargaan berupa kenaikan jenjang karirnya. Sebelumnya mereka bekerja sebagai petugas kebersihan, kini menjadi petugas Pengantar Orang Sakit (POS) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

Rasa senang dan bersyukur tampak terlihat dari kedua wajah mereka. Tentunya untuk hak dan kewajiban mereka di posisi yang baru juga mengalami peningkatan. Penilaian ini diberikan berdasarkan kedisiplinan kedua pegawai tersebut dalam bekerja. Apalagi belum lama ini, saat penilaian akreditasi rumah sakit, Surveyor Komite Akreditasi RS (KARS) memuji kebersihan di lingkungan RSUD Abdul Wahab Sjahranie. (kdv/drs/hms)

 

Tidak Ada File.

PUASA UNTUK HIDUP SEHAT

Dr.INRAWATI, M.Kes, SpGK

Spesialis Gizi Klinik RSUD A.Wahab Sjahranie, Samarinda 

Tak sedikit orang takut berpuasa, karena khawatir dengan perubahan pola makan yang akan membawa dampak buruk kepada kesehatan tubuhnya. bagaimana bisa tubuh dipaksa untuk menahan rasa lapar dan haus selama 13-14 jam lamanya? Bahkan di beberapa negeri tertentu bisa jauh lebih lama. Tentunya tubuh akan terasa lemas dan tidak ada energi cukup untuk melakukan aktivitas. Puasa kadang pula dihubungkan dengan menurunnya gairah kerja Akhirnya, bagi sebagian orang puasa justeru dianggap sebagai sebuah beban.

Padahal kalau kita kembali kepada seruan Allah dalam Alquran tentang puasa sebagaimana dlm ayat berikut "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"  (QS Al Baqarah:183) ”Dan andai kalian memilih puasa tentulah itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui” (Q.S. Al Baqarah: 184). Nampak di sini tujuan dari berpuasa adalah mencapai derajat taqwa, yang  terbukti dengan bertambah dan berkualitasnya produktivitas amal atau aktivitas kebaikan yang dilakukan dengan penuh semangat baik amalan yang menyangkut hubungan dengan Allah  (ibadah mahdoh), maupun hubungan dengan sesama manusia (muamalah). 

Bahkan diharapkan dengan berpuasa ini, terjadi perbaikan pola makan dengan  efek lebih lanjut  dapat mencegah peningkatan angka sejumlah penyakit tidak menular (PTM) yang diakibatkan pola makan yang salah. Sebagai contoh stroke, diabetes, hipertensi, serangan jantung mendadak. Data riskesdas 2013 melaporkan angka beresiko diabetes  52 juta penduduk dengan kemungkinan 20 -30% akan berkembang menjadi diabetes yang dilaporkan sekitar 12 juta penduduk di atas 15 tahun menderita diabetes . Peningkatan ini seiring dengan  peningkatan angka obesitas di Indonesia   di mana pada laki-laki  meningkat 13,9% (rikesdas 2007) menjadi 19,7% (riskesdas 2013), pada perempuan meningkat dari 13,9% (riskesdas 2007) menjadi 32,9% (riskesdas 2013). Bahkan provinsi Kalimantan Timur menempati posisi ke-5  yang mengalami kegemukan (obesitas) melampaui angka nasional. Peningkatan prevalensi  obesitas dan penyakit metabolik yang tidak menular  sangat dipengaruhi faktor pola makan yang tergambar dari data riskesdas 2013 dimana proporsi penduduk lebih dari 10 tahun yang kurang mengkomsumsi  sayur dan buah  berkisar lebih dari 90%.  Sementara sayur dan buah banyak mengandung unsur-unsur zat gizi dan phytochemical  yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa pola makan beresiko yang juga dilaporkan cukup tinggi seperti penggunaan bumbu penyedap, porsi makanan manis yng cukup tinggi, makanan asin, berlemak dan berpengawet serta asupan kafein yang berlebih.

Ibadah puasa kali ini diharapkan dapat mengamalkan apa yang diperintahkan Allah SWT dalam  AlQur’an semisal ayat berikut “Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat” (QS Asy Syuara (47):27).  Ayat ini memberi peringatan untuk tidak berlebihan dan menyesuaikan dengan ukuran. Dapat diambil pelajaran di sini, bahwa seseorang dengan berat badan, tinggi badan, umur dan jenis kelamin, serta aktivitas yang berbeda akan membedakan kebutuhan  (baca: ukuran) kalori, dan angka kebutuhan akan zat-zat gizi yang bervariasi tiap individu. Dengan mengikuti rule ini, diharapkan dapat menekan angka kasus – kasus penyakit metabolik terkait pola makan yang salah.

Senada dengan ayat berikut  “ Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, dan makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” :( Qs. Al A’raf, 31). Atau ayat lain  “ Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. “( Qs. Al-Baqarah:168 )  

Makan yang berlebihan dengan tidak mengindahkan kaidah – kaidah  kebutuhan fisiologis tubuh, atau prinsip gizi seimbang sesuai kebutuhan itu sebenarnya merusak dan membahayakan diri sendiri. “you are what you eat”  jelas tergambar pada proporsi dan tampilan tubuh sebagaimana berbedanya tampilan under weight dan over weight. Tentu status gizi baik atau berat badan normal  menjadi target pemenuhan kebutuhan makanan, yang diharapkan berkontribusi pada meningkatnya produktivitas dan gairah kerja (beramal sholeh). Bahkan baginda nabi SAW telah memberi petunjuk tentang cara  dan target makan yang benar  dengan sabda beliau  “Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya.  Kalau toh, dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas.” (HR. At-Tirmizi, Ibnu Majah, dan Muslim). Jelas, makanan yang berlebihan selain efek jangka panjang berkontribusi pada kejadian obesitas, makan dengan porsi yang banyak menyalahi kaidah yang dipesankan Rasulullah SAW ini dihubungkan dengan beberapa penyakit saluran cerna, termasuk penyakit-penyakit lambung semisal GERD (gastro esofagus reflux disease) yang  menimbulkan gejala-gejala yang sangat menganggu, dimana salah satu unsur terapi penting adalah dengan perbaikan pola makan. Dr.Hiromi Shinya seorang Ahli Bedah Saluran Cerna dan memeriksa usus melalui endoskopi pada ratusan ribu pasien di Jepang dan USA. Menulis dalam bukunya yang berjudul Revolusi Makan “Sering berpuasa akan memberikan kondisi usus yang terbaik”.

Puasa memang memberikan rasa lapar dan haus yang berakibat melemahkan tubuh namun akan menormalkan fungsi jantung, mengistirahatkan hati, membakar lemak dibawah kulit, memfungsikan cadangan protein, merangsang hormon, mengistirahatkan organ pencernaan, mengobati penyakit, menghilangkan endapan racun di dalam tubuh, menyehatkan fungsi ginjal, mencerdaskan otak. Daya serap pencernaan meningkat dari 35% menjadi 85% karena setelah usus istirahat keadaan akan menjadi lebih optimal. Aktifnya hormon glukagon karena harus memecah glikogen untuk menghasilkan energi. Ketika berpuasa beberapa hormon akan stabil dan efek stress dapat ditekan diantaranya hormon adrenalin dan vasopresin .

Dr. Muhammad Dawahiri dari Universitas Cairo meneliti hubungan antara puasa dengan penyakit kulit, ternyata daya tahan kulit terhadap penyakit jauh lebih kuat dan kulit semakin cerah. Kulit akan mengalami regenerasi sel karena banyak zat yg terdeposit dipecah oleh tubuh sehingga memberi ruang untuk proses regenerasi. Bahkan penelitian in vitro yang dilakukan Vladimir Nikitin pada tikus putih yang dipuasakan, ternyata umurnya mencapai 4 tahun, yang umur rata–rata tikus putih 2,5 tahun. Seorang Ahli Bedah Plastik dan direktur Klinik Kanker Payudara dr. Yoshinori Nagumi,  ketua assosiasi anti aging  internasional dalam bukunya “tips lebih muda 20 tahun”  menuliskan “Agar hidup sehat maka sering berpuasa, makan yang bergizi, dan tidur pada jam 10 malam -02.00”

Kiranya fakta-fakta ini semakin menyemangati kita untuk terus berpuasa pada bulan ramadhan nan berkah ini sebagai wujud keimanan kita menyambut seruan akan kewajiban dari Allah SWT mencapai derajat taqwa yang ternyata memberikan manfaat yang luar biasa dan semoga budaya pola makan “retriksi kalori” ini dapat dilanjutkan pada bulan – bulan berikutnya. Wallahu ‘alam 

(drin/hms) 

Tidak Ada File.

Peserta PIM : Inovasi RSUD AWS Menuju Pelayanan Internasional

Peserta PIM : Inovasi RSUD AWS Menuju Pelayanan Internasional

Penuh semangat dan keramahan dapat menggambarkan para peserta Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan VI Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada Senin pagi (21/05), tepat pukul 10.00 WITA. Sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) peserta, 1 (satu) fasilitator, dan 1 (satu) pengamat pembelajaran berkunjung ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

Pada kesempatan ini, RSUD Abdul Wahab Sjahranie menjadi lokus visitasi inovasi sebagai pendalaman materi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Inovasi. Dr. Rachim Dinata Marsidi, SpB.,M.Kes., sebagai Direktur RSUD AWS, sekaligus narasumber dalam kunjungan ini menyambut hangat para peserta dengan bersalaman satu per satu.

Dr. Rachim menjelaskan inovasi-inovasi yang telah dilakukan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebagai salah satu rumah sakit rujukan nasional di Indonesia. Sebelumnya dr. Rachim menyatakan bahwa visi RSUD AWS adalah Menjadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional pada Tahun 2018. Misi yang mendukungnya ialah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan berstandar internasional, serta mengembangkan rumah sakit sebagai pusat pendidikan dan penelitian di Bidang Kedokteran dan Kesehatan.

“RSUD AWS merupakan rumah sakit tipe A dan  menjadi rujukan tertinggi Provinsi Kalimantan Timur,  diwajibkan untuk bisa mengampu atau menyokong pelayanan kesehatan di RS Rujukan Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan selatan, Kalimantan Utara dan Sulawesi Barat dengan penandatanganan kerjasama tanggal 22 Februari 2018 di Bandung” sambung dr. Rachim.

Sedangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan, RSUD AWS mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi. Menjadi tempat pendidikan bagi mahasiswa S1 dan profesi, S2, FK, FKM, Farmasi dan Sekolah Tinggi ilmu keperawatan dan Ilmu Kebidanan.

Setelah terakreditasi Paripurna oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), RSUD AWS di tahun 2018 ini sedang berproses untuk meraih akreditasi standar internasional Joint Commission International (JCI). Oleh karena itu, peningkatan pelayanan terus dilakukan tanpa henti, salah satunya penetapan beberapa layanan unggulan RSUD AWS yang melibatkan banyak inovasi dalam pelayanannya.

Pertama, pelayanan jantung terpadu memiliki unggulan dalam kateterisasi jantung, bedah jantung terbuka dan layanan aritmia jantung. Pada layanan jantung, RSUD AWS mendatangkan dokter ahli Kennichiro Shimoji dari RS Seiseikai Utsonomiya Tochigi-Jepang sebagai mentor untuk metode IVUS dan Rotablator dimana AWS menjadi rumah sakit pertama di Kalimantan yang menggunakannya. Sejak Februari 2016 dan menjadikan RSUD AWS sebagai RS di luar Jawa yang paling aktif melakukan bedah jantung terbuka.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang kedokteran memberikan dampak yang positif pada proses terapi dari beberapa penyakit. Operasi Minimal Invasif pada Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah telah dilakukan di RSUD AWS.

Urologi sebagai layanan unggulan kedua. RSUD AWS memiliki ruang terlengkap dan alat yang tercanggih di Indonesia. Menjadi rujukan kasus urologi (dari wilayah Kalimantan, Sulawesi dan beberapa dari Jawa) dimana saat ini untuk operasi batu saluran kemih sudah dilakukan tanpa irisan. Salah alat canggih bidang urologi yang dimiliki aws adalah Holmium Laser Lumenis 100watt merupakan satu laser terbaik dan terkuat di dunia, di Indonesia sejauh ini hanya ada 3 yaitu di Malang, Samarinda dan Semarang.

Layanan unggulan ketiga yakni stroke center sebagai pusat pelayanan stroke dan pasca stroke dalam satu gedung terpadu. Stroke Centre ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang untuk pasien pada proses pemulihan pasca stroke antara lain terapi wicara, occupasional therapy, fisioterapi, gymnasium, dan kolam renang. Stroke Centre ini akan memberikan pelayanan secara komprehensif dan berkesinambungan dengan kolaborasi dokter spesialis dan menjadi pusat layanan pasca stroke yang terlengkap di Kalimantan.

Dr. Rachim menegaskan bahwa kini RSUD AWS menjadi rujukan nasional pelayanan kanker. Terdapat 4 inovasi utama dalam pelayanan kanker yaitu tersedianya Unit Kemoterapi, Pembedahan, Instalasi Radioterapi dan Instalasi Kedokteran Nuklir.  RSUD AWS sejak Bulan juni 2016 menambah layanan Radioterapi untuk kasus-kasus kanker dimana dulu pasien jika perlu radioterapi harus dirujuk ke luar daerah, saat ini sudah bias dilakukan di RSUD AWS. Saat ini, antrian sudah mencapai 3 bulan dengan asal pasien bukan hanya Kaltim, tetapi dari Sulawesi dan sebagian pulau Jawa.

Dr. Rachim mengakhiri presentasinya dengan mengajak para peserta kunjungan untuk membantu menginformasikan kepada teman-teman dan keluarga, bahwa sekarang RSUD AWS sudah memiliki pelayanan yang lebih lengkap, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke luar Kaltim atau ke luar negeri.  Acara kunjungan ditutup dengan foto bersama dan menyerahkan cinderamata RSUD AWS kepada Ketua Kelas Peserta Pelatihan dan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan VI. (kdv/drs/hms)

Tidak Ada File.

Kerja Sehat dan Selamat di Kamar Operasi

Kerja Sehat dan Selamat di Kamar Operasi

Berdasarkan Kepmenkes RI No:1087/MENKES/SK/VIII/2010 Tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit perlu mendapat perhatian serius dalam upaya melindungi kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkan oleh proses pelayanan kesehatan, maupun keberadaan sarana, prasarana, obat-obatan dan logistik lainnya yang ada di lingkungan Rumah Sakit sehingga tidak menimbulkan kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan kedaruratan termasuk kebakaran dan bencana yang berdampak pada pekerja Rumah Sakit, pasien, pengunjung dan masyarakat di sekitarnya.

Oleh sebab itu, Instalasi K3 RSUD Abdul Wahab Sjahranie memiliki agenda sosialisasi ke instalasi dan unit yang berada di RSUD AWS. Pada Rabu (16/05) Sosialisasi dilakukan di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD AWS. Sejumlah 70 orang yang terdiri dari tenaga medis dan non medis yang bertugas di IBS mengikuti sosialisasi K3.

Dr. Putri Tresnasari, Sp.Ok sebagai Kepala Instalasi K3 RSUD AWS sekaligus pembicara dalam sosialisasi menyampaikan 6 (enam) program K3RS yaitu Pemantauan dan Evaluasi Kesehatan Lingkungan Tempat Kerja, Pelayanan Kesehatan Kerja, Pelayanan Keselamatan Kerja, Pengembangan Program Pemeliharaan Pengelolaan Limbah Padat, Cair dan Gas, Pengelolaan Jasa Bahan Beracun Berbahaya, dan Pengembangan Manajemen Tanggap Darurat. Pentingnya mengidentifkasi resiko dari segi bahaya potensial, lokasi dan pekerja yang paling beresiko. Dr. Putri menjelaskan bahwa dari segi bahaya potensial diindentifikasi berdasarkan fisik, kimia, biologik dan ergonomik. 

Dr. Putri juga mengingatkan untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para tenaga medis dan non medis yang bertugas di Instalasi Bedah Sentral. APD lengkap dapat melindungi bagian kepala, mata, wajah, telinga, pernapasan (hidung), tangan, tubuh dan kaki. Dalam sosialisasi memberi kesempatan petugas medis maupun non medis mempratekkan penggunaan APD. Sosialisasi ini berguna untuk mengingatkan kembali (refresh) standar operasional penggunaan APD dan Spill Kit. Khususnya petugas non medis yaitu cleaning service IBS memperagakan penggunaan spill kit yang baik dan benar, misalnya membersihkan tumpahan cairan atau darah di lantai. 

Pengetahuan tentang simbol B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) ditegaskan kembali. Bahwa B3 adalah zat, bahan kimia, dan biologi, baik dalam bentuk tunggal maupun campuran yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup secara langsung atau tdk langsung yang mempunyai sifat racun, karsinogenik, mutagen, iritatif, dan korosif. Oleh karena itu, pentingnya mengingat dan memberikan simbol B3 pada bahan-bahan beracun dan berbahaya dilingkup IBS. 

Pada sesi tanya jawab berlangsung efektif antara petugas K3 dengan para peserta sosialisasi. Diharapkan seluruh peserta yang hadir dapat memahami materi dan praktek yang dijelaskan terkait kesehatan dan keselamatan kerja di Instalasi Bedah Sentral (IBS). (kdv/drs/hms)   

Tidak Ada File.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman Belajar Manajemen Komunikasi RSUD AWS

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman Belajar Manajemen Komunikasi RSUD AWS

Komunikasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam berinteraksi sosial. Interaksi sosial dapat terjadi dimana saja, seperti ketika seseorang atau sekelompok orang berada di pasar, sekolah, kantor, atau di rumah sakit. Sebagai contoh, rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan yang memiliki kompleksitas kegiatan yang  padat karya, padat sumber daya manusia, padat modal  dan padat teknologi. Komunikasi yang terjalin di rumah sakit otomatis menjadi beragam sumbernya (komunikator) dan penerima pesan (komunikan).

Berdasarkan uraian tersebut, pada Jumat (11/05) rombongan mahasiswa Program Studi (prodi) Ilmu Komunikasi, Universitas Mulawarman melakukan kunjungan belajar ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS). Dalam kunjungan ini, Manajemen Komunikasi dan Kehumasan menjadi pokok bahasan yang ingin dipelajari mahasiswa yang berjumlah 70 orang tersebut. 

Dr. Nurliana Adriari Noor, MARS., sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD AWS menjelaskan bahwa di RSUD AWS termasuk padat Sumber Daya Manusia (SDM), terdapat berbagai unsur bidang atau jenjang pendidikan di rumah sakit. Pegawainya tidak hanya dokter, bidan dan perawat, tetapi ada pegawai dengan pendidikan sarjana ekonomi, manajemen, hukum, komunikasi, komputer, teknik, farmasi dan lain sebagainya. Kami secara bersama bekerja dalam tim sesuai dengan bidang dan profesi di RSUD AWS. 

Komunikasi internal di rumah sakit bisa dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya rapat yang disebut Morning Report (MR) dan rapat penunjang. Rapat MR telah terjadwal setiap hari Senin, Selasa dan Rabu. Sedangkan rapat penunjang dillaksanakan pada setiap hari Jumat. Penyebaran informasi, kebijakan, permasalahan, kendala dan solusi dibahas di dalam rapat-rapat tersebut, karena dihadiri oleh manajemen RSUD AWS dan semua perwakilan masing-masing ruang, unit, maupun instalasi.  

Selain itu, dr. Nana sapaan akrab dr. Nurliana memaparkan komunikasi SBAR yang terjadi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie.  Komunikasi efektif yang digunakan di rumah sakit adalah komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) metode komunikasi ini digunakan pada saat perawat melakukan handover ke pasien. Komunikasi SBAR adalah kerangka teknik komunikasi yang disediakan untuk petugas kesehatan dalam menyampaikan kondisi pasien.

Narasumber kedua adalah dr. Muhamad Febian Satrio sebagai Kepala Unit Humas RSUD AWS menyampaikan terkait tugas pokok dan fungsi dari humas. Humas RSUD AWS terbagi kedalam 5 bagian yakni Sekretariat, Media Kreatif, Pengaduan, Informasi, Protokoler dan Publikasi. Walaupun tupoksinya berbeda, tetap bekerja di dalam tim. Setelah penyampaian presentasi humas, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan peserta kunjungan.

Sesi tanya jawab berlangsung menarik dengan berbagai pertanyaan kritis para mahasiswa dan dosen prodi Ilmu Komunikasi Unmul. Tepat pukul 16.00 wita acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Kehadiran para mahasiswa mengingatkan agar RSUD AWS semakin lebih baik dalam melayani masyarakat dan berkembang tiada henti. (kdv/drs/ry/hms)

Tidak Ada File.

Menteri Kesehatan RI Resmikan Instalasi Kedokteran Nuklir RSUD AWS

Menteri Kesehatan RI Resmikan Instalasi Kedokteran Nuklir RSUD AWS

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM., turut bangga dengan perkembangan pesat fasilitas pelayanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Kunjungan Menteri Kesehatan dalam acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Kalimantan Timur dan Peresmian Instalasi Kedokteran Nuklir pada Selasa (27/03) di Ballroom Rembulan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Oktober 2016 telah menetapkan RSUD AWS sebagai salah satu dari 14 Rumah Sakit Rujukan Nasional di Indonesia.  Upaya peningkatan dan inovasi fasilitas pelayanan dilakukan guna memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat. Sebagai Rumah Sakit Rujukan terutama untuk wilayah Tengah dan Timur Indonesia, maka RSUD AWS akan menerima rujukan dari 4 provinsi yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat. Menurut data pendaftaran pasien, bahkan terdapat pasien yang berasal dari pulau Jawa yang dirujuk ke RSUD AWS, mengingat fasilitas kesehatan yang canggih. 

RSUD AWS sudah memiliki beberapa layanan unggulan yaitu pelayanan jantung terpadu, stroke center, kanker dan urologi. Dalam pelayanan jantung terpadu terdapat dua layanan utama yakni bedah jantung terbuka dan kateterisasi jantung. Salah satu alat terbaru dalam penanganan jantung adalah Intra Vascular Ultra Sound (IVUS) dan Rotablator guna menunjang tatalaksana penyakit jantung koroner dengan plak yang keras. RSUD AWS terus berinovasi dengan dibukanya pelayanan Gangguan Irama Jantung (Aritmia). Data menunjukkan bahwa kasus Aritmia mencapai 35% dari total kasus Jantung di RSUD AWS. Pelayanan Aritmia ini menjadi rujukan untuk wilayah Tengah dan Timur, dan menjadi unggulan nasional karena saat ini sangat sedikit Klinik Aritmia di Indonesia. Pengembangan layanan aritmia ini dengan pendampingan dari RS Jantung Bina Waluya Jakarta.

 Kini RSUD AWS dapat menangani sendiri kasus kanker mulai dari kemoterapi, operasi, radiasi dan ablasi dengan layanan penunjang di Instalasi Radioterapi dan Instalasi Kedokteran Nuklir. RSUD AWS menjadi rumah sakit ke empat dan satu-satunya di luar pulau Jawa yang memiliki Instalasi Kedokteran Nuklir.

Menteri Kesehatan berharap keberadaan RSUD AWS bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dengan tidak berobat keluar negeri. “Kalau dulu mungkin banyak warga Kaltim yang berobat ke negara Singapura dan Malaysia, sekarang harus kita dorong supaya masyarakat sana berobat ke sini” tambahnya. Begitu juga, dukungan yang selalu diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Gubernur Awang Faroek Ishak. Beliau mengatakan bahwa pemprov Kaltim sangat serius dan peduli dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kaltim. 

Dalam sambutannya, Pemimpin RSUD AWS dr. Rachim Dinata Marsidi, Sp.B., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI, Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM dan Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Awang Faroek Ishak atas dukungan yang tidak henti-hentinya selama ini sehingga RSUD AWS bisa lebih maju dan dapat melayani masyarakat dari berbagai daerah, khususnya wilayah Tengah dan Timur Indonesia. 

Dalam rangkaian acaranya, Menteri Kesehatan meresmikan fasilitas layanan Instalasi Kedokteran Nuklir, pelayanan Aritmia, Rumah Sakit Tipe D Sangkulirang dan Gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan Samarinda, serta menyaksikan penandatanganan MOU Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan RS. Dharmais. Kemudian acara dilanjut dengan talk show yang membahas program kesehatan kementerian kesehatan dan isu permasalahan kesehatan yang terjadi di provinsi Kalimantan Timur. (kdv/drs/drn/hms)

Tidak Ada File.

Klinik Kedokteran Okupasi RSUD AWS Siap Melayani

Klinik Kedokteran Okupasi RSUD AWS Siap Melayani

Klinik Kedokteran Okupasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie siap melayani masyarakat di Kalimantan Timur. Klinik Kedokteran Okupasi melakukan intervensi kesehatan yang ditujukan kepada para pekerja dan lingkungan kerjanya, yang bersifat pencegahan primer (health promotion, specific protection), sekunder (early detection and prompt treatment), dan tersier (disability limitation, rehabilitation, prevention of premature death). Kedokteran okupasi atau kedokteran kerja juga dikenal dengan nama Occupational Health Medicine.

Klinik Okupasi berada di Gedung Poliklinik Spesialis Blok B Lantai 1 RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan Poliklinik Eksekutif Sakura Gedung Pavilliun AWS. Sebagai seorang Spesialis Kedokteran Okupasi, dr Putri Tresnasari, Sp.Ok siap melayani pada setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 – 16.00 WITA.

Kedokteran Okupasi melakukan penilaian tentang berbagai risiko dan bahaya (hazard) di tempat kerja bagi kesehatan pekerja, dan menerapkan upaya pencegahan penyakit dan cidera, serta meningkatkan kesehatan populasi pekerja. Dokter Okupasi melakukan upaya menurunkan risiko, mencegah terjadinya penyakit dan cedera akibat kerja, dengan menerapkan Penerapan Pengendalian Risiko melalui Manajemen Risiko. 

Menurut dr. Putri, pelayanan dari Klinik Kedokteran Okupasi terdiri berdasarkan 4 (empat) jenis tindakan medik rawat jalan yaitu kecil, sedang, besar dan khusus. Pada jenis tindakan medik kecil meliputi: Medical Check Up pekerja (Pra Kerja, Berkala, Khusus dan Pra Pensiun), Interpretasi pemeriksaan penunjang  (logam berat, pelarut organik, fiber dan debu), Interpretasi pemeriksaan biomonitoring (logam berat, pelarut organik, fiber dan debu). Jenis tindakan medik sedang terdiri dari pemeriksaan fisik dan reviewer medical check up pekerja,spirometry kedokteran okupasi, audiometri kedokteran okupasi, ILO radiografi, penilaian status kesehatan kerja, penerbitan sertifikat laik, spirometri interpretasi, audiometri interpretasi, dan ILO radiografi interpretasi.

Pada jenis tindakan besar, pelayanan kedokteran okupasi meliputi kasus rujukan maupun non rujukan, yang terdiri dari konsultasi awal maksimal 5 (lima) kasus, diagnosis okupasi dan terapi, fit for workreturn to work, dan kompensasi kerja/kecacatan kerja. Pada tindakan khusus terdapat 12 pelayanan yaitu perencanaan kegiatan sesuai risiko pekerjaan, analisis dan laporan sebagai konsultan kedokteran kerja dalam program K3, presentasi hasil program K3, perencanaan program K3, Pelaksanaan (walk through survey, health risk assessment), evaluasi program kerja K3, tatalaksana evakuasi medik, tatalaksana industrial disasterhigh risk, penyuluhan/edukasi dengan target pekerja, manajemen, dan target tenaga kesehatan dan K3 lingkungan. (kdv/drs/ry/hms)   

Tidak Ada File.

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)

Maraknya pengungkapan kasus-kasus korupsi yang terjadi Indonesia, membuat setiap kepala daerah dan lembaga negara maupun pemerintahan daerah ingin terhindar dari tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lembaganya. Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, Presiden Republik Indonesia berdasarkan Inpres Nomor 17 Tahun 2011 menginstruksikan kepada para menteri dan kepala lembaga negara serta kepala daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi Tahun 2012, dengan merujuk pada Prioritas Pembangunan Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2012. Salah satu strateginya adalah “Strategi Pencegahan”.

Salah satu wujud nyata dari strategi pencegahan tersebut adalah membangun Zona Integritas (ZI). Zona Integritas merupakan sebutan atau predikat yang diberikan kepada Kepala Daerah atau Lembaga negara dan Pemerintah daerah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. 

RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebagai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut mengambil bagian dalam membangun Zona Integritas (ZI). Bentuk nyatanya adalah dengan dibentuknya tim kerja pembangunan Zona integritas di lingkungan RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Menurut Pemimpin BLUD RSUD AbduI Wahab Sjahranie, dr. Rachim Dinata Marsidi, Sp.B., M.Kes, bertekad kuat akan berusaha merealisasikan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie dalam waktu enam (6) bulan. 

Sedangkan dalam prosesnya, Tim Zona Integritas RSUD Abdul Wahab Sjahranie harus memenuhi indikator WBK. Menuju WBK merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Saat ini, persiapan telah tampak pada proses pembentukan tim Whistle Blowing System dan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG). Nantinya di website RSUD Abdul Wahab Sjahranie akan ada aplikasi Whistle Blowing System. Whistle Blowing System adalah sistem pelaporan pelanggaran yang memungkinkan setiap orang untuk melaporkan adanya dugaan tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan RSUD Abdul Wahab Sjahranie dapat menjamin kerahasiaan serta melindungi pelapor.

Pengaduan yang diperoleh dari mekanisme pelanggaran Whistle Blowing System ini akan mendapatkan perhatian dan tindak lanjut, termasuk juga pengenaan hukuman yang tepat agar memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran dan juga bagi mereka yang berniat melakukan pelanggaran. (kdv/drs/ry/hms)

Tidak Ada File.

Semangati Pasien Kanker, Unit PKRS Ajak Komunitas "Road Show" di RSUD AWS

Semangati Pasien Kanker, Unit PKRS Ajak Komunitas "Road Show" di RSUD AWS

Kepedulian merupakan sikap memperhatikan dan memahami orang lain dan sesama. Sikap peduli dapat ditunjukkan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah kegiatan yang diadakan oleh Unit Promosi Kesehatan (PKRS) RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Bersama Komunitas Support Kanker, Sadari Foundation dan relawan lainnya, Unit PKRS RSUD AWS mengadakan road show berkeliling unit-unit pelayanan di RSUD AWS pada Senin (05/01). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada penyintas kanker yang sedang menjalani pengobatan. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada 04 Februari 2018. Sejak pukul 08.00 wita para peserta berkumpul untuk membagikan souvenir berupa botol minum yang bertuliskan kata-kata motivasi di Klinik Onkologi, Instalasi Radioterapi, dan Ruang Kemoterapi. Sebanyak 30 orang yang terdiri dari para relawan yang peduli kanker memberikan dukungan kepada pasien kanker di Unit Kemoterapi, turut hadir dr. Zainal Abidin, Sp.B(K)Onk sebagai spesialis bedah tumor (onkologi).

Satu hari sebelumnya, Unit PKRS RSUD AWS bersama beberapa komunitas kanker mengadakan pertemuan dengan tema Kopdar dan Ngobrol Bareng Wahyu Nhira Utami, M.Psi (Psikologis Klinis Bagi Pasien Kanker). kdv/drs/ry/hms  

Tidak Ada File.

Kedokteran Nuklir RSUD AWS Siap Melayani Pasien

Kedokteran Nuklir RSUD AWS Siap Melayani Pasien

Tanggal 15 Januari 2018 menjadi hari pertama beroperasinya Instalasi Kedokteran Nuklir RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Adalah lima orang pasien yang tengah menjalani perawatan di rawat inap menjadi pasien pertama yang menggunakan fasilitas di Kedokteran Nuklir.

dr. Habusari Hapkido, Sp.KN sebagai Kepala Instalasi sekaligus Spesialis Kedokteran Nuklir di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, mengatakan bahwa kedokteran nuklir merupakan suatu spesialis kedokteran yang menggunakan energi radiasi terbuka dari inti nuklir untuk menilai fungsi suatu organ, mendiagnosa dan mengobati penyakit.

Pada prosedur diagnostik di Kedokteran Nuklir, sinar gamma digunakan karena memiliki jarak penetrasi ruang panjang, sehingga dapat menembus jaringan tubuh manusia yang akan direkam distribusinya di dalam tubuh dengan menggunakan kamera yang disebut kamera gamma. Alat kamera gamma tidak menghasilkan radiasi, tetapi yang memancarkan radiasi adalah pasien itu sendiri yang berasal dari obat yang diberikan. Obat radioaktif yang digunakan adalah dengan dosis radioaktivitas yang sangat rendah untuk mendapatkan tingkat akrasi yang tinggi atau yang disebut ALARA (As Low As Achievable) “sambung dr. Kido, sapaan akrab beliau. 

Pemeriksaan kedokteran nuklir banyak membantu dalam menunjang diagnosis berbagai penyakit. Seperti pada jantung dapat dilakukan pemeriksaan Sidik Perfusi Miokard (SPM) untuk mengetahui gangguan aliran darah otot jantung yang membantu dalam penegakkan penyakit jantung koroner dan infark miokard. Juga pemeriksaan Multigated Heart Blood Pool Scan (MUGA) guna menilai fraksi ejeksi ventrikel kiri jantung. Sidik Kelenjar Gondok (SKG) dan Uji Uptake Tiroid untuk mengetahui fungsi dan kelainan / patologis kelenjar gondok/tiroid. Mengevaluasi fungsi ekskresi (filtrasi), reabsorbsi serta eksresi ginjal menggunakan Pemeriksaan Laju Filtrasi Glomerulus (GFR) dan Pemeriksaan Renografi. Ada pula Pemeriksaan Sidik Tulang (Bone Scan) yang dapat memperlihatkan metastase (penyebaran) kanker pada tulang serta dapat mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada tulang-tulang di tubuh, dan masih banyak lagi yang dapat diperoleh dari diagnosis dengan penerapan teknologi kedokteran nuklir yang pada saat ini berkembang pesat. Kurang lebih terdapat 35 jenis pelayanan diagnostik rawat jalan.

Sedangkan untuk elayanan terapi Kedokteran Nuklir dapat membantu pasien karsinoma tiroid pasca operasi pengangkatan kelenjar gondok/tiroid dengan mengablasi/menghancurkan sisa-sisa kanker dan mencegah kekambuhan kembali dengan tingkat keberhasilan mencapai 90%. Pasien hipertiroid dan Grave’s Disease juga dapat diterapi menggunakan Iodium-131. Serta Terapi Paliatif untuk nyeri tulang akibat metastasis menggunakan Samarium-153 sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Dengan semakin berkembangnya kedokteran nuklir ini, yang dapat mendeteksi awal dari suatu penyakit, bahkan sebelum kelainan anatomi atau keluhan dari pasien muncul sehingga pemberian terapi dapat lebih spesifik hanya pada organ yang ditarget tanpa memberikan dampak yang buruk pada organ lain yang bukan target dari terapi. Semakin awal suatu penyakit dapat terdeteksi maka semakin cepat jenis terapi yang tepat dapat direncanakan, sehingga memperbesar peluang untuk sembuh.

Saat ini fasilitas yang tersedia di RSUD AW Sjahranie adalah Kamera Gamma SPECT serta 8 kamar Ruang Isolasi Radio Aktif (RIRA). Untuk pengembangan kedepannya akan bertambah fasilitas PET-CT yang dapat mendeteksi kanker lebih dini.

Saat ini di Indonesia hanya tiga kota yang rumah sakitnya memiliki instalasi Kedokteran Nuklir yaitu Jakarta, Bandung, dan Semarang. Saat ini, RSUD AWS menjadi rumah sakit ke empat dan satu-satunya di luar pulau Jawa yang memiliki Instalasi Kedokteran Nuklir.  Waktu operasional Kedokteran Nuklir setiap hari Senin hingga Jumat pukul 07.30 – 16.00 WITA. Syarat pendaftaran yang perlu diperhatikan adalah rujukan dari dokter spesialis, fotokopi kartu BPJS/KIS (jika pasien JKN), Hasil pemeriksaan Patologi Anatomi, Foto Rontgen dan hasil Laboratorium. Informasi lebih lanjut terkait Pelayanan di Instalasi Kedokteran Nuklir RSUD AWS dapat menghubungi 0541-738118 (ext. 441) dan 081348112214. (kdv/ry/drs/hms)

Tidak Ada File.

RSUD AWS Telah Terakreditasi Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama

RSUD AWS Telah Terakreditasi Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama

Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1069/MENKES/SK/XI/2008 tentang Pedoman Klasifikasi dan Standar Rumah Sakit Pendidikan, dikatakan bahwa rumah sakit yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan program pendidikan profesi dokter dan dokter spesialis memenuhi persyaratan, perlu menetapkan pedoman klasifikasi dan standar Rumah Sakit Pendidikan.

Menurut Dirjen Dikti Tahun 2002, salah satu persyaratan Pendidikan Kedokteran adalah tersedianya rumah sakit utama pendidikan kedokteran dalam jaringan lahan praktek yang kelayakannya dinilai oleh pakar pendidikan kedokteran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan dalam Panduan Pendidikan Kedokteran. Penetapan rumah sakit Pendidikan di Indonesia secara resmi dimulai dengan ditetapkannya pembagian tugas, tanggung jawab, dan penetapan prosedur sebagai rumah sakit pemerintah yang digunakan untuk pendidikan kedokteran.

Di Kalimantan Timur, RSUD Abdul Wahab Sjahranie merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi. Selama ini RSUD Abdul Wahab Sjahranie telah menerima peserta didik atau mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Kota Samarinda. Oleh karena itu, dirasa perlu RSUD Abdul Wahab Sjahranie memenuhi standar-standar tempat pelaksanaan program pendidikan profesi dokter dan dokter spesialis sebagai rumah sakit pendidikan.

Sejak 2017 Komite Kordinasi Pendidikan RSUD AWS bersama Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman bekerja keras untuk memenuhi elemen penilaian berdasarkan standar yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan RI. Pada 03 Januari 2018, sesuai dengan Keputusan  Menteri Kesehatan Nomor : HK.02.02/I/0023/2018 tentang Penetapan RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul). Sertifikat rumah sakit pendidikan diberikan sebagai pengakuan bahwa RSUD Abdul Wahab Sjahranie telah memenuhi Standar Rumah Sakit Pendidikan dengan masa berlaku selama 3 tahun.

Pada Jumat (26/01) dr. Rachim menyerahkan sertifikat rumah sakit pendidikan kepada dr. H.M Darwis, Sp.KK sebagai Ketua Komite Koordinasi Pendidikan RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Pada kesempatan tersebut, dr. Rachim menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan RSUD AWS meraih sertifikat akreditasi rumah pendidikan. Berharap ke depannnya bisa terus mempertahankan dan mengembangkan RSUD AWS menjadi lebih baik. Turut hadir Wakil Dekan I dari Fakultas Kedokteran Unmul, drg. Fery dan dr. Emil B. Moerad, Sp.P. Penyerahan sertifikat ini dilanjutkan dengan acara syukuran dan doa bersama manajemen RSUD AWS. (kdv/drs/hms)

 

Tidak Ada File.

Pemeriksaan Kesehatan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018

Pemeriksaan Kesehatan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018

Rangkaian persiapan gelaran Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) telah dimulai. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 171 daerah di Indonesia yang terdiri dari 17 Provinsi, 115 Kabupaten, dan 39 Kota mengikuti Pilkada. Salah satunya di Provinsi Kalimantan Timur, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur terdapat 4 (Empat) pasang calon resmi yaitu Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat, Rusmadi Wongso dan Safaruddin, Andi Sofyan Hasdam dan Nusyirwan Ismail, Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

Pada Kamis (11/01) ketiga pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika di Medical Check Up (MCU) RSUD Abdul Wahab Sjahranie, pasangan Rusmadi dan Safaruddin dilakukan pemeriksaan sehari setelahnya. Tepat pukul 07.00 WITA persiapan telah dilakukan para pegawai MCU RSUD AWS.

Pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2018 dilaksanakan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie sesuai dengan Surat Keputusan KPU No. 231/PL.03.1-Kpt/06/KPU/XXI/2017 tentang Petunjuk Teknis Standar Kemampuan Jasmani, Rohani dan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

dr. Rachim Dinata Marsidi, Sp.B sebagai Ketua Tim Pengarah menyatakan bahwa sesuai dengan Petunjuk Teknis tersebut, disebutkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan dilakukan di rumah sakit kelas A. Oleh karena itu sebagai Rumah Sakit Kelas A RSUD Abdul Wahab Sjahranie ditunjuk sebagai pelaksana pemeriksaan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Timur, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur.

Pemeriksaan kesehatan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur dilakukan selama 2 hari, meliputi pemeriksaan klinis (jasmani), psikiatri dan penyalahgunaan narkotika. Sedangkan pemeriksaan Psikologi dilaksanakan pada 11 Januari 2018. Hasil pemeriksaan akan dibahas oleh tim Pemeriksa dan akan dibuat kesimpulan pada rapat pleno tanggal 16 Januari 2018 dan hasilnya akan diserahkan kepada KPU Provinsi Kalimantan Timur. (kdv/drn/drs/hms) 

Tidak Ada File.

Satu Tahun Terakreditasi Paripurna, RSUD AWS Siap Survei Verifikasi I Oleh KARS

Satu Tahun Terakreditasi Paripurna, RSUD AWS Siap Survei Verifikasi I Oleh KARS

Tepat satu tahun yang lalu, RSUD Abdul Wahab Sjahranie berhasil meraih sertifikat Paripurna oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit). Seluruh pegawai sejak satu tahun telah mempersiapkan Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS), terutama Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi RSUD AWS.  Tentu tidak hanya pokja, tetapi seluruh unit, instalasi maupun Manajemen RSUD AWS turut serta dalam perbaikan strategis demi mempertahankan status Paripurna.

Sebanyak 15 Kelompok Kerja (Pokja) yang hadir pada survei verifikasi tersebut, yaitu Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Millenium Development Goal’s (MDG’s), Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK), Assesmen Pasien (AP), Pelayanan Pasien (PP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Manajemen Penggunaan Obat (MPO), Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tata Kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan (TKP), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK).  

Survei Verifikasi Kars Pertama dilakukan pada Senin, 08 Januari 2017 dengan agenda pemeriksaan dokumen PPS oleh kedua Tim Surveyor Kars yakni dr. Daniel Budi Wibowo, M.Kes  dan  Ns. Rosa Dwi Sahati, S. Kep, MARS. Acara ini dibuka dengan yel yel penyemangat yang dikumandangkan seluruh pegawai RSUD AWS yang hadir pada acara pembukaan survey verifikasi akreditasi pertama “RSUD AWS Yes 2x… Rumah Sakit Jelek No Way 2x … Paripurna Pasti Bisa 2x…”. 

Dalam pembukaannya Pemimpin BLUD RSUD Abdul Wahab Sjahranie, dr. Rachim Dinata Marsidi, Sp.B menyampaikan bahwa semua pokja mendapat rekomendasi pada Survei Akreditasi yang dilakukan Bulan Desember 2016, dan memiliki kewajiban untuk membuat Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS). Beliau juga menjelaskan rekomendasi masing-masing pokja satu per satu di hadapan Surveyor KARS.   

Kemudian pada Selasa, 09 Januari 2017 dilanjutkan dengan agenda telusur ke unit-unit dan instalasi untuk memverifikasi implementasi dari dokumen PPS tersebut. Telusur ini bertujuan untuk melihat perbaikan-perbaikan dalam penerapan pelayanan di RSUD AWS sesuai atau belum tepat dengan Standar Akreditasi Kars versi 2012.

Pada akhir survei, ditutup dengan pemaparan para surveyor pada exit conference sebagai kesimpulan selama dua hari verifikasi akreditasi pertama di RSUD AWS guna perbaikan pelayanan rumah sakit di masa depan. Menariknya, dr. Daniel menutup dengan kalimat pantun berbunyi “Sungai Mahakam Lewat Samarinda, Ikan Pesut Berenang di sana, Akreditasi Paripurna Harus Dijaga, Semua Staf Harus Taat Atasannya … Makan Nasi Lauknya Satai, Lebih Enak Bakmi Kuah Kari, Survei Verifikasi Sudah Selesai, Saya Pamit Mohon Diri … Ada Katak Dalam Peti, Pohon Mangga Di tepi Kali, Salahkata Jangan Masuk di Hati, Mohon Maaf Seribu Kali. (kdv/drs/hms)

Tidak Ada File.

Serba Ada Di Samarinda

Serba Ada Di Samarinda

Oleh: Dahlan Iskan

Saya video kamar VIP istri saya. Saya kirimkan ke teman saya. Yang di Singapura. Juga yang di Tiongkok. “Benarkah itu rumah sakit di Samarinda?,” ujar mereka.

Keduanya pernah ke Samarinda. Hampir sepuluh tahun lalu. Saat Samarinda masih gelap: sering mati lampu.

”Kelihatannya lebih bagus dari kamar Anda di RS Singapura itu,” ujar teman saya yang Singapura. Dalam bahasa Inggris.

”Hahaha…lebih bagus dari kamar Anda di lantai 10 RS Tianjin …” komentar teman Tiongkok saya. Dalam bahasa Mandarin.

”Padahal tarifnya hanya 25 persennya,” jawab saya. Dengan kepala membesar.

Maka tidak menyesal saya membatalkan ini: membawa istri ke Singapura. Meski sudah terlanjur bikin janji dengan dokter di sana.

Tentu dunia kedokteran tidak boleh hanya adu penampilan fisiknya. Kualitas layanannya ikut menentukan. Juga peralatannya. Dan yang utama kualitas medikalnya.

Saya tentu tidak ingin memperjudikan istri saya. Sekedar untuk kebanggaan kampung halaman. Begitu tiba di RS Wahab Syachrani ini saya kelilingi fasilitasnya. Saya kuat-kuatkan kaki saya. Rumah sakit ini tanahnya 33 ha.

Ternyata memang jauh di atas bayangan saya: kamar operasinya 26! Rumah sakit di daerah yang dulu begitu terpencil punya OK begitu banyaknya. Dengan AC sentral.

Sudah mampu pula melakukan operasi jantung: tiap hari. Punya MRI. Punya CT scan yang 126 slice. Coba tanya di kota Anda: siapa yang punya 126 slice. Masih ada dua lagi yang di bawah itu.

Untuk kanker pun sudah punya petscan. Hanya ada empat rumah sakit di Indonesia yang memiliki petscan. Kota sebesar Surabaya pun belum punya. Bahkan belum ada rencana punya. Baru sebatas ingin punya.

Dengan petscan itu benih kanker sekecil 2 mm pun sudah bisa dideteksi. Sedangkan untuk terapinya jangan kaget: sudah punya radio nuklir. Pasien yang terkena kanker teroid diterapi radio nuklir. Lalu dimasukkan ruang isolasi selama tiga hari.

Ruang ini sangat khusus: terisolasi dari radiasi nuklir. Pembuatan ruangnya harus atas pengawasan Bapeten: badan yang bertanggung jawab untuk keamanan nuklir.

Penggunaannya juga harus seijin Bapeten. RS Wahab Syachrani Samarinda ini punya enam ruang isolasi seperti itu. Enam. Edan.

Saya pun mantap: menyerahkan istri saya pada tim dokter di kampung kelahiran istri saya itu. Yang sudah 40 tahun ditinggalkannya itu.

Saya pun berdiskusi dengan tim dokternya: dokter Boyke Soebhali, dokter Kuntjoro Yakti, dokter Satria Sewu, dokter Moh Furqon dan dokter Teddy Ferdinand Indrasutanto. Juga melihat alat yang bernama FURS: pencari posisi batu ginjal yang bisa fleksibel. Bisa belok-belok mencari di slempitan mana batu itu berada.

Dokter Rachim Dinata, sang kepala rumah sakit, hadir: memperkenalkan dokter-dokter itu. Lalu menyilahkan kami diskusi sendiri. Rachim Dinatalah di balik semua prestasi itu. Ia dokter ahli bedah. Lulusan Universitas Padjadjaran Bandung. Kini dokter Rachim telah membalik dunia: dari kuno ke modern.

Tidak hanya alat dan fisiknya. Tapi juga sistem dan SDM-nya.

Penghasilan dokter di rumah sakit ini empat kali lipat dari penghasilan dokter di rumah sakit kota saya. Dokter Rachim menyebutkan angka-angkanya. Tapi biarlah imajinasi menuliskan angkanya sendiri.

Dokter Rachim menerapkan sistem prestasi. Di atas hirarkhi. Di atas senioritas. Di atas penampilan fisik.

Dokter Boyke misalnya: lebih bertampang rocker daripada dokter. Rambutnya dibiarkan gondrong. Celananya jean. Bawaannya ransel. Mainannya gitar.

Suatu saat pasien yang sok terdidik bertanya padanya: apakah ia mahasiswa yang lagi magang. Si pasien terperanjat ketika akhirnya tahu: yang ditanya itu adalah dokter spesialis urologi.

”Ada empat dokter yang gondrong di sini,” ujar dr Nurliana Andriati Noor. ”Yang penting kegondrongannya tidak menganggu kerja dokternya,” tambah dokter  Nana.

Di akhir diskusi saya putuskan: saya serahkan istri saya kepada tim dokter. Lakukan apa pun yang terbaik menurut dokter. Saya tandatangani dua pernyataan: setuju dibius total dan setuju dilakukan operasi. Jadwal ditetapkan: keesokan harinya. Jam 9 pagi.

Istri saya pernah operasi syaraf tulang belakang. Akibat HNP, 20 tahun lalu. Saya diajak Prof Hafidz Surabaya untuk ikut masuk ruang operasi. Tiga tahun lalu istri saya operasi ganti lutut. Saya diajak dokter Dwikora Surabaya ikut masuk ruang operasi. Kemarin, saya diajak dokter Boyke masuk ruang operasi.

Saya pun bisa melihat bagaimana FURS masuk ke ginjal. Lalu dibelok-belokkan. Memasuki ruang-ruang yang ada di dalam ginjal. Mencari di mana batu itu sembunyi.

Ketemu: satu batu. Lalu FURS itu diajak menjelajah ruang-ruang lain dalam ginjal. Ketemu: satu lagi. Lebih besar. Total: dua batu.

Yang satu batu lagi sudah dikeluarkan di Surabaya dua minggu lalu. Yang posisinya sudah di saluran kencing. Yang sudah bernanah. Yang menyebarkan infeksi ke seluruh tubuh. Yang membuat istri saya koma. Yang memaksa saya mendadak pulang dari Amerika.

Dokter Boyke terus menggerakkan alatnya. Diiringi lagu-lagu barat. Yang ia setel dari stock yang ada di HP-nya.

Anak ‘wedok’ saya, Isna Fitriana, mendekatkan mulutnya ke telinga saya. ”Wow… kegemaran dokter Boyke rupanya sama dengan saya: lagu-lagu Bon Jovi,” bisik anak wedok saya itu.

Ternyata dokter Boyke juga seperti anak saya itu: gemar bersepeda. Bahkan sepedanya sama: merk Wdnsdy. Baca: Wednesday. Yang diproduksi oleh Azrul Ananda. Anak sulung saya.

Oleh dokter Boyke batu yang lebih kecil itu diusik. Dipindahkan dari tempatnya. Dijadikan satu dengan batu yang lebih besar. Saya pikir mau dihancurkan bersamaan. Ternyata tidak. Hanya dibandingkan ukurannya. Lalu batu yang lebih kecil dimasukkan jaring. Yang dipasang di ujung alatnya. Jaring ditarik.

Ternyata ukuran batu itu lebih kecil dari saluran air kencing. Maka batu pun  dikeluarkan. Tidak dihancurkan.

Yang besar pun kemudian dijaring. Dicoba ditarik. Ternyata lebih besar dari saluran kencing. Maka batu itu dikembalikan lagi ke tempat asalnya: akan ditembak dengan laser.

Saya pikir batu itu akan langsung hancur saat dilaser. Ternyata laser itu hanya mencuil-cuil batu. Maka lasernya terus ditembakkan. Ratusan cuilan terlepas dari batu. Lama-lama batunya tinggal secuil. Menembaknya kian sulit. Cuilan terakhir itu lari-lari. Terbawa arus air yang disemprotkan: untuk mendinginkan bagian ginjal di sekitar laser yang sangat panas.

Selesai. Satu jam persis.

Peralatan terkait FURS dan laser di ruang operasi

 

Cuilan-cuilan batu itu ukurannya sebutir pasir. Akan keluar bersama air kencing.
Satu jam kemudian istri saya sudah kembali di kamar yang lebih baik dari lantai 10 RS Tianjin tadi.

”Saya ingin lihat batunya,” ujar istri saya. Maka saya serahkan batu yang tidak dihancurkan tadi. Juga satu cuilan batu sebesar pasir hasil tembakan laser.

Istri saya memang sempat berharap dokter Boyke kecele: tidak menemukan batunya. Mengapa? Dua hari sebelumnya istri saya merebus kelapa hijau muda. Lalu meminum airnya. Keesokan harinya dia rebus lagi kelapa hijau muda. Diminum lagi.

Dengan cara itu dia harapkan batu bisa keluar sendiri. Seperti yang banyak dishare di media sosial.

Ternyata fakultas kedokteran  tidak bisa digantikan kelapa hijau rebus.(dis)

Foto atas: tim dokter RS WAHAB Syahranie Samarinda melakukan operasi istri saya.

Sumber : http://disway.id/serba-ada-di-samarinda/

Tidak Ada File.

Batu Ginjal Di Tangan Boyke

Batu Ginjal Di Tangan Boyke

Oleh: Dahlan Iskan

Istri saya punya masalah: posisi batu di ginjalnya sulit diambil. Harus dengan alat istimewa. Adanya di Amerika, Jerman, Jepang atau Samarinda.

Batu itu bisa saja diambil dengan cara dibedah. Tapi, kalau bisa, dihindari. Apalagi istri saya punya kebun tebu, eh, pabrik gula: di pangkreasnya.
Alat yang mirip itu ada juga di Surabya. Atau Jakarta. Tapi typenya bukan yang fleksibel. Yang bisa belok. Yang bisa mengarah ke lokasi batu. Yang nylempit sekali pun.

Di Samarinda? ”Benar. Samarinda. Satu-satunya di Indonesia,” ujar seorang ahli urologi di Surabaya.

Sebenarnya kini sudah ada kota lain yang juga punya. Seperti Jakarta, Denpasar dan Balikpapan. Tapi saya pilih yang ke pelopornya.
Dada saya seperti mau pecah. Membusung. Mendadak bangga. Bangga sekali: kota tempat saya tumbuh itu masuk dalam peta dunia. Dunia kedokteran. Apalagi istri saya. Yang kelahiran Samarinda. Seperti tidak percaya.

Maka saya batalkan rencana ke Singapura. Lebih baik ke Samarinda. Sambil pulang kampung. Kan saya juga belum ke makam mertua wanita. Yang ketika meninggal saya absen. Saya baru kena aorta dissection.

Saya hubungi dokter ahli di sana. Yang dikenal jago. Dalam mengoperasikan alat modern itu. Namanya: dokter Boyke Subali. Umur 43 tahun. Lahir: Samarinda. Ibunya Batak. Bapaknya seperti saya: penggemar wayang kulit. Sampai anaknya diberi nama belakang tokoh wayang: Subali.

Setamat SMAN 1 Samarinda Boyke melanjutkan ke kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Spesialisasinya: urologi.
Kini dokter Boyke lagi mengambil S3. Di Erasmus University di Rotterdam.

Mengapa alat itu adanya hanya di Samarinda?

”Boss saya itu seorang dokter yang visioner,” ujar Boyke. Nama bossnya itu: dokter Rahim Dinata. Kepala RSUD A.W. Syachranie Samarinda itulah yang progresif. Ia ahli bedah. Selalu ingin yang terdepan. Prestasinya hebat. Sebetulnya dr Rahim sudah pensiun. Tidak boleh menjabat lagi. Tapi begitu pensiun tetap diangkat lagi. Menjadi orang swasta. Yang memimpin rumah sakit pemerintah. Karena prestasinya.

”Suatu saat beliau bertanya pada saya. Untuk urologi pilih beli alat apa?,” ujar Boyke. ”Langsung saya bilang alat itu. Eh, beliau setuju dan langsung dibelikan,” kata Boyke.

Nama alat itu: flexible ureteroscooe (fURS). Di rumah sakit lain sydah banyak yang punya. Ureteroscope juga. Tapi bukan yang type flexible. Yang bisa belok-belok.

Dengan alat itu dokter Boyke bisa melakukan: retrograde intrarenal surgery. Atau RIRS. Untuk mengambil batu ginjal yang nylempit sekali pun.

Di Mount Elizabeth Singapura ada juga alat yang seperti di Samarinda. Tapi generasinya yang lama. Yang kekuatan lasernya hanya 60 watt. Sedang yang di Samarinda: 100 watt.

Hebatnya lagi Samarindaku ini: ada empat alat seperti itu. Hebat kan? Mengapa?

”Menurut teori alat ini hanya bisa dipakai 50 kali,” kata dr Boyke. ”Tapi saya bisa memakainya sampai lebih 300 kali,” tambahnya. Padahal alat yang lebih baru sudah terlanjur dipesan. ”Yang terbaru lagi tiba minggu lalu,” kata Dr. Boyke.

Tentu bukan hanya karena alat itu saya pilih Samarinda. Juga karena siapa yang menjalankan alat tersebut: dokter Boyke. Ia ahli banget. Trampil sekali. Sudah ratusan pasien ia tangani. Alatnya sudah menyatu dengan tubuhnya. Sudah mewujud dalam jiwanya. Sekolahnya di Korea. Magang di sana.

Samarinda juga beruntung memiliki dr Rahim Dinata. Alumni Unpad Bandung. Yang punya pandangan ini: dokter di rumah sakitnya harus full timer. Tidak boleh merangkap di rumah sakit lain. Untuk itu dokter Rahim Dinata memperjuangkan kesejahteraan mereka. Ia usulkan satu peraturan gubernur: tarif khusus untuk  dokter yang menangani pasien BPJS. Disetujui. Dokter yang full time di RS A.W. Syachranie bisa hidup tanpa merangkap-rangkap.

Saya pun percaya. Siap ke Samarinda. Dampingi istri di sana. Sekalian kangen dengan sayur balamak beserta ikan papuyunya. (dis) 

Tidak Ada File.

Yayasan Kayan Makmur : Tiga Alat Penunjang Medis Untuk RSUD AWS

Tidak Ada File.

Taspen Tidak Sekedar Dana Pensiun

Taspen Tidak Sekedar Dana Pensiun

PT. Taspen (Persero) mengadakan sosialisasi terkait informasi ketaspenan pada Rabu (27/12) di Ruang Buana RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Para peserta yang hadir pada sosialisasi ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkup RSUD Abdul Wahab Sjahranie.  Sosialisasi ini menjadi penting, karena menyangkut informasi ketaspenan yang selama ini dipahami secara sempit hanya sebagai tabungan pensiun (ASN).

Narasumber dari PT. Taspen (Persero) adalah Dadang Suhartono sebagai Kepala PT. Taspen Cabang Samarinda dan Meachell Chiamyria sebagai Account Officer PT. Taspen Samarinda. Dalam sosialisasinya, Dadang menyebutkan kini informasi ke-Taspenan dapat diakses melalui Taspen Mobile, bisa dengan android dan iOS atau scan QR Code di Kartu Peserta Taspen.  Peluncuran Kartu Peserta Taspen yang baru telah aktif sejak Januari 2017. Untuk Kartu Peserta Taspen  pegawai ASN di RSUD Abdul Wahab Sjahranie dibagikan pada akhir sesi sosialisasi ini melalui Bagian Kepegawaian.

Para peserta sosialisasi antusias bertanya terkait proses tabungan pensiun hingga manfaat yang mereka terima nantinya.

Dadang menjelaskan “Ada empat manfaat Program PT. Taspen (Persero) yakni THT (Tabungan Hari Tua), Pensiun, JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), dan JKM (Jaminan Kematian)”. Berdasarkan UU 11 tahun 1969, dana pensiun maksimal diterima 75 % dari gaji pokok. Perhitungannya  berdasarkan masa kerja. Pada dana pensiun yang diterima dapat dilihat estimasinya di aplikasi PT. Taspen Mobile.

Sedangkan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) memiliki manfaat dalam perawatan, santunan, tunjangan cacat dengan masa kadaluarsa 2 tahun dari kejadian.  Ruang lingkup JKK dilakukan berangkat dari rumah ke kantor dan pulang dari kantor dengan jalur yang wajar dan legalitas yang sesuai. “Contohnya SIM dan STNK yang berlaku dan menaati peraturan lalu lintas. Pada kasus kecelakaan lalu lintas, jaminan diberikan setelah melihat keterangan dari kepolisian terkait kelalaian atau bukan” sambung Dadang.

Kemudian manfaat dari program JKM (Jaminan Kematian) berupa santunan, uang duka wafat, biaya pemakaman, dan bantuan pemakaman. Kedua program JKK dan JKM hanya berlaku selama peserta belum pensiun.

Dalam sosialisasi ini, Dadang juga mengingatkan untuk waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan karyawan PT. Taspen. Diharapkan mengklarifikasi terlebih dahulu setiap informasi maupun transaksi apapun.

Diakhir sesi, diperkenalkan program tambahan yaitu Taspen Life, sebuah asuransi jiwa sekaligus tabungan dari anak perusahaan PT. Taspen yang memberikan jaminan lebih dari program reguler PT. Taspen. (kdv/drs/hms)

Tidak Ada File.

Pertama di Kalimantan, IVUS dan Rotablator di RSUD Abdul Wahab Sjahranie

Pertama di Kalimantan, IVUS dan Rotablator di RSUD Abdul Wahab Sjahranie

RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) bersama Staf Medis Fungsional (SMF) Jantung menggelar workshop PCI: Plaque Modification and IVUS pada Senin (18/12). Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan dua alat terbaru , serta pengoperasian alat yang telah dimiliki SMF Jantung RSUD Abdul Wahab Sjahranie yaitu alat intervensi jantung non bedah Intra Vascular Ultra Sound (IVUS) dan Rotablator. 

Kepala Pusat Kardiologi Intervensi, Rumah Sakit Saiseikai Utsonomiya Tochigi – Jepang, Kennichiro Shimoji sebagai pembicara dan mentor dalam penerapan penggunaan alat IVUS dan Rotablator di Ruang Cath Lab RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Pengoperasian perdana alat tersebut diikuti oleh beberapa spesialis jantung dari berbagai rumah sakit di wilayah Kalimantan, seperti RSUD Kudungga Sangatta, RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya dan lainnya. Hadir juga Ketua Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia, dr. Achmad Sunarya Soerianata SpJP(K) sebagai pembicara dalam workshop ini. Beliau menyampaikan pentingnya penggunaan Cath Lab untuk menurunkan angka kematian akibat serangan jantung dan peningkatan sistem gawat darurat terpadu. 

Menurut dr. Djoen Herdianto, SpJP menjelaskan IVUS memiliki fungsi untuk memandu dan memantau kondisi pembuluh darah. Sedangkan, Rotablator merupakan alat sejenis bor dengan ukuran kecil yang dimasukkan ke pembuluh darah. Mirip fungsinya seperti bor, Rotablator bertugas untuk menembus pembuluh darah jantung yang tersumbat akibat plak keras hasil dari proses pengapuran. “Pengapuran disebabkan kolesterol yang menumpuk lama. Istilahnya tumpukan itu membatu. Tidak bisa tembus dengan kawat, balon atau ring” sambung dr. Djoen yang menjabat sebagai Kepala SMF Jantung RSUD AWS dan Ketua PERKI Samarinda.

IVUS dan Rotablator menjadi yang pertama dioperasikan kepada pasien di Pulau Kalimantan. Kedua alat ini melengkapi pelayanan intervensi jantung non bedah di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, tidak perlu jauh-jauh lagi mendapatkan pengobatan jantung terkini. (kdv/drs/ry/hms)

Tidak Ada File.

Studi Banding Tim Akreditasi RS Tk.II Dr. R. Hardjanto Balikpapan Ke RSUD AWS

Studi Banding Tim Akreditasi RS Tk.II Dr. R. Hardjanto Balikpapan Ke RSUD AWS

Hujan deras mengguyur Kota Samarinda pada Selasa (05/11) tidak menyurutkan semangat Tim Akreditasi RS Tingkat II Dr. R. Hardjanto Balikpapan untuk melakukan kunjungan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Kunjungan ini terkait studi banding akreditasi KARS RS Tingkat II Dr. R. Hardjanto. Tepat pukul 11.00 wita, rombongan disambut langsung di Ruang Buana oleh dr. David Hariadi Masjhoer, Sp.OT sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD Abdul Wahab Sjahranie.  

Dalam kunjungan ini, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Tim Akreditasi RS Dr. R. Hardjanto,  Kol. Ckm. Dr. Bima Wisnu N, Sp.THT, M.Kes, MARS menyampaikan bahwa “Tanggal 9 Desember 2017 RS Tk. II Dr. R. Hardjanto akan menjalani survei verifikasi akreditasi KARS yang kedua dan berniat untuk menjadi rumah sakit terakreditasi paripurna pada tahun 2018. RSUD AWS merupakan rumah sakit rujukan tertinggi di Kalimantan Timur yang telah terakreditasi paripurna, sehingga dapat dijadikan contoh untuk kami dalam proses menuju akreditasi paripurna. Kami ingin melakukan pembelajaran terhadap permasalahan apa saja yang dihadapi dalam akreditasi hingga berhasil mencapai paripurna”.

Dr. David Hariadi Masjhoer, Sp.OT mewakili Pemimpin RSUD Abdul Wahab Sjahranie menyambut dengan senang dan terbuka kunjungan studi banding oleh Tim Akreditasi RS. Dr. R. Hardjanto.  Dr. David menyatakan bahwa bukan hal yang mudah bagi RSUD AWS mencapai ‘gelar’ paripurna. Banyak hal yang harus dilalui, mulai dari akreditasi Madya, Utama hingga mencapai Paripurna. “Demi mencapai Paripurna, kami juga punya pengalaman belajar dengan studi banding ke beberapa rumah sakit lain, seperti  RS Hasan Sadikin Bandung, RSCM Jakarta, RS Sardjito Yogyakarta hingga RS Sanglah Denpasar”. 

Acara dilanjutkan dengan pemaparan sejarah dan persiapan akreditasi KARS RSUD Abdul Wahab Sjahranie oleh Ketua Komite Mutu dan Keselamatan Pasien dr. Satria Sewu, Sp.An yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok kerja (pokja) antara Tim Akreditasi RSUD AWS dan Tim Akreditasi RS Tk.II Dr.R. Hardjanto. Terdapat 15 pokja yakni pokja Asesmen Pasien (AP), Pelayanan Pasien (PP), Akses Pelayanan dan Kontinuitas (APK), Hak Pasien Keluarga (HPK), Sasaran Keselamatan Pasien , Manajemen Penggunaan Obat (MPO), Tata Kelola Kepemimpinan dan Pengarahan (TKP), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan, Sasaran Millenium Development Goals (MDG’s), Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), dan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Tidak hanya itu, Komite Mutu dari kedua rumah sakit juga berdiskusi dengan sangat antusias.

Diskusi berlangsung selama kurang lebih 2 jam dan masing-masing pokja dibagi ke dalam 3 ruangan yaitu Ruang Buana, Ruang Mentari dan Ruang Komite Medik. Sebanyak 20 orang Tim Akreditasi RS Tingkat II Dr. R. Hardjanto dibagi ke dalam 3 kelompok ketika mengunjungi beberapa ruangan untuk melihat implementasi standar akreditasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. (kdv/ry/drs/hms) 

 

Tidak Ada File.

Penerimaan Tenaga Radiografer

Penerimaan Tenaga Radiografer

PERSYARATAN PENERIMAAN TENAGA RADIOGRAFER

A. Persyaratan

a.Warga Negara Indonesia

b.Berjenis Kelamin Laki-laki / Perempuan

c.Batas Usia maksimal 29 tahun

d.Pendidikan minimal DIII Radiologi

e.Memiliki STR yang masih berlaku

f.Memiliki sertifikat sesuai kompetensi pendidikan

g.Diutamakan berpengalaman kerja di bidangnya

 

B. Kelengkapan Berkas Pendaftaran

1.Surat Lamaran Bermatrai Rp 6.000,- dengan mencantumkan alamat korespondensi dan No.Hp/Telepon yang dapat dihubungi

2.Foto Copy KTP

3.Curiculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)

4.Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (legalisir)

5.Foto Copy SKCK (legalisir)

6.Surat Keterangan Berbadan Sehat Asli

7.Surat Keterangan Bebas Narkoba

8.Foto Copy STR yang masih berlaku

9.Pas foto ukuran 4x6 terbaru sebanyak 2 lembar

 

C. Mekanisme Pendaftaran

1.Surat permohonan ditulis dengan tangan ditujukan kepada Direktur RSUD.Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

2.Sebelum dikirimkan agar diteliti ulang semua kelengkapan berkas  sesuai dengan persyaratan karena tidak ada mekanisme menyusul kelengkapan berkas.

3.Masukan ke dalam amplop coklat, serta tuliskan jenis tenaga dan pendidikan pada pojok kiri atas.

4.Berkas lamaran bisa di antar langsung ke RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda atau dikirimkan melalui Pos ke alamat : RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Jl. Palang Merah Indonesia Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur Kode Pos 75123

5.Lamaran bisa dikirim via email : Kepegawaian@rsudaws.co.id

6.Batas pengumpuan lamaran sampai dengan 18 Desember 2017

7.Pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi di atas dinyatakan gugur

8.Pelamar yang memenuhi persyaratan akan  dihubungi  Melalui SMS ke nomor yang bersangkutan.

 

Samarinda, 22 November  2017

Wadir Umum dan Keuangan

 

 

 

Dra. Hj. Hetty Sabran, M.Si

Pembina Utama Muda

NIP. 19581010 198303 2 019

Tidak Ada File.

Pokja MPO AWS Gelar Pelatihan Pencampuran Obat Injeksi Dengan Teknik Aseptik

Pokja MPO AWS Gelar Pelatihan Pencampuran Obat Injeksi Dengan Teknik Aseptik

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit dilakukan dengan meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan, termasuk diantaranya bidang farmasi. Pelayanan farmasi rumah sakit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang utuh dan berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan, pencampuran dan pendistribusian obat. 

Dalam rangka meningkatkan keamanan pencampuran obat, pada Kamis (23/11) bertempat di Ballroom Rembulan, Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi Manajemen Pengelolaan Obat (MPO) bersama Instalasi Farmasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie menyelenggarakan Pelatihan Pencampuran Obat Injeksi dengan Teknik Aseptik. Pelatihan ini menyesuaikan dengan standar manajemen dan penggunaan obat. Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Wakil Direktur Diklit dan Penunjang, dr. Mazniati, MPH.  

Narasumber pelatihan terdiri dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tim Farmasi dan Kemoterapi dan Pokja Akreditasi MPO RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Peserta pelatihan ini adalah perawat dan bidan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebanyak 100 orang peserta. Materi pelatihan terdiri dari Hand Hygiene, Jenis dan fungsi Alat Perlindungan Diri (APD) yang benar, Teknik Aseptik dalam Pencampuran Obat Injeksi, Praktek dan Cara Penyuntikan yang aman. (kdv/ry/pn/hms)

Tidak Ada File.

Mahasiswa Fisip Universitas 17 Agustus Belajar Manajemen Pelayanan Publik RSUD AWS

Mahasiswa Fisip Universitas 17 Agustus Belajar Manajemen Pelayanan Publik RSUD AWS

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda melakukan kunjungan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie pada Kamis (16/11). Sebanyak 35 orang mahasiswa Fisip Untag ini disambut Dra. Hj. Hetty Sabran, M.Si sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan, didampingi dengan Kepala Bidang Pelayanan, dr. Nurliana Adriati Noor dan Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklit), Dra. Hj. A H Yone May, M.Si. 

Menurut Dr. Hj. Futum Hubaib, S.Sos, M.M sebagai dosen pendamping dan pengampu mata kuliah Manajemen Pelayanan Publik Fisip Untag menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan adalah “dalam rangka memperkenalkan mahasiswa Fisipol Untag 1945 untuk melakukan audiensi dengan Pimpinan atau Manajemen RSUD A. Wahab Sjahranie terkait mata kuliah Manajemen Pelayanan Publik”. Beliau juga menjelaskan bahwa mahasiswa Fisip Untag termasuk aktif dalam menanggapi persoalan sosial yang tengah terjadi. 

dr. Nurliana Adriati Noor sebagai pemberi materi menjelaskan profil, visi misi dan pelayanan RSUD Abdul Wahab Sjahranie kepada mahasiswa. Mahasiswa turut antusias mendengarkan pemaparan tersebut, berbagai pertanyaan diajukan saat sesi diskusi berlangsung seperti bagaimana proses perekrutan pegawai? dan bagaimana para medis me-manajemen emosi diri sendiri dan pasien apabila terjadi keluhan atau permasalahan?. (kdv/ry/pn)

Tidak Ada File.

Para Survevor Kanker Semangati Pasien Kanker dalam Seminar PKRS AWS

Para Survevor Kanker Semangati Pasien Kanker dalam Seminar PKRS AWS

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Abdul Wahab Sjahranie memiliki tujuan untuk mengedukasi “masyarakat rumah sakit”, yaitu pasien dan keluarga maupun masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kesehatan, penyakit dan pencegahannya. Hal ini yang mendasari PKRS RSUD AWS mengadakan seminar kesehatan pada Rabu (15/11), dengan tema “Pentingnya Nutrisi Bagi Pasien Kanker” di Ruang Pelangi Lt.3 Poli Rawat Jalan RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

Seminar dibuka oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Dra. Hj. Hetty Sabran, M.Si. Pada kesempatan ini, beliau turut memberi dukungan kepada para pasien kanker dan keluarga untuk tetap semangat dalam menjalani pengobatan. Menurut Ns. Jumrana, S.Kep “seminar ini merupakan agenda rutin unit PKRS RSUD AWS dalam mengedukasi masyarakat”. PKRS dalam usahanya mengguggah kesadaran dan minat pasien, keluarga dan pengunjung rumah sakit untuk berperan secara positif dalam usaha penyembuhan dan pencegahan penyakit. 

Seminar kesehatan ini didukung oleh PT. Kalbe Farma bersama ICCC (Indonesia Cancer Care Community), Sadari Foundation, dan Komunitas Support Kanker. Peserta seminar yang hadir merupakan para pasien kanker, pendamping atau keluarga maupun anggota komunitas kanker. Turut hadir para survivor kanker dalam seminar ini, sebagai penyemangat para pasien yang mengidap kanker. Survivor kanker adalah julukan untuk mereka yang telah selesai berjuang melawan penyakit kanker.

Dr. Inrawati, M.Kes, Sp.GK sebagai pembicara dalam seminar menjelaskan penyebab, faktor pemicu kanker, pilihan terapi untuk kanker hingga terapi nutrisi berdasarkan tipe dan berat badannya pasien, efek samping pengobatan dan status gizi pada pasien kanker. (kdv/rm/ry/pkrs/hms)

Tidak Ada File.

Perkokoh Persatuan, Upacara Hari Pahlawan di RSUD AWS

Perkokoh Persatuan, Upacara Hari Pahlawan di RSUD AWS

Setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Seluruh lapisan masyarakat, kepemerintahan dan sekolah-sekolah di Indonesia mengadakan upacara untuk mengenang jasa-jasa para Pahlawan dan perintis kemerdekaan Republik Indonesia, dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangannya melawan penjajah. Saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. 

Begitu juga dengan RSUD A. Wahab Sjahranie turut menyelenggarakan upacara memperingati Hari Pahlawan pada hari ini, Jumat (10/11) di lapangan Gedung Utama RSUD AWS. Upacara ini diikuti oleh manajemen dan para pegawai RSUD AWS. Suasana semakin hikmat saat dikumandangkannya lagu Mengheningkan Cipta. Kemudian pembacaan Pancasila oleh pembina upacara diikuti peserta upacara, dilanjutkan dengan pembacaan UUD 1945.

Dalam amanatnya, pembina upacara dr. Mazniati, MPH sebagai Wakil Direktur Diklit dan Penunjang RSUD AWS menyatakan “Indonesia telah merdeka pada 17 Agustus 1945, namun pada 10 November penjajah kembali mengganggu kedamaian kemerdekaan Indonesia. Dalam kehidupan saat ini, untuk menghargai jasa para pahlawan kita, dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari kita yaitu dengan menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, tidak membeda-bedakan agama, suku dan ras yang dapat memecahkan persatuan”. 

Amanat ini sejalan dengan tema amanat Hari Pahwalan 10 November 2017 Kementerian Sosial Republik Indonesia yaitu “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. (kdv/ry/hms)

Tidak Ada File.

PT AstraZeneca Indonesia : Pertama di Indonesia, Gun Biopsy Untuk RSUD AWS

 

PT AstraZeneca Indonesia : Pertama di Indonesia, Gun Biopsy Untuk RSUD AWS

Kanker prostat merupakan pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

Menurut data WHO, kanker prostat merupakan kasus kanker paling umum urutan kedua yang terjadi pada pria. Di Indonesia sendiri, kanker prostat menempati urutan ke-5 sebagai jenis kanker terbanyak dengan jumlah penderita sebesar 971 orang pada tahun 2011. Pria usia 70 hingga 79 tahun merupakan kelompok terbanyak yang menderita penyakit ini.

RSUD AWS sebagai pusat rujukan urologi untuk Indonesia bagian tengah. Pasien dengan kanker prostat ditemukan lebih dari 5 orang setiap bulannya di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Hal ini yang mendasari PT AstraZeneca Indonesia melalui program Corporate Social Responbility (CSR) memberikan dukungan dalam menegakkan diagnosis dini terhadap penyakit kanker prostat dengan Gun Biopsy. Penyerahan Gun Biopsy secara simbolik diberikan kepada RSUD AWS pada hari ini, Kamis (02/11) di Ruang Mentari, RSUD Abdul Wahab Sjahranie. 

 

 

Dalam penyerahan Gun Biopsy PT AstraZeneca Indonesia, turut hadir dr. David H. Mashjoer, Sp.OT sebagai wakil direktur pelayanan, dr. Mazniati, MPH sebagai wakil direktur penunjang, dan Dra. H. Hetty Sabran sebagai wakil direktur umum dan keuangan dan dr. Boyke Soebhali, Sp.U sebagai perwakilan SMF Urologi RSUD Abdul Wahab Sjahranie.   

Menurut perwakilan PT AstraZeneca, Bapak Andang “Program PT AstraZeneca adalah pertama di Indonesia dan di Samarinda. Untuk area Kalimantan, khususnya RSUD AWS adalah yang pertama kali mendapatkan hibah Gun Biopsy ini. Alat ini dikirimkan langsung dari SIngapura”. Program ini akan dilanjutkan ke beberapa rumah sakit lain di Indonesia, seperti kota Balikpapan, Bandung, dan Jakarta.  

Tidak Ada File.

Berbagi Pengalaman Akreditasi KARS, RS SMC Studi Banding ke RSUD AWS

Berbagi Pengalaman Akreditasi KARS, RS SMC Studi Banding ke RSUD AWS

Saling berbagi ilmu dan pengalaman menjadi salah satu pembelajaran yang berharga menuju keberhasilan. Berkaca dari pengalaman RSUD Abdul Wahab Sjahranie, RS Samarinda Medika Citra (SMC) mengadakan kunjungan studi banding terkait proses Akreditasi Paripurna KARS. Menurut Direktur RS SMC sekaligus Ketua Tim Akreditasi, dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS “Saat ini, RS SMC dalam tahap perencanaan untuk melanjutkan proses akreditasi rumah sakit dari tingkat perdana menuju paripurna”.

RSUD AWS sebagai salah satu rumah sakit yang telah lulus Akreditasi Paripurna KARS, menerima dengan senang hati kunjungan tersebut pada Kamis (05/10) di Ballroom Rembulan RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 wita ini dengan memfokuskan pada diskusi masing-masing kelompok kerja (pokja) akreditasi. Pokja RSUD AWS mempersiapkan presentasi dan contoh-contoh dokumen yang dibutuhkan saat akreditasi, sehingga pokja RS SMC dapat mencatat kelengkapan berkas, serta mengetahui gambaran implementasi saat proses akreditasi berlangsung nantinya.  

Dalam akreditasi KARS terdapat 15 bab dan pembagian kelompok kerja yaitu Sasaran Keselaman Pasien (SKP), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Sasaran Millenium Development Goals (MDGs), Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK), Asesmen Pasien (AP), Pelayanan Pasien (PP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Manajemen Penggunaan Obat (MPO), Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tata Kelola Kepemimpinan dan Pengarahan (TKP) dan Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK).

Diakhir diskusi dilanjutkan dengan beberapa pokja melakukan telusur di ruang rawat inap cempaka seperti pokja PP, HPK dan AP. (kdv/ry/hms)

Tidak Ada File.

Peresmian PSC 119 dan Rumah Singgah di HUT AWS

Peresmian PSC 119 dan Rumah Singgah di HUT AWS

Rangkaian acara memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Abdul Wahab Sjahranie ke-40 pada Minggu (10/9). Acara dimulai dari senam sehat, jalan sehat, simulasi Public Safety Center (PSC) 119 hingga peresmian rumah singgah milik RSUD AWS. Sebagai pembuka acara, senam dan jalan sehat dilakukan Pemimpin BLUD RSUD AWS, dr. Rachim Dinata M, Sp.B bersama ribuan peserta yang terdiri dari pegawai dan keluarga besar RSUD AWS.

Acara HUT AWS dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, H. Awang Faroek Ishak, Asisten I Pemprov Kaltim, Hj. Meliana, Wakil Walikota Samarinda Ir.H.Nusyirwan Ismail, M.Si , Kepala Dinas Kesehatan Kaltim,dr. Rini Retno S, M.Kes dan beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.

Dalam acara HUT AWS ini Gubernur Kalimantan Timur, H. Awang Faroek Ishak meresmikan pelayan Public Safety Center (PSC) 119 dan Rumah Singgah di RSUD AWS. Sebelumnya dilakukan simulasi pelayanan PSC 119 bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, rumah sakit dan ambulans dari beberapa puskesmas di Samarinda. Sekitar 15 ambulans ikut dalam simulasi ini. Pelayanan PSC 119 pertama di Kalimantan Timur dan ambulans gawat darurat RSUD AWS sebagai pusat kendalinya.  

Dr. Rachim Dinata menyatakan bahwa layanan ambulans gawat darurat atau PSC 119 sebagai upaya rumah sakit memberikan layanan cepat langsung di tempat kejadian. “Sedangkan rumah singgah AWS memang sangat dibutuhkan, khususnya bagi keluarga dan pasien penyakit krois seperti penyakit kanker yang membutuhkan terapi di radioterapi, maupun operasi jantung yang dating dari luar Kaltim” ungkap dr. Rachim.

Gubernur menyakini RSUD AWS dapat menjadi rumah sakit rujukan nasional terbaik di Indonesia, bahkan internasional dengan semakin lengkapnya peralatan dan sumber daya manusia yang ahli baik medis maupun non medis. (kdv/ry/hms)     

 

Berita Terkait : 

Saat Peresmian Pelayanan PSC RSDU AWS Ada Aksi Demo, Ternyata Ini Sebenarnya yang Terjadi http://kaltim.tribunnews.com/2017/09/10/saat-peresmian-psc-rsud-aws-ada-...

Tidak Ada File.

Masa Orientasi Pegawai Baru AWS

 

Masa Orientasi Pegawai Baru AWS

Proses penerimaan pegawai baru RSUD Abdul Wahab Sajahranie dan RSUD Korpri AWS tahun 2017 telah berjalan dengan baik. Sebanyak 76 pegawai baru berhasil lolos seleksi dengan berbagai latar belakang pendidikan sesuai dengan kompetensi dan keahliannya masing-masing. Mereka adalah dengan profesi perawat, radiografer, IT (information Technology), administrasi, cleaning service, dan supir.  

Masa orientasi pegawai baru akan dilakukan selama 3 bulan masa percobaan pada unit maupun instalasi terkait. Satu bulan kemudian akan dilakukan evaluasi kepada para pegawai baru tersebut. Pemberian pembekalan materi seputar RSUD AWS dilaksanakan selama satu minggu. Pembekalan pertama diberikan pada hari Rabu (25/08) dengan beberapa materi yang dilanjutkan dengan mengelilingi seluruh unit maupun instalasi di RSUD AWS. Menurut Kepala Sub Bagian Kepegawaian, Murliana, SKM, M.Adm.Kes “Dengan adanya orientasi ini, para pegawai baru bisa mengenal, mempelajari dan memahami pelayanan dasar keseluruhan di RSUD AWS”.

Materi orientasi pegawai baru yang diberikan adalah Kesehatan Lingkungan (Kesling), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), dan Manajemen. (kdv/ry/pn/hms) 

Tidak Ada File.

Kembali, Layanan Unggulan AWS Hadir di Kaltim Expo

 

Kembali, Layanan Unggulan AWS Hadir di Kaltim Expo

Sukses penyelenggaraan ditahun sebelumnya, Kaltim Expo kembali hadir ditahun 2017. Kaltim Expo 2017 menampilkan berbagai potensi daerah, kinerja, prestasi dan unggulan yang telah diraih oleh pemerintah, kalangan usaha (besar, kecil maupun menengah), dan masyarakat khususnya Kalimantan Timur, dan daerah lain di Indonesia umumnya. Tema Kaltim Expo 2017 adalah “Mewujudkan Indonesia Maju Dalam Perekonomian dan Pariwisata Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Menuju Kaltim Maju 2018”.

RSUD Abdul Wahab Sjahranie turut menampilkan keunggulan layanan kesehatan dan prestasi di Kaltim Expo 2017. Stand berwarna hijau dengan logo bertuliskan AWS berada di sebelah kiri pintu masuk convention hall. Para pengujung akan mendapatkan informasi tentang layanan unggulan dan layanan terbaru di RSUD AWS.

Layanan unggulan RSUD AWS yaitu jantung terpadu terdiri dari kateterisasi jantung dan bedah jantung terbuka. Stroke terpadu terdiri dari layanan perawatan intensif stroke dan pasca stroke, sedangkan layanan kanker memberikan informasi tentang penanganan kanker, radioterapi hingga kedokteran nuklir yang akan segera beroperasi di RSUD AWS. Layanan urologi memberikan keunggulan dalam menangani kasus batu ginjal dengan RIRS dan PCNL, prostat dan rekonstruksi bidang urologi.

Layanan terbaru yang diperkenalkan kepada masyarakat seperti layanan PSC 119 (Public Service Center) dan layanan vascular center. Stand RSUD AWS juga menyediakan layanan gratis konsultasi dokter, konsultasi gizi, cek gula darah dan cek tekanan darah. Stand RSUD AWS dibuka mulai 21 – 27 Agustus 2017 di Samarinda Convention Hall Sempaja. (kdv/ry/hms)  

Tidak Ada File.


34. Laporan PPID Pembantu Dinas Perkebunan

Laporan PPID Pembantu Dinas Perkebunan tahun 2016
Laporan PPID Pembantu Dinas Perkebunan tahun 2017
Laporan PPID Pembantu Dinas Perkebunan tahun 2018

35. Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan

Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Januari 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Pebruari 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Maret 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan April 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Mei 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Juni 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Juli 2019
Laporan Sertifikasi Benih Perkebunan Bulan Agustus 2019

36. Laporan Tahunan

Laporan Tahunan Dinas Perkebunan 2017

37. LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2017
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018

38. LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PEMERINTAH DAERAH (LPPD)

Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2016
Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2017

39. Laporan Keuangan

Realisasi Keuangan Dinas Perkebunan Tahun 2016
Realisasi Keuangan Dinas Perkebunan Tahun 2017
Realisasi Keuangan Dinas Perkebunan Tahun 2018

40. Neraca Keuangan

Neraca Keuangan Tahun 2016
Neraca Keuangan Tahun 2017
Neraca Keuangan Tahun 2018

41. Perusahaan Perkebunan

Daftar Pabrik Minyak Kelapa Sawit Tahun 2019
Laporan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di Areal Perkebunan
Laporan Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit (POME) untuk Energi Terbarukan
Daftar Pabrik Minyak Kelapa Sawit Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Paser Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Berau Tahun 2017
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2018
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Barat Tahun 2018
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Berau Tahun 2018
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2018
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Paser Tahun 2018
Peta Sebaran Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2018

42. Harga TBS Kelapa Sawit

Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Agustus 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Juli 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Mei 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Juni 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan April 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Maret 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Pebruari 2019
Informasi Harga TBS Kelapa Sawit Bagi Pekebun Bermitra Bulan Januari 2019

43. Laporan Keuangan

Laporan Perubahan Ekuitas Tahun 2016 dan 2017
Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2016 dan 2017
Neraca Keuangan Per 31 Desember 2017 dan 2016

44. Perjanjian Kinerja


45. PPPA

KAK HAN 2019
KAK KLA dg Analisis PUHA
TOR Advokasi KLA
TOR Rakortek PP TPPO
Buku Kegiatan Bidang PPPA 2017
Buku Kegiatan Bidang PPPA 2018

46. Data Pendidikan

Data Pendidikan 2016 -2018

47. Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA)

Notulen Kegiatan SIGA 2107

48. Sekretariat

Struktur Organisasi DKP3A

49. Kesetaraan Gender (KG)

Laporan Kegiatan Bidang Kesetaraan Gender (KG) Tahun 2018
Kajian Indeks Pembangunan Gender Provinsi Kalimantan Timur 2018

50. INDIKATOR KINERJA UTAMA

INDIKATOR KINERJA UTAMA 2019
INDIKATOR KINERJA UTAMA 2018
INDIKATOR KINERJA UTAMA 2017

51. DATA STATISTIK TANAMAN PANGAN

DATA STATISTIK TANAMAN PANGAN ASEM 2018
DATA STATISTIK TANAMAN PANGAN 2016, 2017 DAN 2018

52. DATA STATISTIK HORTIKULTURA

DATA STATISTIK HORTIKULTURA ASEM 2018
DATA STATISTIK HORTIKULTURA ATAP 2016 DAN ASEM 2017

53. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Periode 2019 - 2024

Daftar Nama dan Profil Anggota DPRD Provinsi Kaltim periode 2019-2024

Link Website DPRD Kalimantan Timur

https://dprd-kaltimprov.go.id/anggota

Tidak Ada File.


54. DATA VARIETAS DAN KETERSEDIAAN BENIH

LAPORAN SETOK BENIH PANGAN 2018

55. Struktur Organisasi Sekretariat DPRD Provinsi Kaltim

Struktur Organisasi Sekretariat DPRD Kaltim

56. Berkala


57. Fasyaminduk

E-Infoduk DKP3A

58. Survei Kepuasan Masyarakat Layanan Informasi Publik

Data Index Kepuasan Masyarakat

59. Data Sosial Pemrov Kaltim

Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial 2016 -2018

60. Informasi Perikanan dan Kelautan

Perkembangan Sektor Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltim 2009 - 2018

61. Sekretariat

Rencana Strategis 2019 -2023
Perjanjian Kinerja DKP3A 2018
Perjanjian Kinerja DKP3A 2019
Indikator Kinerja Utama 2019-2023

62. Laporan Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah

LAKIP 2016
LAKIP 2018
LAKIP 2017

63. TEPRA DISKOMINFO


64. Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah(LPPD)


65. IKU DISKOMINFO

IKU tahun 2018
IKU tahun 2017

66. Inventaris Barang

Inventaris Barang Tahun Anggaran 2019
Inventaris Barang Tahun Anggaran 2018

67. Daftar Informasi Publik

Daftar Informasi Publik Dinas Perkebunan Prov.Kaltim
Daftar Informasi Publik BPKAD
DIP Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov.Kaltim
DIP Badan Pendapatan Daerah
DIP Diskominfo
DIP Disperindagkop & UMKM Prov.Kaltim
DIP DInas Lingkungan Hidup Prov.Kaltim
DIP DPMPTSP Prov.Kaltim
DIP Inspektorat Prov.Kaltim
DIP ESDM Prov.Kaltim
DIP RSUD AWS Sjahranie
DIP Dinas Perpustakaan & Kearsipan Daerah Prov.Kaltim
DIP Balitbagda Prov.Kaltim
DIP RSJD Atma Husada Prov.Kaltim
DIP Bappeda Prov.Kaltim
DIP Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Prov.Kaltim
DIP Pangan Tanam dan Hortikultura Prov.Kaltim
DIP Kesbangpol Prov.Kaltim

Tidak Ada File.

DIP Dinas Pemuda dan Olahraha Prov.Kaltim
DIP Dinas Perhubungan Prov.Kaltim
DIP Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Prov.Kaltim
DIP Satuan Polisi Pamong Praja Prov.Kaltim
DIP Dinas Kehutanan Prov.Kaltim
DIP Badan Penghubung

68. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Dinas Perpustakaan & Kearsipan Daerah Prov.Kaltim
Struktur Organisasi

69. Visi dan Misi

Visi dan Misi
Visi dan Misi

File : Visi.pdf


70. Perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Kepala Badan 2019
Perjanjian Sekretariat BALITBANGDA PROV. KALTIM 2019

71. Standar Pelayanan RSUD

Tata Tertib Pasien/Pengunjung
Hak dan Kewajiban Pasien dan Keluarga
Standar Pelayanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan
Standar pelayanan pasien rawat jalan publik
Standar pelayanan pasien rawat jalan eksekutif
Standar pelayanan Pendaftaran pasien rawat inap
Standar pelayanan Pendaftaran pasien rawat darurat

72. Laporan Kinerja BadAn Publik

Laporan Kinerja Badan Publik 2016
Indikator Kinerja Utama 2014 -2018
Laporan Kinerja Badan Publik 2018

Tidak Ada File.

LAporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan Tahun 2017
Laporan Kinerja Badan Publik 2018

73. Laporan Pencapian Kinerja

Rencana Aksi Pencapaian Kinerja BPKAD

74. Laporan Tahunan Layanan Informasi Publik

Laporan Layanan Informasi Publik Tahun 2017
Laporan Layanan Informasi Publik Tahun 2018
Laporan Kepuasan Informasi Publik Tahun 2018

Berisikan hasil kuesioner terhadap pemohon informasi yang telah memohon informasi kepada PPID Utama Kaltim

File : LAPORAN KEPUASAN PUBLIK TAHUN 2018.pdf


75. Data Ormas

Data Ormas 2018
Jembatan Mahakam II

76. Daftar informasi Publik Berkala


77. VISI MISI

VISI MISI

VISI :

“TERWUJUDNYA HASIL KELITBANGAN YANG BERKUALITAS DAN INOVATIF UNTUK MEWUJUDKAN KALTIM YANG BERDAULAT”

 

MISI :

  1. Menghasilkan rekomendasi hasil kelitbangan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
  2. Meningkatkan penyelenggaraan pemda dan daya saing daerah melalui penguatan inovasi daerah.
  3. Meningkatkan kapasitas kelitbangan di provinsi kaltim.
  4. Meningkatkan kerjasama kelitbangan dengan akademisi, bisnis, pemerintahan dan komunitas (ABGC).
  5. Menyebarluaskan hasil kelitbangan dan inovasi daerah kepada para pihak.

File : Visi dan Misi Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Timur1.pdf


78. PERJANJIAN KINERJA

Perjanjian Kinerja Bidang Ekonomi dan Pembangunan 2018
Perjanjian Kinerja Bidang Inovasi dan teknologi 2018
Perjanjian Kinerja Bidang Sosial dan Pemerintahan 2018
Perjanjian Kinerja UPTB-BPMSK BALITBANGDA PROV. KALTIM 2018
Perjanjian Kinerja Bidang Ekonomi dan Pembangunan 2019
Perjanjian Kinerja Bidang Inovasi dan teknologi 2019
Perjanjian Kinerja Bidang Sosial dan Pemerintahan 2019
Perjanjian Kinerja Kepala Badan 2019
Perjanjia Kinerja Sekretaris Badan 2019

79. STRUKTUR ORGANISASI


80. Laporan Kinerja

LAKIP BALITBDANGDA 2004
LAKIP BALITBDANGDA 2007
LAKIP BALITBDANGDA 2008

81. Daftar Aset BPKAD

Daftar Aset Tahun 2018

82. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

Dpa Tahun 2018
Dpa Tahun 2019

83. HASIL PENELITIAN

Studi Potensi Logam Tanah Jarang di Kalimantan Timur
Perwilayahan Komoditas Pertanian Unggulan Daerah (Mendukung Pengembangan Pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara
Pengembangan Tematik Produk Strategis (Tematik Kerupuk Ikan Air Tawar)

Tidak Ada File.

Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sistem Inovasi Daerah (SIDa) di Provinsi Kalimantan Timur
Studi Kelayakan Teknis dan Ekonomis Industri Rumput Laut Semi-Refined Carrageenan (SRC) di Bontang 2016
Katalog Sumber Daya Genetik Peternakan Provinsi Kalimantan Timur 2016

84. Daftar Informasi Publik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov.Kaltim

DIP Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan
Daftar Informasi Publik
Daftar Urut Kepangkatan
Laporan UPSUS SIWAB 2019
Rencana Umum Pengadaan UPTD LKK
Rencana Umum Pengadaan Dinas

85. Struktur Organisasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov.Kaltim

Struktur Organisasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim

86. Visi dan Misi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov.Kaltim

Visi dan Misi

87. Tugas dan Fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov.Kaltim

Tugas dan Fungsi

88. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun 2018
LAKIP 2017
Laporan Capaian Kinerja Triwulan TW IV 2017
LPPD 2017
LPPD 2018
Pengukuran Kinerja tahun 2018
Perjanjian Kinerja Esselon II-IV Tahun 2018
Perjanjian Kinerja DPKD Kaltim - Perpustakaan Naional Tahun Anggaran 2018
Hasil Rekomendasi Rakor Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2019
Perjanjian Kinerja ess II-IV 2019

89. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan


90. Laporan Kinerja

Laporan Kinerja Tahun 2018

91. Pengukuran Kinerja

Pengukuran Kinerja Tahun 2018

92. Struktur Organisasi Kesbangpol

Struktur Organisasi 2018

93. Visi Misi Tugas dan Fungsi Kesbangpol

Visi Misi Tugas dan Fungsi

File : Visi.pdf


94. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Kesbangpol


95. Dokumen Pelaksanaan Anggaran


96. Struktur Organisasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

Struktur Organisasi

 Struktur Organisasi

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur merupakan unsur pelaksana Pemerintah Provinsi di bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur Kalimantan Timur melalui Sekretaris Daerah sesuai dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 73 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja.

Pembentukan Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Timur adalah Peraturan Daerah Propinsi Kalimantan Timur Nomor 02 Tahun 2001 tentang Perangkat Daerah Propinsi Kalimantan Timur yang diperkuat dengan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur No. 03 Tahun 2001 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas-dinas Provinsi Kalimantan Timur.

Susunan organisasi Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur tersebut terdiri atas 1 (satu) Esselon II yaitu Kepala Dinas; 7 (tujuh) Esselon III yaitu 1 (satu) Sekretaris, 4 (empat) Kepala Bidang dan 2 (dua) Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas; 21 (dua puluh satu) Esselon IV yaitu 5 (lima) orang Kepala Sub Bagian dan 16 (lima belas) Kepala Seksi serta kelompok jabatan fungsional.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur, membawahi 7 (tujuh) unit Esselon III, meliputi:

1. Sekretaris (Ir. Woro Triani, MMT; NIP. 19620831 199103 2 001), membawahi 3 (tiga) sub bagian, yaitu:
    a. Sub Bagian Perencanaan Program (Mohammad Iqbal, S.T; NIP. 19680929 199703 1 005)
    b. Sub Bagian Umum (Sukamto Dwi Cahyono, S.Sos, M.Si; NIP. 19691102 199002 1 002)
    c. Sub Bagian Keuangan (Yusran, S.Sos; NIP. 19610911 198902 1 002)

2. Bidang Perbibitan dan Budidaya Peternakan (Ir. I.G. Made Jaya Adhi, MMT; NIP. 19630615 199003 1 014), membawahi 3 (tiga) seksi), yaitu:
    a. Seksi Perbibitan Ternak (Ihyan Nizam, S.Pt, M.Si; NIP. 19690803 199803 1 010)
    b. Seksi Budidaya Ternak dan Alat dan Mesin Peternakan (Ir. Martaik, M.Si; NIP. 19650311 199503 2 003)
    c. Seksi Penataan, Kelembagaan dan Penyebaran Ternak (Dahlia Amac, S.Pt; NIP. 19670429 199803 2 002)

3. Bidang Pengembangan Kawasan dan Usaha Peternakan (Ir. Yakob Pangedongan, M.Si; IP. 19641228 199403 1 002), membawahi 3 (tiga) seksi), yaitu:
    a. Seksi Pengembangan Kawasan dan Pakan Peternakan (-)
    b. Seksi Pelayanan Usaha dan Pembiayaan Peternakan (M. Fatkhul Anam, S.Pt; NIP. 19681115 199803 1 003)
    c. Seksi Data dan Informasi Peternakan (Ir. Sarifwan, M.Si; NIP. 19640517 199703 1 005)

4. Bidang Kesehatan Hewan (-), membawahi 3 (tiga) seksi), yaitu:
    a. Seksi Perlindungan Hewan (drh. Maulana; NIP. 19790807 200803 1 002)
    b. Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan (drh. Siti Saniaun Sa'adah, M.Si; NIP. 19671002 199803 2 002)
    c. Seksi Pengawasan Obat Hewan dan Pelayanan Kesehatan Hewan (Kaspul Hanani, S.H; NIP. 19650909 200112 1 001)

5. Bidang Pasca Panen dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Ir. Hj. Sri Sulastri, M.Si; NIP. 19630520 199203 2 002), membawahi 3 (tiga) seksi), yaitu:
    a. Seksi Pengolahan Hasil dan Pengawasan Mutu Produk (Ir. Hamlah, M.P; NIP. 19640613 199803 2 001)
    b. Seksi Promosi dan Pemasaran (Fadli, S.Sos, M.SI; NIP. 19741207 199403 1 003)
    c. Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (drh. Hj. Dyah Anggraini, M.Si; NIP. 19710508 199803 2 005)

6. UPTD Balai Pembibitan dan Inseminasi Buatan (Ir. IPG. Ngurah Suryawan, M.Si; NP. 19630507 199303 1 009), membawahi 3 (tiga) seksi), yaitu:
    a. Sub Bagian Tata Usaha
    b. Seksi Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak
    c. Seksi Inseminasi Buatan dan Saprodi

7. UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesmavet (Dr. drh. Rosemelati S, M. Kes; NIP. 19680919 199403 2 001) , membawahi 3 (tiga) seksi), yaitu:
    a. Sub Bagian Tata Usaha
    b. Seksi Penyidikan dan Pengujian Penyakit Hewan
    c. Seksi Penyidikan dan Pengujian Kualitas Hasil Peternakan

8. Kelompok Jabatan Fungsional

File : Struktur_Organisasi-18292.jpg


97. Visi dan Misi


98. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun 2018

99. Daftar Informasi Publik

DIP Dishub

100. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun 2018
Perjanjian Kinerja Sekretariat Tahun 2019
Perjanjian Kinerja Dalak Tahun 2018
Perjanjian Kinerja P2IPN Tahun 2018
Perjanjian Kinerja Promosi PM Tahun 2018
Indikator Kinerja Individu

Sebuah Dokumen  mengenai perjanjian Kinerja Kepala Bidang Pengendaliaan Pelaksanaan (DALAK) dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim pada tahun 2019

File : Indikator_Kinerja_Individu_2019_Bidang_Dalak.pdf

Indikator Kinerja Individu

Sebuah Dokumen mengenai perjanjian Kinerja Kepala Bidang Layanan Pengaduan, Advokasi, dan Informasi Perizinan dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim pada tahun 2019

File : Indikator_Kinerja_Individu_2019_Bidang_Layanan_Pengaduan,_Advokasi_dan_Informasi_Perizinan_2019.pdf

Indikator Kinerja Individu

Sebuah Dokumen mengenai perjanjian Kinerja Kepala Bidang Layanan Perizinan dan Non Perizinan (LP2N) dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim pada tahun 2019

File : Indikator_Kinerja_Individu_Bidang_Layanan_Perizinan_dan_Non_Perizinan_2019.pdf

Indikator Kinerja Individu

Sebuah Dokumen  mengenai perjanjian Kinerja Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal (PPIPM) dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim pada tahun 2019

File : Indikator_Kinerja_Individu_Bidang_Perencanaan_dan_Pengembangan_Iklim_Penanaman_Modal_2019.pdf

Laporan Tentang Penyerapan Anggaran Pada Tahun 2019

Laporan Tentang Penyerapan Anggaran pada Program/Kegiatan DPMPTSP Provinsi Kaltim pada Tahun 2019

File : Laporan_tentang_Penyerapan_Anggaran_di_Kantor_DPMPTSP_Provinsi_Kaltim.pdf

Pengukuran Kinerja

Pengukuran Kinerja Sekretariat dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim pada Tahun 2017

File : pengukuran_kinerja_20173.pdf

perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim dengan Gubernur Kaltim Tahun 2017

File : Perjanjian_Kinerja_20171.pdf

perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Kepala Bidang Layanan Perizinan dan NonPerizinan dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim Tahun 2017

File : Perjanjian_Kinerja_20172.pdf

perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Kepala Sekretariat dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim Tahun 2017

File : Perjanjian_Kinerja_20175.pdf

Rapat Monitoring, Evaluasi Kinerja, dan Realisasi Kegiatan TA 2019

Rapat Monitoring, Evaluasi Kinerja,dan Realisasi Kegiatan TA 2019 DPMPTSP Provinsi Kaltim di Ruang Rapat AWS.Syahranie

File : Rapat_tentang_Monitoring,Evaluasi,_Kinerja,dan_Realisasi_Kegiatan_TA_2019.pdf

Buku

Visi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam RPJPD 2005-2025 yaitu, terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera dalam pembangunan berkelanjutan, melalui misinya yaitu: Mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia;Mewujudkan struktur ekonomi yang handal dengan partisipasi masyarakat yang seluas-luasnya; Mewujudkan pelayanan dasar bagi masyarakat secara merata dan proporsional;Mewujudkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan yang partisipatif berbasis penegakan hukum;Mewujudkan pembangunan yang terpadu dan serasi dengan pendekatan pengembangan wilayah berbasis ekonomi dan ekologi. Pengembangan Kawasan Strategis Kawasan Industri Kariangau dan Buluminung, dikembangkan dengan 3 konsep dasar, yaitu;

1. Konsep Klaster dalam Pengembangan Kawasan Industri

2. Kawasan Industri Hijau/Eco-Industrial Park

3.Pengembangan Kawasan Industri Generasi ke 3

File : Kajian_Evaluasi_Kebijakan_Pemberian_Insentif_di_Kawasan_KEK_Maloy_Batuta_Trans_Kalimantan.pdf

Buku

Kajian Evaluasi Kebijakan Pemberiaan Insentif di Kawasan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan Tahun 2019 oleh Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Kaltim

File : KEBIJAKAN_PEMBERIAN_FASILITAS_KEMUDAHAN_INVESTASI_LANGSUNG_KONSTRUKSI_DI_KAWASAN_INDUSTRI_KARIANGAU.pdf

Buku

Pengembangan Penanaman Modal merupakan kebijakan yang membawa dampak ekonomi cukup luas, yaitu: terjadinya peningkatan jumlah barang dan jasa, penciptaan nilai tambah, penggunaan tenaga kerja, dan sumber daya ekonomi lainnya, peningkatan pendapatan masyarakat, serta sebagai sumber pendapatan daerah berupa pajak dan retribusi.

Pengembangan penanaman modal di daerah, selain untuk meningkatkan kapasitas ekonomi daerah yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum, juga akan berdampak positif bagi peningkatan kapasitas fiskal daerah.

Konsep dasar pengembangan penanaman modal tentu diarahkan pada peningkatan produktivitas secara agregat. Untuk mencapai itu, diperlukan dukungan iklim penanaman modal yang "conducive", antara lain adalah (1) adanya kepastian, kestabilan,dan keamanan' (2) Stabilitas makro ekonomi (inflasi,suku bunga,dan kurs, sistem moneter,dan fiskal yang sustainable); (3)Reformasi birokrasi,perpajakan, kebijakan,aturan; (4) Penyediaan infrastruktur yang cukup (listrik, air,pelabuhan,jalan, dan sebagainya); (5) Tenaga kerja yang mengacu produktivitas; (6) SDM, Pendidikan, kesehatan,disiplin,motivasi; (7) Setiap daerah harus fokus pada sektor industri unggulan;dan (8) menjalin kerjasama sinergis antardaerah

File : KAJIAN_PEMBERIAN_INSENTIF_DAN_KEMUDAHAN_PENANAMAN_MODAL_DI_KALIMANTAN_TIMUR.pdf


101. Perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Yandu Tahun 2019
Perjanjian Kinerja LP2N Tahun 2019
Perjanjian Kinerja Dalak Tahun 2019
Perjanjian Kinerja P2IPN Tahun 2019
Perjanjian Kinerja Promosi PM Tahun 2019
Perjanjian Kinerja Sekretariat Tahun 2018
Perjanjian Kinerja LP2N Tahun 2018
Perjanjian Kinerja Yandu Tahun 2018
perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Kepala Bidang Yandu dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim pada Tahun 2017

File : Perjanjian_kinerja_2017.pdf

perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal (P2IPM) dengan Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim Tahun 2017

File : Perjanjian_Kinerja_20173.pdf


102. Realisasi Belanja Diskominfo

Realisasi Belanja Diskominfo TA 2017

103. Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana

Laporan Kegiatan Fasilitasi Forum Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) bagi Kelompok Remaja dan Kelompok Sebaya di Luar Sekolah Tahun 2019

104. Informasi Beasiswa Kaltim

Syarat Beasiswa Kaltim Tuntas

Untuk mengakses dan mengisi formulir Beasiswa Kaltim Tuntas dapat melalui link : https://www.kaltimtuntas.id/syarat-dan-ketentuan/kaltim-stimulan

File : Syarat Dan Tata Cara Beasiswa .pdf


105. Profil Dinas Kesehatan

Profil Dinas Kesehatan Tahun 2016
Profil Dinas Kesehatan Tahun 2016

106. Produk Hukum Kaltim

PERDA Kaltim Tahun 2015

Daftar Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur sampai dengan tahun 2015 yang sudah diterbitkan.

Selanjutnya untuk mendapatkan Produk Hukum tersebut dapat langsung diunduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

File : perda kaltim 2015.pdf

PERDA Kaltim Tahun 2016

Daftar Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2016.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : perda kaltim 2016.pdf

PERDA Kaltim Tahun 2017

Daftar Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2017.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : perda kaltim 2017.pdf

PERDA Kaltim Tahun 2018

Daftar Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : perda kaltim 2018.pdf

PERDA Kaltim Tahun 2019

Daftar Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : perda kaltim 2019.pdf

PERGUB Kaltim Tahun 2015

Daftar Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Tahun sampai dengan Tahun 2015.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : pergub kaltim 2015.pdf

PERGUB Kaltim Tahun 2016

Daftar Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2016.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : pergub kaltim 2016.pdf

PERGUB Kaltim Tahun 2017

Daftar Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2017.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : pergub kaltim 2017.pdf

PERGUB Kaltim Tahun 2018

Daftar Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2018.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : pergub kaltim 2018.pdf

PERGUB Kaltim Tahun 2019

Daftar Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2019.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : pergub kaltim 2019.pdf

RAPERDA Kaltim

Daftar RAPERDA Provinsi Kalimantan Timur Tahun.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : Raperda Kaltim.pdf

Rekap Keputusan Gubernur Kaltim Tahun 2011 Sd 2018

Daftar RAPERDA Provinsi Kalimantan Timur Tahun.

Selanjutnya Produk hukum sebagaimana tertuang di rekaputulasi dapat di unduh pada halaman JDIH PROVINSI KALTIM

 

File : REKAP PERATURAN GUBERNUR KALTIM.pdf


107. Daftar Informasi Publik

DIP Diskominfo

108. Data Keterwakilan Wanita DPR, DPRD Kaltim

Data Keterwakilan Wanita Di DPRD Tahun 2019 2024

109. Daftar Informasi Yang Dikecualikan Pemprov Kaltim

Informasi Yang Dikecualikan Pemprov Kaltim 2014 - 2019
Daftar Informasi Yang Dikecualikan

Daftar informasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Timur yang Dikecualikan

File : DAFTRA INFORMASI DIKECUALIKAN.pdf


110. Rencana Kerja Inspektorat Kaltim

Rencana Kerja Inspektorat Kaltim

111. Pelatihan

Workshop The 2nd Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) di RSUD AWS

Workshop The 2nd Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) di RSUD AWS

Selasa (03/07) merupakan hari kedua pelaksanaan workshop The 2nd Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP). Workshop ini berlangsung selama dua hari, mulai 02 Juli hingga 03 Juli 2018 di Ruang Endoskopi, Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Saat ditemui di ruang pertemuan IBS, dr. RR. Ignatia Sinta Murti, Sp.PD-KGEH menjelaskan tentang agenda workshop ERCP ini mendatangkan dokter dari Rajaviti Bangkok, Thailand.

Dr. Sinta begitu sapaan akrab Beliau, merupakan Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastro Entero Hepatologi (SpPD-KGEH) di RSUD AWS. Dalam workshop ini berasal dari beberapa kota di Indonesia seperti Makassar, Yogyakarta, Tangerang, dan Malang. Peserta workshop adalah dokter spesialis penyakit dalam dan perawat yang khusus melakukan tindakan ERCP.

Menurut dr. Sinta salah satu tujuan workshop ini untuk meningkatkan kemampuan para dokter spesialis dalam yang melakukan tindakan ERCP. “Jadi ERCP itu sendiri sebetulnya salah satu tindakan endoskopi (endoscopy) yang bertujuan atau ditujukan untuk penyakit-penyakit pada saluran bilier (empedu). ERCP merupakan kepanjangan dari Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography, adalah prosedur tindakan untuk mendiagnosis dan mengobati kelainan atau gangguan yang terjadi pada pankreas, saluran empedu dan kandung empedu. Tindakan ERCP mayoritas dikerjakan oleh seorang konsultan gastro entero hepatology (KGEH). Untuk saat ini, konsultan tersebut terbatas jumlahnya. Di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara hanya saya sendiri”. Oleh karena keterbatasan tersebut, dr. Sinta berharap melalui workshop ini sebagai salah satu usaha untuk memperbanyak para konsultan KGEH yang bisa melakukan tindakan ERCP. 

Manfaat dari tindakan ERCP ini bisa untuk kasus batu saluran empedu, penyempitan saluran empedu, tumor saluran empedu, batu saluran pankreas, dan penyempitan saluran pankreas. “Kenapa pada batu saluran empedu ERCP sekarang ini lebih populer? Karena ERCP termasuk tindakan yang minimal invasif, tidak melalui pembedahan, hanya melalui alat dimasukkan melalui mulut sampai ke usus 12 jari, dicoba batunya ditarik, atau kalau ada penyempitan kita lebarkan, ada tumor bisa kita pasang alat membantu pasien kondisinya membaik. Kalau orang-orang dengar saluran empedu ini, pada umumnya mereka memiliki gejala kuning” ujar dr. Sinta.

Dr. Sinta menyatakan bahwa ”kasus yang kita (baca: RSUD AWS) miliki cukup banyak dan kita juga memiliki fasilitas laser. Jadi batu saluran empedu yang besar yang sulit dikeluarkan lewat ERCP biasa, kita menggabungkan antara ERCP dan Laser”. Pada workshop ini juga bertujuan mengenalkan alat-lat baru yang lebih canggih. “Alat-alat berupa kamera yang bisa melihat langsung apabila ada tumor di saluran empedu yang sangat kecil, atau kamera yang bisa digunakan untuk menghancurkan batu dengan bantuan laser” tambah dr. Sinta. (kdv/drs/hms)

Tidak Ada File.

Bimbingan Quality and Patient Safety Akreditasi JCI

Bimbingan Quality and Patient Safety Akreditasi JCI

Dalam rangka menuju akreditasi Joint Commission International (JCI), RSUD Abdul Wahab Sjahranie giat melakukan bimbingan teknis terkait akreditasi internasional. Salah satu lembaga akreditasi internasional rumah sakit yang telah diakui oleh dunia adalah Joint Commission International (JCI). Proses akreditasi dilakukan oleh lembaga independen yang memiliki kewenangan untuk memberikan penilaian tentang kualitas pelayanan di suatu rumah sakit.

Bimbingan pertama dalam workshop persiapan akreditasi JCI telah dilaksanakan pada 21 – 23 Agustus 2017. Sedangkan bimbingan kedua telah diselenggarakan pada 9 – 12 Oktober 2017 di Ballroom Rembulan RSUD AWS, bimbingan ini berupa pelatihan pengumpulan data, analisa dan validasi untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit dan implementasi manajemen resiko di rumah sakit. Setiap rumah sakit memiliki fokus pada keselamatan pasien (patient safety), yang berkewajiban untuk mengindentifikasi dan mengendalikan segala risiko strategis dan operasional yang penting.

Ada tiga materi pelatihan yaitu pertama, peningkatan mutu yang ditinjau dari penetapan indikator mutu rumah sakit dan indikator mutu unit pelayanan. Pengumpulan data mutu dan peningkatan mutu rumah sakit. Kedua, materi patient safety melalui insiden keselamatan pasien dan proses RCA (Root Cause Analysis). Ketiga, manajemen resiko sebagai usaha peningkatan mutu rumah sakit melalui reduksi potensi bahaya. 

Manajemen risiko berkaitan dengan pelaksanaan keselamatan pasien rumah sakit dan kepada pencapaian sasaran mutu rumah sakit.  Area risiko ini mencakup seluruh area di rumah sakit seperti manajerial, fungsional, pelayanan, dan area klinis lainnya. Rumah sakit perlu menjamin berjalannya sistem untuk mengendalikan dan mengurangi risiko. Selama pelatihan berlangsung, seluruh peserta diajak untuk mendeteksi risiko dengan mengindetifkasi risiko terlebih dahulu, risiko klinis maupun non klinis.

Menurut dr. Arjaty “kita (rumah sakit) yang proaktif mengindentifikasi apa saja bahaya-bahaya yang ada disekeliling kita yang severity-nya tinggi, yang sering terjadi. Ketika dia (bahaya/resiko) kita tidak bisa mendeteksi. Itulah, kita pasang pengamannya. Ini yang kita sebut dengan proaktif.  

Bimbingan teknis ini diikuti oleh seluruh kelompok kerja (pokja) serta kepala instalasi, kepala ruangan rawat inap, case manager, dan Komite PMKP di RSUD AWS. Kedua bimbingan tersebut dilakukan oleh pendamping perwakilan JCI di Indonesia, yaitu dr. Arjaty Daud, MARS. Tujuan utamanya cuma satu yaitu, patient safety, pasien yang datang kepada kita adalah amanah. Perlakukanlah pasien, sebagaimana kita ingin diperlakukan” sambung dr. Arjaty memberi penutup pelatihan.  

Sebagai wakil direktur, dr. David Hariadi Masjhoer, SpOT, FICS “menyampaikan semoga semangat kita dapat diteruskan untuk perbaikan dan persiapan kita dalam menghadapi akreditasi JCI”. (kdv/ry) 

 

Tidak Ada File.


112. Kunjungan Atau Studi Banding

Kunjungan Belajar PAUD AL-Mardhiyyah Ke Poli Gigi RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda

Kunjungan Paud

 

Ada pemandangan yang berbeda Rabu pagi 27 Maret 2019 di Poliklinik RSUD AWS. Sebanyak 34 anak PAUD berseragam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berwarna merah tampak ramai didampingi 6 orang ibu guru. Anak-anak tersebut adalah peserta kunjungan edukasi PAUD Al-Mardhiyyah. Sejumlah wali murid juga tampak mengikuti kunjungan ini. 
Didampingi dr. Nurliana Adriati Noor, MARS selaku Kabid Pelayanan dan drg. Heru Kristanto selaku Kepala Instalasi Rawat Jalan rombongan diantar ke Klinik Gigi dan terlihat ceria sekali bertemu dengan drg. Nydia Hanan, SpKGA. Kunjungan ini bertujuan untuk edukasi kepada anak-anakk dengan mengenalkan salah satu pekerjaan berkaitan dengan kesehatan dan rumah sakit pada anak-anak di usia dini. Mereka juga diberi gambaran seputar kesehatan gigi dan mulut serta mengenalkan rumah sakit tidak menakutkan. Selain edukasi, anak-anak juga melakukan pemeriksaan  Gigi dan mulut serta mempraktekkan bagaimana cara menggosok gigi yang benar. 
 
Kunci keberhasilan promosi kesehatan mulut dan pencegahan penyakit mulut terletak pada bimbingan dan edukasi orang tua sejak usia dini agar anak semakin terbiasa ungkap drg. Nydia Hanan, SpKGA. Beliau juga menghimbau kepada para orang tua agar  selalu berusaha untuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anak kita. penting untuk berbicara dengan mereka tentang pentingnya kebersihan mulut yang baik. Kita harus memberi contoh bagaimana cara menyikat gigi dan membersihkan gigi kita dengan benar Tambah Beliau.
Setelah penjelasan berakhir, para siswa beristirahat dan berfoto bersama para dokter pendamping. Pada kegiatan ini anak-anak terlihat antusias, memiliki pengalaman belajar yang baru bahkan ada yang bercita-cita ingin manjadi dokter gigi. (pdl/drn)

Tidak Ada File.

Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Ke RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda

Samarinda, Kamis, 17 Januari 2019, bertempat di ruang Mentari lantai II gedung manajemen RSUD AWS Untuk kesekian kalinya, menerima kunjungan kerja dari Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. Rombongan yang berjumlah 10 orang dipimpin oleh Wakil Ketua II Kabupaten Soppeng Andi Mapparemma. M, SE. MM yang disambut langsung oleh Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda dr Mazniati MPH dan beberapa Pejabat Struktural di lingkungan RSUD AWS

Acara diawali dengan penjelasan safety briefing dan dilanjutkan dengan pemutaran Video profil RSUD AWS. Setelah pemutaran video profil, Wakil Ketua II Kabupaten Soppeng Andi Ria Akudran, SS dalam sambutannya menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan rombongan ke RSUD AWS. “Tujuan kami ke samarinda khususnya ke RSUD AWS tentunya untuk menambah wawasan terkait manajemen pelayanan pasien. Hal ini dilakukan karena Bidang Kesehatan terutama pelayanan kepada masyarakat merupakan permasalahan yang penting di daerah kabupaten Soppeng dan terkait langsung terutama dengan Komisi III. Walaupun setiap tahun  kami terus berbenah diri dan menambah fasilitas tentu kami ingin mendapat gambaran dan hal baru untuk meningkatkan lagi pelayanan kami.” Selain itu permasalahan rujukan pasien dari RS Kabupaten Ke Layanan RS Kelas A di Provinsi yang masih menjadi kendala dalam kontinuitas pelayanan dan berkontribusi terhadap tingginya angka kematian pasien karena penundaan pelayanan rujukan.

Selanjutnya dalam kesempatan ini Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda dr Mazniati MPH menjelaskan terkait beberapa hal yang berkaitan dengan pelayanan pasien terutama pelayanan di Instalasi Gawat Darurat. Tidak ketinggalan juga disampaikan beberapa unggulan di RSUD AWS salah satunya yang menarik perhatian dari rombongan DPR ini adalah layanan bedah jantung dan pelayanan kanker terpadu. Dijelaskan juga terkait RSAWS sebagai salah satu dari 4 RS rujukan untuk pelayanan Kedokteran Nuklir di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut Komisi III DPRD Soppeng dan RSUD AWS saat sesi tanya jawab banyak bertukar informasi seputar peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit terutama dalam hal penanganan kasus rujukan pasien. RSUD AWS dan Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng sepekat bahwa permasalahan pelayanan kesehatan terdapat pada dua hal, yaitu ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai dan aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tersebut. Dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini, sistem pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang.

Yang tidak kalah penting dari itu semua bahwa kunci keberhasilan dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, baik di tingkat dasar maupun tingkat rujukan adalah sinergi yang baik antara pihak Kementerian Kesehatan dengan pihak pemerintah daerah juga dengan DPRD. Hal ini didasari oleh pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu sektor yang didesentralisasi. Pada era desentralisasi, Pemda dituntut untuk benar-benar merencanakan dan mengalokasikan anggaran yang ada, secara tepat dan efisien sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik.

 

Diakhir acara, Wakil Ketua II menyampaikan keinginan untuk melakukan pembahasan lebih lanjut terkait Rujukan pasien ke fasilitas pelayanan yang lebih lengkap seperti di RSUDAWS dan akan mengagendakan kunjungan selanjutnya dengan jajaran pimpinan RS Kabupaten Soppeng ke RSUD AWS. Apresiasi juga diberikan kepada RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda atas keramahan dalam penerimaan kedatangan rombongan ke Rumah Sakit dan juga atas pelayanan yang telah diberikan kepada kepada kami. Acara berlangsung dengan baik dan diakhiri acara tukar menukar cinderamata dari RSUD. AWS kepada Ketua Rombongan Komisi III Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan dilanjutkan dengan foto bersama. (pdl/drn/hms)

Tidak Ada File.

Visitasi BPSDM : Diskusi Manajemen Publik RSUD AWS

Visitasi BPSDM : Diskusi Manajemen Publik RSUD AWS

Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa dalam membangun dan menjaga keberhasilan bangsanya.  Sebagaimana pernyataan founding father, Presiden pertama dan proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno menyatakan beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncangkan dunia. Dalam pernyataan Beliau jelas tersirat pesan bahwa yang muda (pemuda-pemudi) mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk bangsa ini.  

Pagi ini, Senin (25/05) sebanyak 80 orang peserta diklat muda terlihat kompak mengenakan batik melakukan visitasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).  menerima kunjungan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur. Kunjungan ini merupakan rangkaian dalam pembelajaran materi Manajemen Publik Diklat LATSAR Gol. II Angakatan IV dan V Provinsi Kaltim. Turut hadir 4 orang pendamping dari BPSDM dan Penjabat Struktural RSUD AWS yang terkait, seperti Wakil Direktur Pelayanan, Kepala Bidang Pelayanan, Kepala Bidang Penunjang, Kepala Bagian Umum, Kepala Bidang Keuangan dan Kepala Bidang IT. 

Dalam sambutannya, dr. David Hariadi M, Sp.OT sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD AWS menyambut terbuka untuk berdiskusi tentang manajemen pelayanan publik. Beliau menyampaikan pelayanan yang dilakukan rumah sakit tentunya unik dan berbeda dari perusahaan jasa lainnya. Beliau mengandaikan pelanggan di hotel dan restoran, bahwa pelanggan sengaja datang dan sudah mempersiapkan biaya sesuai kebutuhan bahkan keinginan pelanggan tersebut. Tentu sangat berbeda dengan pelanggan di rumah sakit. Tidak ada pelanggan yang dengan sengaja dan sukarela datang untuk dirawat di rumah sakit. Pelanggan di rumah sakit dalam hal ini disebut pasien, terkadang tidak siap dengan menghadapi penyakitnya, dan begitu pula dari segi finansialnya. Hal ini yang membuat pelayanan rumah sakit berbeda dengan pelayanan perusahaan lainnya. Bagaimana seluruh pegawai di rumah sakit selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik.

Selanjutnya dr. David menjelaskan visi misi RSUD AWS yang saat ini sedang menuju standar internasional dalam berbagai bidang, khususnya pelayanan. RSUD AWS telah menjadi rumah sakit kelas A sejak Oktober 2014. Telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan nasional, rumah sakit pendidikan dan terakreditasi paripurna oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit). Dr. david   juga menyampaikan layanan-layanan unggulan yang dimiliki RSUD AWS, seperti pelayanan jantung terpadu, kanker, bedah urologi dan stroke center. Saat ini RSUD AWS sedang menuju pembangunan Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). 

Hampir dua jam berlalu, para peserta masih penuh antusias menyampaikan pertanyaan saat sesi diskusi tanya jawab. Beberapa pertanyaan peserta seperti bagaimana penggunaan pendaftaran sistem online di RSUD AWS dan bagaimana manajemen dapat mengetahui kepuasan pelanggan. Kepala Bidang IT RSUD Abdul Wahab Sjahranie menjawab untuk pendaftaran poliklinik spesialis rawat jalan bisa dilakukan dengan sistem online. Sedangkan untuk pemesanan kamar rawat inap sementara belum bisa dilakukan secara online. Dr. David menambahkan saat ini RSUD AWS sedang dalam proses pembuatan sistem informasi rumah sakit. Nantinya sistem informasi yang ada di rumah sakit ini terintegrasi mulai dari pendaftaran pasien, peresepan obat oleh dokter hingga pasien keluar dari rumah sakit.

Pada pertanyaan terkait tentang kepuasan pelanggan, dr. David menyampaian terdapat tiga kategori keluhan atau komplain yaitu komplain dari segi keuangan, pelayanan, prosedur administrasi. Haryati Rachman, S.Sos, MPH sebagai Kepala Bagian Perencanaan RSUD AWS menjelaskan bahwa telah melakukan survei kepuasan pelanggan, survei ini dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Hasil dari survei kepuasan pelanggan RSUD AWS mendapat nilai B, sengan mengambil sampel di instalasi rawat jalan, instalasi rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Beberapa perbaikan terus menerus dilakukan disetiap lini unit pelayanan agar ke depannya pelayanan di RSUD AWS selalu Paripurna untuk masyarakat. (kdv/drs/hms) 

Tidak Ada File.

Pembelajaran Diklat PIM III Provinsi Sumatera Barat Bersama RSUD Abdul Wahab Sjahranie

Pembelajaran Diklat PIM III Provinsi Sumatera Barat Bersama RSUD Abdul Wahab Sjahranie

Tepat waktu, kalimat ini yang cocok disematkan kepada Peserta Diklat PIM Tingkat III Angkatan IV asal Provinsi Sumatera Barat. Pada Selasa (07/03), pukul 08.40 pagi mereka melakukan kunjungan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS). Kunjungan ini merupakan rangkaian pelaksanaan  studi banding ke Provinsi Kalimantan Timur  dengan lokus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Pertemuan kunjungan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Pelayanan, dr. David H.M, Sp.OT dan Wakil Direktur Bidang Diklit dan Penunjang, dr. Mazniati, MPH. 

Keberhasilan dan inovasi perangkat daerah RSUD Abdul Wahab Sjahranie menjadi materi kunjungan. Sebanyak 17 orang peserta Diklatpim Tingkat III mengikuti presentasi Kepada Bidang Pelayanan Medik dr. Nurliana Adriati Noor, MARS.,  sebagai pembicara tentang profil dan inovasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Inovasi RSUD AWS yang terkini adalah pendirian Instalasi Kedokteran Nuklir menjadi satu-satunya di luar pulau Jawa guna mendukung RSUD AWS sebagai pusat rujukan kanker di Indonesia Bagian Tengah.

Para peserta Diklat PIM banyak mengajukan pertanyaan pada saat sesi diskusi. Mulai dari pertanyaan bagaimana cara kerja atau sistem pada holding company yang diterapkan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie hingga mempertanyakan bagaimana cara memanajemen budaya kerja para petugas medis agar disiplin dan mekasnisme pembagian jasa yang adil.

Menurut dr. Nurliana, upaya peningkatan mutu rumah sakit memerlukan sinergi antara fungsi manajemen dan fungsi pelayanan, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan sebagai bisnis inti rumah sakit, adanya transparansi pengelolaan keuangan rumah sakit dan komitmen bersama dalam melayani masyarakat. (kdv/drs/ry/hms)

Tidak Ada File.

Antusiasme Kunjungan Dinkes dan Dua RSUD Kalimantan Barat ke RSUD AWS

Antusiasme Kunjungan Dinkes dan Dua RSUD Kalimantan Barat ke RSUD AWS

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan terus ditingkatkan demi pelayanan yang paripurna. Rumah sakit sebagai sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Sebagaimana RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebagai salah satu rumah sakit rujukan regional dan nasional, menjadi role model dalam pengembangan sistem rujukan tersebut.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat bersama RSUD Soedarso Pontianak dan RSUD Abdul Aziz Singkawang melakukan kunjungan studi banding ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie ( AWS) pada Kamis (28/09) lalu. Pemimpin BLUD RSUD AWS, dr. Rachim Dinata M, Sp.B langsung menyambut hangat kedatangan rombongan studi banding di ruang buana RSUD AWS.  Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Dr. Andy Jap, M.Kes “perihal kunjungan ini dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan pengembangan sistem rujukan rumah sakit, khususnya untuk RS rujukan Regional dan RS Rujukan Nasional Provinsi Kalimantan Barat”. 

Dalam sambutannya, dr. Rachim menyatakan RSUD AWS selalu tebuka untuk kunjungan studi banding seperti ini. Diskusi dan tanya jawab berlangsung cukup panjang, terlihat para tamu antusias mengajukan pertanyaan-pertanyaan menarik terkait strategi dr. Rachim selaku pimpinan RSUD AWS dalam menjalankan perencanaan dan program hingga berhasil seperti saat ini. Begitu juga dengan dr. Rachim secara gamblang menjawab pertanyaan tersebut tanpa ragu berbagi.

Menurut dr. Rachim, “Semua dokter hanya dibedakan berdasarkan kinerja. Walaupun senior, tapi kalau kerjanya duduk-duduk saja ya tidak bisa. Tapi, walau dokter muda, asal pintar dan rajin, ya wajar kalau menanjak. Ini bentuk transparansi di bidang jasa”. “Kinerja dan pelayanan yang baik, akan memberikan dampak positif untuk dokter itu sendiri, dan rumah sakit tempat dokter itu bernaung” ungkap dr. Rachim.   

Kunjungan ini ditutup dengan tur atau mengunjungi fasilitas kesehatan RSUD AWS, seperti stroke center, radioterapi, cath lab, instalasi gawat darurat (IGD) dan instalasi kedokteran nuklir yang sedang dalam tahap persiapan. (kdv/ry/hms)   

 

Berita terkait lainnya :

http://kaltim.tribunnews.com/2017/09/28/di-rumah-sakit-ini-petugas-di-ugd-dilarang-bertanya-soal-uang-ke-pasien

Tidak Ada File.


113. Penerimaan Tenaga Honor

Penerimaan Pegawai Non PNS Dokter Spesialis RSUD AWS

Penerimaan Pegawai Non PNS Dokter Spesialis RSUD AWS

PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS

RSUD. ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA

 

FORMASI YANG DIBUTUHKAN :

- Dokter Spesialis Bedah Anak (Sp.BA)

- Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi (Sp.KFR) 

- Dokter Spesialis Syaraf (Sp.S) 

- Dokter Spesialis Forensik (Sp.F) 

 

A. Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berjenis Kelamin Laki-laki / Perempuan
  3. Pendidikan Dokter Spesialis (Sesuai Formasi)
  4. Memiliki STR yang masih berlaku
  5. Memiliki sertifikat sesuai kompetensi pendidikan

 

B. Kelengkapan Berkas Pendaftaran

  1. Surat Lamaran Bermatrai Rp 6.000,- dengan mencantumkan alamat korespondensi dan No.Hp/Telepon yang dapat dihubungi
  2. Foto Copy KTP
  3. Curiculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)
  4. Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (legalisir)
  5. Foto Copy SKCK (legalisir)
  6. Surat Keterangan Berbadan Sehat Asli
  7. Surat Keterangan Bebas Narkoba
  8. Foto Copy STR yang masih berlaku
  9. Pas foto ukuran 4x6 terbaru sebanyak 2 lembar

 

C. Mekanisme Pendaftaran

  1. Surat permohonan ditulis tangan ditujukan kepada Direktur RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
  2. Masukan ke dalam amplop coklat, serta tuliskan jenis tenaga dan pendidikan pada pojok kiri atas.
  3. Berkas lamaran bisa di antar langsung ke RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda atau dikirimkan melalui Pos ke alamat : RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Jl. Palang Merah Indonesia Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur Kode Pos 75123
  4. Lamaran bisa dikirim via email : Kepegawaian@rsudaws.co.id
  5. Pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi di atas dinyatakan gugur
  6. Pelamar yang memenuhi persyaratan akan  dihubungi ke nomor yang bersangkutan untuk mengikuti seleksi.

 

Samarinda, 28 Maret 2018

Wadir Umum dan Keuangan

 

 

Dra. Hj. Hetty Sabran, M.Si

Pembina Utama Muda

NIP. 19581010 198303 2 019

Tidak Ada File.

PENERIMAAN TENAGA RADIOGRAFER DAN TENAGA ELEKTROMEDIK

 

PENERIMAAN TENAGA RADIOGRAFER DAN TENAGA ELEKTROMEDIK

 


PERSYARATAN PENERIMAAN TENAGA RADIOGRAFER

A. Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berjenis Kelamin Laki-laki / Perempuan
  3. Batas Usia maksimal 29 tahun
  4. Pendidikan minimal DIII Radiologi
  5. Memiliki STR yang masih berlaku
  6. Memiliki sertifikat sesuai kompetensi pendidikan
  7. Diutamakan berpengalaman kerja di bidangnya

 

B. Kelengkapan Berkas Pendaftaran

  1. Surat Lamaran Bermatrai Rp 6.000,- dengan mencantumkan alamat korespondensi dan No.Hp/Telepon yang dapat dihubungi
  2. Foto Copy KTP
  3. Curiculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)
  4. Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (legalisir)
  5. Foto Copy SKCK (legalisir)
  6. Surat Keterangan Berbadan Sehat Asli
  7. Surat Keterangan Bebas Narkoba
  8. Foto Copy STR yang masih berlaku
  9. Pas foto ukuran 4x6 terbaru sebanyak 2 lembar

 

C. Mekanisme Pendaftaran

  1. Surat permohonan ditulis dengan tangan ditujukan kepada Direktur RSUD.Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
  2. Sebelum dikirimkan agar diteliti ulang semua kelengkapan berkas  sesuai dengan persyaratan karena tidak ada mekanisme menyusul kelengkapan berkas.
  3. Masukan ke dalam amplop coklat, serta tuliskan jenis tenaga dan pendidikan pada pojok kiri atas.
  4. Berkas lamaran bisa di antar langsung ke RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda atau dikirimkan melalui Pos ke alamat : RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Jl. Palang Merah Indonesia Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur Kode Pos 75123
  5. Lamaran bisa dikirim via email : Kepegawaian@rsudaws.co.id
  6. Batas pengumpuan lamaran sampai dengan 18 Desember 2017
  7. Pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi di atas dinyatakan gugur
  8. Pelamar yang memenuhi persyaratan akan  dihubungi  Melalui SMS ke nomor yang bersangkutan.

 

Samarinda, 22 November  2017

Wadir Umum dan Keuangan

 

 

 

Dra. Hj. Hetty Sabran, M.Si

Pembina Utama Muda

NIP. 19581010 198303 2 019

 

 

 


PERSYARATAN PENERIMAAN TENAGA ELEKTROMEDIK

A. Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berjenis Kelamin Laki-laki / Perempuan
  3. Batas Usia maksimal 29 tahun
  4. Pendidikan minimal DIII Elektromedik
  5. Memiliki STR yang masih berlaku
  6. Memiliki sertifikat sesuai kompetensi pendidikan
  7. Diutamakan berpengalaman kerja di bidangnya

 

B. Kelengkapan Berkas Pendaftaran

  1. Surat Lamaran Bermatrai Rp 6.000,- dengan mencantumkan alamat korespondensi dan No.Hp/Telepon yang dapat dihubungi
  2. Foto Copy KTP
  3. Curiculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)
  4. Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (legalisir)
  5. Foto Copy SKCK (legalisir)
  6. Surat Keterangan Berbadan Sehat Asli
  7. Surat Keterangan Bebas Narkoba
  8. Foto Copy STR yang masih berlaku
  9. Pas foto ukuran 4x6 terbaru sebanyak 2 lembar

 

C. Mekanisme Pendaftaran

  1. Surat permohonan ditulis dengan tangan ditujukan kepada Direktur RSUD.Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
  2. Sebelum dikirimkan agar diteliti ulang semua kelengkapan berkas  sesuai dengan persyaratan karena tidak ada mekanisme menyusul kelengkapan berkas.
  3. Masukan ke dalam amplop coklat, serta tuliskan jenis tenaga dan pendidikan pada pojok kiri atas.
  4. Berkas lamaran bisa di antar langsung ke RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda atau dikirimkan melalui Pos ke alamat : RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Jl. Palang Merah Indonesia Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur Kode Pos 75123
  5. Lamaran bisa dikirim via email : Kepegawaian@rsudaws.co.id
  6. Batas pengumpuan lamaran sampai dengan 18 Desember 2017
  7. Pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi di atas dinyatakan gugur
  8. Pelamar yang memenuhi persyaratan akan  dihubungi  Melalui SMS ke nomor yang bersangkutan.

 

Samarinda, 23 November  2017

Wadir Umum dan Keuangan

 

 

 

Dra. Hj. Hetty Sabran, M.Si

Pembina Utama Muda

NIP. 19581010 198303 2 019

Tidak Ada File.

Penerimaan Tenaga Rekam Medis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

Penerimaan Tenaga Rekam Medis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

PERSYARATAN PENERIMAAN

TENAGA REKAM MEDIS

 

 

A. Persyaratan

  • - Warga Negara Indonesia
  • - Berjenis Kelamin Laki-laki / Perempuan
  • - Batas Usia maksimal 29 tahun
  • - Pendidikan minimal DIII Rekam Medis
  • - Memiliki STR yang masih berlaku
  • - Memiliki sertifikat sesuai kompetensi pendidikan
  • - Diutamakan berpengalaman kerja di bidangnya

 

B. Kelengkapan Berkas Pendaftaran

  • - Surat Lamaran Bermatrai Rp 6.000,- dengan mencantumkan alamat korespondensi dan No.Hp/Telepon yang dapat dihubungi
  • - Foto Copy KTP
  • - Curiculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)
  • - Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (legalisir)
  • - Foto Copy SKCK (legalisir)
  • - Surat Keterangan Berbadan Sehat Asli
  • - Surat Keterangan Bebas Narkoba
  • - Foto Copy STR yang masih berlaku
  • - Pas foto ukuran 4x6 terbaru sebanyak 2 lembar

 

C. Mekanisme Pendaftaran

  • - Surat permohonan ditulis dengan tangan ditujukan kepada Direktur RSUD.Abdul Wahab   Sjahranie Samarinda.
  • - Sebelum dikirimkan agar diteliti ulang semua kelengkapan berkas  sesuai dengan persyaratan karena tidak ada mekanisme menyusul kelengkapan berkas.
  • - Masukan ke dalam amplop coklat, serta tuliskan jenis tenaga dan pendidikan pada pojok kiri atas.
  • - Berkas lamaran bisa di antar langsung ke RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda atau dikirimkan melalui Pos ke alamat : RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Jl. Palang          Merah Indonesia Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur Kode Pos 75123
  • - Lamaran bisa dikirim via email : Kepegawaian@rsudaws.co.id
  • - Pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi di atas dinyatakan gugur
  • - Batas penerimaan lamaran tanggal 16 Agustus 2019
  • - Pelamar yang memenuhi persyaratan akan  dihubungi  Melalui SMS ke nomor yang bersangkutan

Tidak Ada File.

Penerimaan Tenaga Elektromedik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

Tidak Ada File.

Penerimaan Tenaga Elektromedik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

Tidak Ada File.

Penerimaan Dokter Spesialis Rehabilitas Medik dan Dokter Spesialis Jiwa

Tidak Ada File.

Penerimaan Dokter Spesialis Rehabilitas Medik dan Dokter Spesialis Jiwa

Tidak Ada File.

Penerimaan Tenaga Fisikawan Medik RSUD AWS

Tidak Ada File.

Penerimaan Tenaga Radiografer dan Tenaga Fisikawan Medik

Tidak Ada File.


114. Indikator Kinerja Utama

Indikator Kinerja Utama (IKU) 2019

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1pQL0WNfN4U8Gz-LIwY-2eOdRn6fGXLgCgea9rIxpAMY/edit?usp=sharing

Tidak Ada File.


115. Profil

Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Perhubungan Prov. Kaltim
Struktur Organisasi

Tidak Ada File.

Sejarah Terbentuknya Dinas Perhubungan Prov. Kaltim

116. Data Umum

Informasi Umum Tentang Dinas Kehutanan
Rencana Kerja Dinas Kehutanan Tahun 2018
Pernyataan Perjanjian Kinerja Tahun 2018
Indikator Kinerja Utama Dinas Kehutanan Prov. Kaltim Tahun 2018
Produksi Kayu Bulat Tahun 2017

117. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun Anggaran 2018
DPA Tahun 2019

118. Daftar Usulan Kenaikan Pangkat 2019


119. Rencana Kerja Anggaran

RKA Tahun Anggaran 2019
RKA Tahun Anggaran 2018

120. Daftar Usul KGB 2019

Usul KGB Gol III
Datar Usulan KGB Tahun 2019

121. Dokumen Pelaksanaan Anggaran

DPA Tahun Anggaran 2018

122. Visi Dan Misi

Visi & Misi RSUD Abdul Wahab Sjahranie

Visi RSUD AW. Sjahranie

 

Visi RSUD AW. Sjahranie Samarinda yaitu ”RUMAH SAKIT AWS BERDAULAT DALAM PELAYANAN YANG BERSTANDAR INTERNASIONAL”.

 

Misi RSUD AW. Sjahranie

 

Untuk mencapai visi tersebut, RSUD AW. Sjahranie Samarinda menetapkan misi sebagai berikut:

  1. Mewujudkan pelayanan paripurna, bermutu, mudah diakses, dan berorientasi pada budaya keselamatan pasien
  2. Mengembangkan layanan unggulan dengan teknologi terkini
  3. Terwujudnya Rumah Sakit Pendidikan  yang terintegrasi antara proses pendidikan dan pelayanan
  4. Mewujudkan tatakelola rumah sakit yang profesional, akuntabel, dan transparan
  5. Tersedianya sumber daya dan lingkungan yang berkualitas serta berdaya saing

 

Nilai RSUD AW. Sjahranie

Nilai yang di anut oleh RSUD AW. Sjahranie yaitu

1. Ramah

      Melayani dengan senyuman, memberikan rasa, aman dan nyaman

2. Cekatan

      Terampil, cepat, tepat, dan akurat

3. Santun

      Menghormati yang tua, menghargai yang sebaya, mengayomi yang lebih muda

4. Profesional

Bekerja sesuai tugas, fungsi, dan kompetensi yang dimiliki untuk menghasilkan karya terbaik dan beretika

 

http://www.rsudaws.co.id/page/visi-misi

Tidak Ada File.


123. LAPORAN TAHUNAN

LAPORAN TAHUNAN 2018