Besok, Pelatihan Admin SP4N-LAPOR! Dinas Kominfo Hadirkan Best Practice dari Kalsel

BALIKPAPAN. Pelatihan Admin Pelayanan Pengaduan Pemerintah Provinsi Kaimantan Timur melalui SP4N-LAPOR!, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim hadirkan best practice dari Kalimantan Selatan. 

 
"Besok ada best practice dari Diskominfo Kalsel sengaja saya panggil pengelola SP4N-LAPOR! dari Kalsel, jadi tidak jauh-jauh kita belajar," ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Katim Muhammad Faisal dalam arahannya pada Monitoring Pelaksanaan Pengaduan dan Pelatihan SP4N-LAPOR! Lingkungan Pemprov. Kaltim, di Hotel Grand Jatra, Kamis (15/9). 
 
Faisal mengungkapkan implementasi SP4N-LAPOR! di Kalsel cukup bagus bahkan sebelum lahir SP4N-LAPOR! jalan proses pengaduan masyarakatnya disana disebut LAPOR! Paman. 
 
Menurutnya di Indonesia pelayanan pengaduan yang cukup yakni LaporGub! di Jawa Tengah dan kedua LAPOR! Paman. 
 
Lanjutnya, bagaimana proses di Kalsel, besok didengarkan bersama-sama apa yang bagus untuk bisa diambil dan mana yang tidak baik tidak perlu dilakukan. 
 
"Saya yakin banyak hal-hal bagus yang bisa kita contoh salah satu yang menarik disana setiap pengaduan ketika benar kemudian OPD merespon dengan baik, diproses di musrenbang kemudian dianggarkan dan jadi fisiknya," terangnya. 
 
Salah satu contoh ketika masyarakat kesulitan dalam mengakses jalan dan membutuhkan jembatan, kemudian direspon dengan baik dengan Dinas PU dimasukkan di Musrenbang, lalu jadi jembatannya. 
 
"Jadi sejak dimulai pengaduan, hingga jembatan jadi itu merupakan proses yang luar biasa," sebutnya. 
 
Untuk itu, dirinya meminta OPD tidak takut akan banyaknya pengaduan yang masuk. Karena yang menilai itu publik, tidak bisa OPD menilai diri sendiri. 
 
"Mengaku paling bagus dan sempurna, biarkan masyarakat yang menilai, karena inilah nikmat pelayanan, jadi jangan takut kalau pengaduan paking banyak," tuturnya (Prb/as).