Berita Pilihan

Nominasi penerima penghargaan KI Kaltim Awards 2018

Nominasi sementara badan publik peraih penghargaan KI Kaltim Awards 2018 ; Implementasi terbaik UU KIP pada website / situs badan publik di 10 Kategori badan publik sebagai berikut :

A. Kategori Instansi Vertikal di Kaltim :

Badan Pusat Statistik http://kaltim.bps.go.id
Badan Pertanahan Nasional http://kaltim.bpn.go.id
Kanwil Kemenkumham http://kaltim.kemenkumham.go.id
BPKP Perwakilan Kaltim http://www.bpkp.go.id/kaltim.bpkp
PTUN Samarinda http://ptun-samarinda.go.id
Kejaksaan Tinggi Kaltim http://www.kejati-kaltim.go.id
Kanwil Kemenag RI https://kaltim.kemenag.go.id
BPK Perwakilan Kaltim http://samarinda.bpk.go.id/
PKP2A III LAN Samarinda http://samarinda.lan.go.id/

 

B. Kategori Partai Politik di Kaltim :

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan http://www.pdiperjuanganbalikpapan.com/
Partai Persatuan Pembangunan https://www.pppkaltim.or.id/
Partai Berkarya https://berkaryakaltim.wordpress.com/

 

C. Kategori OPD pengelola website/situs PPID utama di Kaltim :

PPID utama Pemkot Samarinda https://ppid.samarindakota.go.id/

PPID utama Pemkot Balikpapan http://ppid.balikpapan.go.id/

PPID utama Pemkot Bontang http://ppid.bontangkota.go.id/

PPID utama Pemprov Kaltim http://ppid.kaltimprov.go.id/

PPID utama Pemkab Paser http://e-ppid.paserkab.go.id/

PPID utama Pemkab Penajam Paser Utara http://ppid.penajamkab.go.id/

PPID utama Pemkab Kutai Kartanegara https://ppid.kukarkab.go.id/

PPID utama Pemkab Berau http://ppid.beraukab.go.id/

 

D. Kategori OPD dilingkungan Pemprov Kaltim :

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan http://disdik.kaltimprov.go.id/
Dinas Kesehatan https://www.kesehatan.kaltimprov.go.id/
Dinas PU dan PRP http://dpupr.kaltimprov.go.id/portal  
Dinas Sosial https://dinsos.kaltimprov.go.id/
Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi http://disnakertrans.kaltimprov.go.id/
Dinas Kependudukan dan P3A http://www.dkp3a.kaltimprov.go.id/
Dinas Pangan & TPH http://dispertan.kaltimprov.go.id/
Dinas Lingkungan Hidup http://dinaslh.kaltimprov.go.id/
Dinas Pemdes & PM http://dpmpd.kaltimprov.go.id/
Dinas Perhubungan https://dishub.kaltimprov.go.id/
Dinas Komunikasi & Informatika http://diskominfo.kaltimprov.go.id
Dinas Penanaman Modal & PTSP https://dpmptsp.kaltimprov.go.id/
Dinas Pemuda & Olahraga http://www.disporakaltim.info/
Dinas Perpustakaan & Kearsipan http://perpustakaan.kaltimprov.go.id/
Dinas Energi & Sumberdaya Mineral http://esdm.kaltimprov.go.id/
Dinas Kehutanan http://dishut.kaltimprov.go.id/
Dinas Kelautan & Perikanan http://dkp.kaltimprov.go.id/
Disperindagkop & UKM http://indagkop.kaltimprov.go.id/
Dinas Pariwisata http://disbudpar.kaltimprov.go.id/cgi-sys/defaultwebpage.cgi 
Dinas Peternakan & Keswan http://peternakan.kaltimprov.go.id/
Dinas Perkebunan http://disbun.kaltimprov.go.id/
Satpol PP http://satpolpp.kaltimprov.go.id/
Inspektorat https://inspektorat.kaltimprov.go.id/
Bappeda http://bappeda.kaltimprov.go.id/portal
Bapenda http://dispenda-kaltimprov.org/
BPKAD https://bpkad.kaltimprov.go.id/
Badan Pengembangan SDM http://bpsdm.kaltimprov.go.id/
Balitbangda https://litbang.kaltimprov.go.id/
Bakesbangpol http://www.kesbangpolprovkaltim.info/
BPBD http://bpbdkaltim.com/
Sekretariat Korpri https://korpri.kaltimprov.go.id/
RSUD A.Wahab Sjahranie http://www.rsudaws.co.id/
RSUD DR.Kanujoso Djatiwibowo http://rsudkanujoso.com/
RSJD Atma Husada Mahakam http://rsjdahm.kaltimprov.go.id/
Sekretariat Daerah http://kaltimprov.go.id/
Sekretariat DPRD http://www.dprd-kaltimprov.go.id/
Badan Kepegawaian Daerah http://bkd.kaltimprov.go.id/

 

E. Kategori BUMD/Perusda di Kaltim :

PD Melati Bhakti Satya Kaltim http://pd.perusdambs.co.id/
PD Ketenaga Listrikan Kaltim http://pdlistrik-kaltim.co.id/
PT Penjamin Kredit Daerah Kaltim http://www.jamkridakaltim.co.id/
PT Migas Mandiri Pratama Kaltim http://www.mmpkaltim.co.id/
PT Bankaltimtara https://bankaltimtara.co.id/
Bank Perkreditan Rakyat Samarinda http://bprkotasamarinda.co.id/
PDAM Samarinda http://pdamkotasamarinda.co.id/
PDAM Balikpapan https://www.pdamtirtamanggar.com/
PDAM Kutai Kartanegara http://pdamtirtamahakam.com/
PDAM Kutai Timur http://www.pdam-kutaitimur.com/

 

F. Kategori BUMN di Kaltim :

PT Pupuk Kaltim https://www.pupukkaltim.com/
PT Pelindo IV http://www.pelindo4samarinda.co.id/
PT Angkasa Pura 1 https://ap1.co.id/id  https://sepinggan-airport.com/id
PT Inhutani I http://inhutani1.co.id/

 

G. Kategori Perguruan Tinggi di Kaltim : 

Universitas Mulawarman http://www.unmul.ac.id/

Polnes Samarinda http://www.polnes.ac.id/

ITK Balikpapan http://itk.ac.id/

IAIN Samarinda http://www.iain-samarinda.ac.id/

UWGM Samarinda https://uwgm.ac.id/

UNTAG 45 Samarinda http://www.untag-smd.ac.id/

Uniba http://uniba-bpn.ac.id/home/

UNU http://www.unuindonesia.ac.id/

STIMIK WCD http://www.wicida.ac.id/

STIMIK Samarinda http://www.stmik-samarinda.ac.id/

STIMIK Balikpapan http://stmikbpn.ac.id/

Universitas Kutai Kartanegara https://www.unikarta.ac.id/

UMKT https://www.umkt.ac.id/

 

H. Kategori Sekwan DPRD di Kaltim :

DPRD Kaltim http://www.dprd-kaltimprov.go.id/

DPRD Balikpapan http://dprd.balikpapan.go.id/

DPRD Kutai Kartanegara http://www.dprdkutaikartanegara.go.id/

DPRD Paser http://humasdprdpaser.com/

 

I. Kategori Penyelenggara dan Pengawas Pemilu di Kaltim :

KPUD Kaltim https://kaltim.kpu.go.id/

KPUD Samarinda http://www.kpu-samarindakota.go.id/

KPUD Balikpapan https:/kota-balikpapan.kpu.go.id/

KPUD Bontang http://kota-bontang.kpu.go.id/

KPUD Penajam Paser Utara http://kpud-penajamkab.go.id/

KPUD Paser http://www.kpu-paserkab.go.id/

KPUD Kutai Timur http://kpud-kutaitimur.go.id/

KPUD Kutai Barat https:/kab-kutaibarat.kpu.go.id/

KPUD Mahakam Ulu http://kab-mahakamulu.kpu.go.id/

KPUD Berau http://kpu.beraukab.co.id/

KPUD Kutai Kartanegara http://www.kpu-kutaikartanegarakab.go.id/

Bawaslu Kaltim http:/kaltim.bawaslu.go.id/

Bawaslu Balikpapan https:/bawaslubalikpapan.com/

Bawaslu Kutai Kartanegara https://bawaslu.kukarkab.go.id/

Bawaslu Paser http://www.bawaslukabpaser.com/

 

 

J. Kategori Badan Publik Non Pemerintah (Ormas, LSM, Yayasan,dll) di Kaltim :

Yayasan Bunga Bangsa http://www.yayasanbungabangsa.org/

Yayasan SMA YPK http://www.smaypkbontang.sch.id/

yayasan BUMI http://bumibaru.id/

Yayasan Favorit Kaltim https:/yayasanfavoritkaltim.org/

Yayasan Orang Utan http://orangutan.or.id/

YPK Bontang http://www.ypk.or.id/

Yayasan Arrahman https:/yayasanarrahman.or.id/

LSM Pelik https://lsm-pelik.or.id/

Walhi Kaltim http://walhikaltim.or.id/

Kawal Borneo https://kawalborneo.org/

Yayasan Hidayatullah http://hidayatullah.or.id/

Yayasan DPU Kaltim http://www.dpukaltimfoundation.com/

PW Muhammadiyah Kaltim http://kaltim.muhammadiyah.or.id/

 

K. Kategori penghargaan khusus : 

Aplikasi AMPLANG Polda Kaltim https://play.google.com/store/apps/details?id=mahamitra.poldakaltim&hl=in

Website info Pajak Daerah Pemkab PPU http://www.pbbpenajam.com/index.php

 

Nb : Nominasi final 3 besar tiap kategori akan diumumkan tanggal 12 Nopember 2018

Kaltim Raih Runner Up Kategori Cukup Informatif Pada Keterbukaan Informasi Publik 2018

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meraih penganugerahan keterbukaan informasi tahun 2018 dengan masuk sebagai runner up pada kategori “Cukup Informatif” terhadap implementasi keterbukaan informasi publik yang dilakukan melalui hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat yang terbagi pada dua sesi penilaian yakni SAQ dan presetansi.

Bersama lima provinsi lainnya yakni Jatim, Banten, Sumatera Utara, Papua dan Bali, Provinsi Kalimantan Timur dinilai sebagai Badan Publik yang cukup informatif dalam menjalankan terbukaan informasi. Jadi Runner Up dalam kategori Cukup Informatif membuat Provinsi Kalimantan Timur semakin berbenah dalam menjalankan keterbukaan informasi publik untuk tahun-tahun berikutnya.

Pengumuman dan penganugerahan keterbukaan informasi badan publik tahun 2018 untuk Provinsi Kalimantan Timur dilakukan oleh Ketua KI Pusat Gede Narayana dan diserahkan kepada Pj Sekda Prov. Kaltim Dr.Hj.Meilina yang mewakili Gubernur Kalimantan Timur di Istana Wakil Presiden Jalan Kebon Sirih No 14 Gambir, Senin (5/11). (PPID/Eka)

Sabet Kualifikasi Cukup Informatif kedua, Kaltim Terus Berbenah

Samarinda – Akhirnya Kaltim menyabet posisi kedua kategori Badan Publik kualifiasi Cukup Informatif pada penganugerahan Keterbukaan Informasi publik tahun 2018. Gelaran ini dilaksanakan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/11).

Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana mengatakan pada kesempatan ini Komisi Informasi Pusat hanya menganugerahi Badan Publik yang memenuhi kualifikasi dengan capaian terbaik sebagai Badan Publlik Informatif, Badan Publik Menuju Informatif dan Badan Publik Cukup Informatif.

“Secara lengkap, Komisi Informasi memberikan penilaian akhir dengan lima kualifikasi diantaranya informatif, menuju informatif, cukup informatif, kurang informatif dan tidak informatif. Semua diberikan skala penilaian masing – masing,” ujar Gede.

Dirinya menilai, keterbukaan informasi di Indoensia masih jauh dari tujuan yang diamanatkan dalam UU KIP. Karena masih banyak badan publik yang belum melaksanakan. Komisi Informasi juga harus lebih menggaungkan budaya keterbukaan informasi publik yang harus didukung komitmen pemerintah.

“Ini masih jadi pekerjaan bersama. Diperlukan dorongan lebih besar menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan baik dan bersih. Di sisi lain, upaya badan publik untuk berbenah diri dan patut dilakukan apresiasi yang tinggi,” sanjung Gede Narayana.

Sementara menurut Komisioner Komisi Informasi Kaltim Senci Han mengatakan masih banyak yang harus dibenahi Kaltim untuk menaikkan peringkat. Terutama untuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) utama.

“Saya amati memang belum kuat di tampilan dan inovasi webnya. Semuanya belum mencerminkan web PPID utama Pemprov,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Provinsi Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan peringkat Keterbukaan Informasi Kaltim untuk tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Kelemahannya adalah Kaltimm masih kurang menonjol untuk sisi inovasi.

“Ini harus menjadi motivasi bersama untuk lebih baik lagi di tahun 2019. Berbagai inovasi akan terus dilakukan. Salah satunya dengan pembuatan aplikasi SIDIK dan ASPIRASI,” pungkasnya.

Selain itu, dirinya juga akan berupaya untuk mengubah konten web lebih informatif dan sesuai dengan kategori keterbukaan informasi. (gus – diskominfo)

Ada Tiga Daerah Belum Bentuk Komisi Informasi

Jakarta – Kaltim masih terbilang cukup baik dalam hal keterbukaan informasi publik. Karena hingga  10 tahun berlakunya UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik masih ada beberapa daerah yang belum membentuk lembaga Komisi Informasi.

Saat ini masih ada tiga daerah yang belum membentuk Komisi Informasi di tingkat provinsi, diantaranya Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat dan Maluku Utara. Kami mohon ini bisa menjadi perhatian Bapak Wakil Presiden sehingga dapat segera membentuknya,” lapor Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2018 di Istana Wakil Presiden RI, senin (5/11).

Pembentukan Komisi Informasi itu sebagai kewajiban Pemerintah Provinsi yang tertuang UU. Tepatnya pasal 60 UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi sehingga harus menjadi perhatian semua pihak.

Dalam laporannya, Gede Narayana juga mamaparkan telah melakukan monitoring dan evaluasi kepada 460 badan publik dengan berbagai indikator, antara lain pengembangan website terkait PPID dan pengumuman informasi publik. Selanjutnya, badan publik yang mengembalikan kuesioner ditambahkan indikator pelayanan dan penyediaan informasi publik.

Tahun 2018 ini, monitoring dan evaluasi menggunakan metodologi yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tingkat pengembalian kuesioner pada tahun ini juga mengalami peningkatan. Dari 460 badan publik yang dinilai, ada 289 atau 62,83 persen yang mengembalikan,” terangnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan di era reformasi ini setiap badan publik harus terbuka. Masyarakat berhak memperoleh informasi. Seperti contoh dahulu informasi kecelakaan pesawat terbang merupakan hal yang tabu untuk disebarluaskan. Berbeda dengan saat ini. Informasi kecelakaan pesawat terbang dapat disebarkan kepada masyarakat.

“Seperti kejadian baru-baru ini. Setiap informasi menyangkut kecelakaan JT610 dapat dengan mudah didapat masyarakat. Karena masyarakat sangat membutuhkan informasi. Ini adalah hak masyarakat untuk mendapatkan informasi tersebut,” ujar Jusuf Kalla.

Ditambahkan, keterbukaan informasi sebagai hal yang harus dilakukan oleh lembaga pemerintah dan badan publik. Dua puluh tahun lalu setelah reformasi ada tiga hal yang terjadi yaitu dari otoriter menjadi demokrasi, kedua sentraslitik menjadi desentralisasi, dan ketiga pers yang dikontrol menjadi pers bebas. Tiga hal itu bisa berjalan jika sistem informasi kita terbuka kepada publik.

Kehadiran teknologi, menurut Wapres, juga membuat pemerintah lebih mudah diawasi jika ada keterbukaan informasi. “Teknologi mempermudah dan menimbulkan dampak tidak ada yang bisa disembunyikan. Terbuka kepada publik. Apa yang dilakukan apa yang tidak dilakukan itu bisa diketahui,” tuturnya.

Wapres Jusuf Kalla mengharapkan tahun depan akan semakin banyak badan publik, kementerian dan instansi pemerintah daerah yang mendapatkan penghargaan.

“Mudah-mudahan tahun depan akan semakin banyak yang mendapatkan penghargaan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres JK menyerahkan langsung penghargaan informatif kepada 15 badan publik, yaitu Institut Pertanian Bogor (92,14), PT Pelindo III (90,89), PT KAI (90,72), PPATK (94,30), BP Batam (90,91), Bawaslu RI (90,66), Batan (93,80), Bank Indonesia (92,54) dan Lapan (92,49). Kategori pemerintah provinsi dan kementerian yang mendapatkan predikat informatif yaitu Jawa Tengah (96,95), DKI Jakarta (93,19), Kalimantan Barat (90,53), Jawa Barat (90,32).  Provinsi yang mendapatkan predikat menuju informatif adalah Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. 

Sedangkan provinsi yang mendapatkan predikat cukup informatif adalah Jawa Timur, Kalimantan Timur, Banten, Sumatera Utara, Papua dan Bali.  Sementara untuk kementrian yang mendapatkan anugerah informatif adalah Kementerian Keuangan (96,90) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (94,88). (gus-diskominfo)

Penyelesaian Sengketa Informasi Bisa DiHindari Badan Publik

SAMARINDA — Komisi Informasi Kaltim kembali menggelar kegiatan Focus Group Discussin (FGD) bertajuk “Penyelesaian Sengketa Informasi Publik” dengan narasumber dari Ketua PTUN Samarinda H. Satibi Hidayat Umar, Ketua KIP Kaltim M. Khaidir dan Wakil Ketua KIP Kaltim Lilik Rukitasari serta FGD dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim Diddy Rusdiansyah, serta dihadari dari Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov. Kaltim dan Diskominfo Kab/Kota yang berlangsung di Hotel Amaris Samarinda, Kamis (01/11)

Dalam sambutannya Kadis Kominfo Kaltim, Diddy Rusdianysah memberikan aspersiasi yang sangat besar pada Focus Group Discussion (FGD) kali ini sebab mengangkat tema penyelesaian sengketa informasi publik. Menurutnya tema FGD ini akan membantu Perangkat Daerah, Ormas, atau LSM bahwa tidak perlu terjadi sengketa informasi apabila masing-masing dari Badan Publik telah menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Untuk itu, dalam kesempatan ini juga saya berpesan kepada para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi yang hadir di acara ini bahwa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Berikan informasi pembangunan secara berkala dan menyeluruh kepada masyarakat. Jika informasi yang diberikan lengkap dan sesuai yang diharapkan maka sengketa informasi tidak akan terjadi”ujar Diddy

Melalui FGD ini Kadis Kominfo selaku Ketua PPID Utama Kaltim mengharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan masukan bagi lembaga sehingga berguna untuk perkembangan keterbukaan informasi publik di Kalimantan Timur. (PPID/Eka)

Pemahaman Penyelesaian Sengkata Informasi Untuk Meminimalisir Sengketa

Samarinda——Membuka Fukus Grup Diskusi dengan tema “ Penyelesain Sengketa Informasi Publik”  yang diselenggarakan Komisi Informasi Kaltim di Hotel Amaris Jl Dokter Sutomo Samarinda, Kamis 1 November 2018 , Kepala Dinas  Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur , Diddy Rusdiansayah Anan Dan, sebut tujuan FGD kali ini bukan memahirkan badan publik dalam menghadapi sengketa informasi tetapi bagaimana badan publik dapat meminimalisir sengketa informasi.

Utamakan pelayanan publik di Organisasi Perangakat Daerah sediakan daftar informasi publik Salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelengaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh Informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hak atas informasi menjadi sangat penting karena makin terbuka penyelenggaraan pemerintah daerah  untuk diawasi publik, penyelenggaraan pemerintah daerah  tersebut makin dapat dipertanggungjawabkan. Hak setiap orang untuk memperoleh informasi juga relevan untuk meningkatkan kualitas pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Partisipasi atau pelibatan masyarakat tidak banyak berarti tanpa jaminan keterbukaan informasi publik

“ Kita harus samakan persepsi bahawa dalam FGD Ini OPD tidak digiring pada mahir dalam bersengketa tetapi bagaimana meminimalisir sengketa Informasi Publik”.,ujarnya

Diddy yang juga sebgai Ketua PPID Utama Kaltim juga menyampaika data sementara  ada 4 (empat ) Perangkat Daerah yang belum memiliki SK PPID dan 15 PD yang belum menetapkan Daftar Informasi Publiknya. (Win)

Ini 8 Lokasi Tes SKD CPNS di Provinsi Kalimantan Timur

SAMARINDA — Setelah seleksi administrasi, proses perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 akan segera memasuki tahapan Seleksi Kompetensi dasar (SKD) tidak terkecuali Provinsi Kaliamantan Timur.

Tes tersebut akan diselenggarakan di 269 titik yang tersebar diseluruh daerah di Indonesia, dengan menggunakan dua jenis Computer Assisted Test (CAT), yaitu CAT BKN dan CAT Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dari 237 lokasi yang menggunakan jenis CAT BKN, terdapat 8 titik lokasi tes untuk Provinsi Kalimantan Timur. Adapun 8 titik BKD Provinsi Kaltim yang menyelenggarakan tes yakni Kabupaten Paser Kabupaten Kutai Timur Kabupaten Mahakam Ulu Kabupaten Berau Kabupaten Bontang: Kota Bontang Kota Balikpapan: STIMIK Kota Balikpapan Kota Samarinda: Aula Kodim 0901 Samarinda

Meskipun jadwal tes seleksi kemampuan dasar untuk Provinsi Kalimantan Timur belum diumumkan. Tetapi perlu diingat untuk para pejuang NIP tetap semangat dan semoga berhasil. (PPID/Eka)

Sumber  : Kompas.com

Kadis Kominfo Kaltim Ajak Mahasiswa Kembangkan Industri Kreatif Penyiaran

BALIKPAPAN — Mahasiswa memiliki peran penting dalam pengembangan penyiaran didaerah. Salah satu peran itu adalah menjadi penggerak munculnya ide dan kreativitas baru dalam produksi konten siaran. Menyambut Era TV Digital tahun 2020  dihadapan puluhan mahasiswa,  perwakilan Aparatur Sipil Negara Dinas Komunikasi Dan Informatika Kab /Kota dan Komisi Penyiaran Darah. Diddy Rusdiansyah Kadis Kominfo Kaltim  mengajak seluruh mahasiswa untuk berpikir inovatif dan  kreatif.di bidang Penyiaran dan pemprograman, Kamis (25/10).

Berkesempatan menjadi nara sumber pada acara  Sosialisai Tv Digital yang oleh Kementerian Komunikasi Dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos  di Baloroom Hotel Novotel Balikpapan.Diddy sebutan akrabnya sesuai dengan misi yang ketiga Gubernur Kaltim Isran Noor untuk membuka telekomunikasi yang dapat mengakses  segala potensi di daerah (desa) melalui upaya pengembangan penyiaran daerah.

“Diskominfo Kaltim telah melakukan MOU dengan KPID Kaltim, dalam pengisian lokal konten dan pesan sosial,  selain Pemerintah Daerah dan Desa  dengan adanya migrasi dari Analog ke sistem digital peranan pemuda mahasiswa  untuk mengembangkan industri kreatif dan inovasi.sangat diharapkan” ujarnya.

“Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah  tahun 2019  Diskominfo memprogramkan kegiatan  lomba2, -khusus buat mahasiswa. Lomba pembuatan program”.tambahnya.

Pemerintah memiliki peran bukan hanya sebagai regulator tetapi juga melakukan sosialisasi TV Digital. Pemerintah telah melakukan sosialisasi dan menyiapkan berbagai sarana untuk membangun awareness dan kesiapan masyarakat menyambut era penyiaran TV Digital.. (Diskominfo/Win)

Kementerian Kominfo Sosialisasikan TV Digital Di Kalimantan Timur

Balikpapan—– Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika bekerjasama dengan Komisi Penyiaaran Indonesia Daerah Kalimantan Timur, selenggarakan sosialisasi Tv DIGITAL dengan konsep Talk Show bertemakan ” Indonesia Goes To Digital di Balroom Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (25/10).

Sukamto,ST. M. Sc. Kasubit Layanan Televisi Kominfo memberikan sambutan dan juga sebagai narasumber pada pagi itu. Acara dibuka oleh HM Yadi Robyan Noor SE MTP staf Ahli Gubernur Prov.Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah. Hadir juga sebagai narasumber Talk Show pagi itu Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Prov.Kaltim Diddy Rusdiansyah Anan Dani.,SE.MM, Komisioner Kpid Kaltim Sarifudin,S.Sos.,Msi dan GM Corporate Secretary Kompas Tv Deddy Risnanto,SH

Peserta undangan terdiri dari Diskominfo Kab/ Kota di Kalimantan Timur,  Komisi Penyiaran, dan Mahasiswa dari sejumlah Universitas di Samarinda dan Balikpapan.

Sukamto, ST. M.Sc. Kasubdit Layanan televisi menguraikan Industri penyiaran saat ini terjadi satu konten yang bisa disalurkan kemana saja. Perkembangan digitalisasi penyiaran secara natural menimbulkan perubahan siaran. Penggunaan Broad band. Televisi disaluran dengan infrastruktur yang sama. “Saat ini lembaga penyiaran terdiri 873 swasta.

“Perkembangan digitalisasi penyiaran secara natural meninimbulkan perubahan  konteks bisnis dalam lingkungan industri yang telah dibentuk sebelumnya sitem yang dibentuk secara analog menjadi sistem digital, perlu ada tindakan kongkret dari pemerintah dan stekholder lainya untuk menelaah jenis penyelenggaraan yang dimaksud sehingga diharapkan terciptanya alam kompetisi yang sehat, kesiapan peralatan yang memadai dan adanya kebutuhan siitem penyelenggara administrasi untuk melayani perubahan lingkungan diera digital” tambahnya.

Gubernur Kaltim  dalam pidatonya yang dibacakan oleh Yadi Robyan, menyambut baik dan berharap pelaksanakan TV Digital  jangan menunggu Tahun 2020, ujarnya

“ Cepat, cepat, cepat” kata Robyan menirukan ucapan Gubernur Kaltim Isran Noor.

Acara dilanjut dengan persentasi oleh MR.Sakuda  Yoshihiro dari Jica Expert  tantangan bagi industri. TV digital, Internet Digital. Sekarang tv memakai frekuensi yang sangat boros. Satu frekuensi dipakai satu televisi. Golden frekuensi emas. Frekuensi yang tidak lagi boros dan dapat dipakai untuk internet.

Penyiaran televisi digital terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi radio VHF / UHF seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan format konten yang digital. Dalam penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Lain halnya dengan penyiaran televisi digital yang terus menyampaikan gambar dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi.

Penyiaran TV digital hanya mengenal dua status: Terima (1) atau Tidak (0). Artinya, apabila perangkat penerima siaran digital dapat menangkap sinyal, maka program siaran akan diterima. Sebaliknya, jika sinyal tidak diterima maka gambar-suara tidak muncul.

Dengan siaran digital, kualitas gambar dan suara yang diterima pemirsa jauh lebih baik dibandingkan siaran analog, dimana tidak ada lagi gambar yang berbayang atau segala bentuk noise (bintik-bintik semut) pada monitor TV.

Pada era penyiaran digital, penonton TV tidak hanya menonton program siaran tetapi juga bisa mendapat fasilitas tambahan seperti EPG (Electronic Program Guide) untuk mengetahui acara-acara yang telah dan akan ditayangkan kemudian. Dengan siaran digital, terdapat kemampuan penyediaan layanan interaktif dimana pemirsa dapat secara langsung memberikan rating terhadap suara program siaran.

Semua negara harus telah menetapkan tahun migrasi dari siaran analog ke digital. Negara-negara maju di Eropa dan Amerika Serikat bahkan telah mematikan siaran analog (analog switch-off) dan beralih ke siaran digital. Pemerintah Indonesia menetapkan bahwa selambat-lambatnya implementasi penyiaran digital dimulai tahun 2012 dan di tahun-tahun berikutnya di kota-kota besar yang telah bersiaran digital akan dilakukan analog switch-off.

Dalamroadmap implementasi penyiaran televisi digital, Pemerintah merencanakan bahwa tahun 2018 akan dilakukan analog switch-off secara nasional. Oleh karena itu, sejak kini masyarakat dan para pelaku industri agar mempersiapkan diri untuk melakukan migrasi dari era penyiaran televisi analog menuju era penyiaran televisi digital.( Diskominfo/Win)

Diskominfo Kaltim Terima Kunjungan Kerja Dari Diskominfo Kaltara

SAMARINDA — Untuk mengetahui lebih jauh terkait tugas dan penganggaran Komisi Informasi (KI), Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltara melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim Kaltim pada Selasa, (23/10).

Tim Sekretariat Dinas Kominfo Kaltara yang berjumlah 2 orang dipimpin oleh Junus Ramba,ST,M.Si (Kasubbag Perencanaan) dan Rosalina Cornelly,SE (Kasubbag Umum dan Kepegawaian) diterima oleh Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim, Dra.Hj.Nurulita,M.Si. Dalam kesempatan tersebut tim dari Dinas Kominfo Kaltara menyampaikan bahwa kunjungannya ke Dinas Kominfo Kaltim terkait dengan Komisi Informasi, khususnya anggaran dan tugas Komisi Informasi (KI) serta mempelajari Pergub Kaltim No. 66 Tahun 2011 yang mengatur tentang Komisi Informasi Provinsi Kaltim.

Menyambut kedatangan dari Tim Sekretariat Diskominfo Kaltara, Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP), Hj. Nurulita menyampaikan terima kasih atas kedatangannya ke Dinas Kominfo Prov. Kaltim,” Karena kunjungan sebagai ajang silahturahmi dan saling tukar informasi terkait baru terbentuknya Komisi Informasi yang ada di Provinsi Kaltara agar dapat berjalan sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi, yang mana Komisi Informasi (KI) sebagai regulasi dalam layanan informasi publik. (PPID/Eka)