PEMPROV KALTIM TERBAIK NASIONAL KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK


 Wagub  :  Ini Kado Akhir Tahun Bagi Kita
 
JAKARTA – Satu lagi prestasi tingkat nasional ditoreh Pemprov Kaltim dengan  meraih peringkat pertama  Bidang  Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kategori provinsi se Indonesia.  Penghargaan diserahkan Wapres  H Boediono kepada Wagub Kaltim, H Farid Wadjdy,  melalui acara Penganugerahan  KIP di Istana Wapres Merdeka Selatan, Jakarta,  Kamis (12/12). 
 
“Ini kado akhir tahun bagi kita.  Penghargaan ini  merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran SKPD (satuan kerja perangkat daerah) lingkup Kaltim. Terutama  dalam mewujudkan pencanangan tahun peningkatan kinerja dan prestasi,”  ucap  Farid seusai  menerima  penganugerahan itu.
 
Menurut dia,   prestasi penghargaan ini  diharap menjadi penyemangat untuk lebih meningkatkan kinerja seluruh jajaran SKPD. Khususnya dalam memberikan berbagai informasi kepada seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholder) di Kalimantan Timur.
 
Khusus Diskominfo Kaltim yang  menjadi  instansi pelaksana salah satu urusan wajib Pemda bidang Kominfo --  terutama   memberikan pelayanan informasi publik --  Wagub memberikan apresiasi tinggi. Terobosan yang dibuat  dengan  kerjasama  berbagai pihak dan mitra kerja dalam menyebarluaskan informasi publik disebutnya  sudah cukup baik.
 
Meski begitu, Farid menilai penghargaan bukan akhir segalanya. Menjadi tantangan untuk semakin meningkatkan kinerja guna mempertahankan capaian kinerja pelayanan informasi publik. Ia berharap   seluruh masyarakat dapat memperoleh informasi pembangunan secara merata dan berkesinambungan.
 
Menyikapi itu, Kepala Diskominfo Kaltim, H Abdullah Sani mengaku siap  mewujudkan KIP sebagai implementasi UU No 14/2008. Kesiapan ini  sudah menjadi tekadnya, dan penghargaan yang diterima ini  menjadi bukti kerja keras perwujudan itu.
 
“Tak heran jika penghargaan ini kita terima dua tahun berturut-turut dan penilaiannya meningkat. Jika tahun lalu (2012) kita hanya menempati peringkat lima, sekarang  menjadi  peringkat tertinggi,” ujar  Haji Sani – sapaan akrabnya – dengan berbinar-binar.
 
Ke depan Diskominfo mematok target menyebarluaksan informasi hingga pedesaan.  Karenanya dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) Kaltim 2014 – 2018 sudah ditetapkan sasaran kegiatan menuntaskan pembangunan bidang kominfo dengan membuka keterisoliran akses telekomunikasi dan informasi diseluruh wilayah di Kaltim.
 
“Sebagai penunjang, tekad kita ke depan mempertahankan dan lebih memacu pembentukan PPID (pejabat pengelola informasi dan dokumentasi) di berbagai lingkup hingga pedesaan untuk menciptakan badan publik yang efektif dan prima,” katanya.
 
Wapres Boediono seperti diketahui  menyerahkan penghargaan kepada 10 instansi pusat, 10 provinsi, dan 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai sudah baik menjalankan KIP. Peringkat tertinggi di tingkat pusat adalah  Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum, BKKBN,  Badan Pengusahaan Batam, Kejaksaan Agung, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kominfo,  Kementerian Perhubungan, dan Bappenas.
 
Kategori  provinsinya adalah  Kaltim  sebagai peringkat pertama, disusul Jawa Timur, Aceh, DI Yogyakarta, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan Riau. Kategori BUMN, yaitu PT PLN, PT Bio Farma, PT Taspen, PT Angkasa Pura I, PT Jamsostek, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Inhutani I, Perum Bulog, dan PT Timah. (hpr/arf-dil/diskominfo)